15 Agustus 2020: Tomorrow Never DiesNarkoba dan Aborsi Ilegal

Bab oleh Nurslamet ditulis 13 jam lalu

"Yang Mulia, pemindai kita mendeteksi ada narkoba jenis shabu-shabu di dalam mobil Rangga," lapor Xiera via telepati.

"Kita tidak akan berurusan dengan dia hari ini, Xiera. Aku hanya akan membawa Euis saja. Aku punya firasat Rangga akan berbuat tidak baik di vila orang tuanya pada Euis, karena itu aku berusaha mencegahnya.


15 Agustus 2020: Tomorrow Never DiesRADEN RANGGA SASANA

Bab oleh Nurslamet ditulis Sabtu jam 6:40pm

"Yang Mulia, yang akan kita temui terlihat masuk ke sebuah mobil bersama seorang remaja lelaki," lapor Xiera.

"Gawat! Aku merasa sesuatu yang buruk akan terjadi padanya. Kejar mobilnya!" kata Panji.

"Siap Yang Mulia!"

Xiera segera tancap gas. Mobil sedan sport merah metalik melesat bagai anak panah menyalip puluhan mobil. Sedan sport merah metalik


15 Agustus 2020: Tomorrow Never DiesKurangi Populasi Dunia

Bab oleh Nurslamet ditulis Sabtu jam 9:03am

"Yang Mulia, agen 003 masuk dan ingin memberikan laporan terbarunya," kata Xiera sambil tetap menyetir.

"Sambungkan!" perintah Panji.

Bip! Handphone jadul di saku Panji berbunyi. Panji segera mengeluarkannya dan menekan tombol hijau.

"Salam Yang Mulia! Informasi terbaru yang hamba dapat dari organisasi Satu Dunia adalah mengurangi populasi dunia. Salah satu agenda dan misi


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 02.010

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:50am

HongInLuiTian 02.010

“Puluhan tahun aku bersimaharaja dalam golongan hitam. Hari ini berulang kali aku terhina dihadapan umum, lebih baik mati saja!” maka ia jadi nekad, sebat sekali Poan-koan-pit menjojoh ke arah Hek-swan-hong.

“Bagus, konon kau adalah jago nomor satu ilmu tutuk di Kang-ouw, meski kupingmu tuli, ilmu tutukmu masih lihay, ingin aku


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 02.009

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:49am

HongInLuiTian 02.009

Alasan lain, diam-diam ia sudah ambil putusan untuk bekerja mengikuti situasi, kalau bisa menang, ya bertempur sungguh, kalau keadaan tidak menguntungkan, dari samping cukup berteriak mengobarkan semangat tempur kawan sendiri saja. Nyo Tay-him bakal dijadikan tameng atau kambing hitam, bila perlu mencari kesempatan untuk langkah seribu.

Melihat sutitnya sudah maju,


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 02.008

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:48am

HongInLuiTian 02.008

Lian Hou-bing maklum akan isyarat tangannya, tanpa terasa ia menghela napas rawan, ujarnya.

“Kaulah biang keladinya sehingga aku ikut celaka. Baik kau pulang lebih dulu. Kalau Hek-swan-hong mengagulkan diri sebagai orang gagah tak mungkin turun tangan terhadap manusia picak macammu.”

Dua orang sahabat undangannya cepat-cepat tampil ke depan serta berkata.


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 02.007

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:48am

HongInLuiTian 02.007

“Kalau tidak masuk sarang harimau mana dapat meringkus anak harimau,” begitulah Ciok Goan ikut menjengek dengan tertawa dingin, “Paling tidak kita pasrah nasib dan mengadu jiwa saja.”

Sebaliknya Bing Ceng-ho membatin dalam hati. “Kau hendak mengadu jiwa silahkan, aku tak sudi mengiringi kehendakmu. Yang kuharap hanyalah dapat menyelamatkan perusahaan angkutanku


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 02.006

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:47am

HongInLuiTian 02.006

Wataknya takabur dan sering mengagulkan diri, tapi berhadapan dengan Toko Hiong, ia merasa derajatnya lebih rendah, katanya mengada-ada,

“Saudara Toko terlalu mengagulkan aku. Hwesio pemakan daging anjing seperti aku mana bisa disebut mulia. Waktu di Kwan-gwa bukan aku tak sudi berkunjung, soalnya aku merasa derajat terlalu rendah. Untunglah bisa


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 01.005

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:45am

HongInLuiTian 01.005

Dalam hati Ciok Goan mengumpat lagi, namun lahirnya ia bersikap manis, katanya. “Totiang, kepandaianmu tinggi nyalimu besar, sudah tentu tak perlu khawatir diganggu orang. Padahal kita mengandal bantuanmu saja.”

Hian-king Totiang membalikkan mata ejeknya. “Pinto terkenal sebagai setan penakut, Ciok ji-cengcu mengandal bantuanku apa?”

“Ah, Totiang suka berkelakar,” sahut Ciok Goan,


Hong In Lui Tian ~HongInLuiTian 01.004

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:44am

HongInLuiTian 01.004

Bing Ceng-ho tahu sepak terjang tuan muda dari Ciok-ke-ceng, diam-diam ia membatin.

“Tuan muda kalian terlalu mengandal wibawa keluarga. Ilmu silatnya memang lihay, baru beberapa tahun mengembara sudah bersimaharaja entah berapa banyak sesama kaum persilatan yang sirik dan benci akan tingkah lakunya yang tak genah. Justru orang orang yang


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik