AGUNG KLUWUNG (SADA 3)Tamu Dari Gurun Mojave dan Chihuahua

Bab oleh Nurslamet ditulis Rabu jam 5:27pm

Tokoh Chi Hua Hua dan Samuel Mojave terilhami setelah membaca cersil Tamu Dari Gurun Pasir yang diunggah Suhu andu0396...

=====

"Any body home?!" teriak sebuah suara melengking dari luar rumah panggung mengagetkan seisi rumah.

Dewi Parwati, para pengasuh dan prajurit-prajurit pengawalnya terkejut. Mereka menatap Agung Kluwung yang duduk di dekat pintu dan terlihat


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 016

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:30am

MurunPasir 2 02 016

Keadaan dalam medan pertempuran semakin kalut. Orang-orang Hong-lui-po yang menyerbu jumlahnya semakin banyak. Beradunya senjata tajam, bentakan, teriakan dan jeritan manusia, menjadi paduan suara yang menyeramkan.

Pek-hong, Heng-hay Kouw-loan dan Yong-jie yang harus berkelahi sembari melindungi diri Lim Tiang Hong, benar-benar sangat ripuh!

Tapi, orang-orangnya Hong-lui-po yang berdaya


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 015

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:29am

MurunPasir 2 02 015

“Astaga, Kongcu ini adalah Hong-gwat Kongcu dari Tho-hoa-to yang namanya sangat tersohor itu? Kalau begitu, kita benar-benar berlaku kurang sopan!” berkata Pek-bouw-tan sambil ketawa terkekeh-kekeh,

Kembali ia maju dua langkah, hingga jaraknya berdiri dengan Hong-gwat Kongcu tidak cukup satu kaki, hampir beradu muka.

Hong-gwat Kongcu geser kakinya, mundur dua


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 014

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:28am

MurunPasir 2 02 014

Sebentar kemudian, dalam ruangan kamar itu cuma terdengar suara menderunya samberan angin, hingga pakaian mereka pada berkibar-kibar.

Dugaan Yu-kok Oey-eng sedikitpun tidak meleset. Serangan yang digunakan oleh Heng-hay Kouw-loan memang adalah ilmu silat tenaga dalam tertinggi dari golongan Buddha yang dinamakan Bu-siang-sin-kang.

Meski belum lama Heng-hay Kouw-loan mempelajari, tapi


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 013

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:26am

MurunPasir 2 02 013

Dalam keadaan gelap itu mendadak tertampak berkelebatnya sinar pedang, Dengan kecepatan bagaikan kilat sudah menyambar badan dua orang berpakaian kulit merah itu.

Belum keburu mengeluarkan suara, dua orang itu sudah tertabas putus pinggangnya, hingga jiwanya melayang seketika itu juga. Di depan pintu kamar itu ada berdiri seorang wanita


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 012

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:24am

MurunPasir 2 02 012

“Huh, malam ini pusat kepala berandal di gunung Thay-heng-san benar-benar sangat ramai!”

“Menurut keadaannya, Kokcu benar-benar terjebak oleh musuhnya!” berkata Yu-kok Oey-eng dengan suara sedih.

“Bagaimana kau tahu?”

“Apa kau tadi tidak lihat? Bayangan orang tadi bukankah wanita semuanya? Sedangkan To-liong Kongcu di kalangan kang-ouw kenalannya kebanyakan terdiri dari kaum


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 011

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:23am

MurunPasir 2 02 011

Sedangkan orang-orangnya Hong-lui-po yang jumlahnya tidak kurang dari empatpuluh orang, pada berdiri mengitari dengan senjata terhunus, agaknya semua telah siap sedia hendak menyerbu begitu mendapat perintah dari pemimpin mereka.

Saat itu, si Pengemis Pincang Cian-lie Tui-liong mendadak berjalan ke depan Lim Tiang Hong dan berkata dengan suara perlahan.


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 010

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:22am

MurunPasir 2 02 010

Belum lama Mo-ie Kim-kho berlalu, semua orang baru dengar derapnya kaki kuda, diduga suara itu masih berada kira-kira lima lie dari tempat itu. Saat itu mereka baru merasa kagum atas daya pendengaran Kokcu mereka yang baru itu.

Pada saat itu, tiba-tiba terdengar suaranya si Pengemis Pincang yang seperti


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 02 009

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:21am

MurunPasir 2 02 009

“Benar. Toasuhu dari gereja mana?” Lim Tiang Hong menjawab sambil anggukkan kepala.

“Pinceng murid Siauw-lim. Hong-tie, dengan membawa perintah suhu hendak mengantar surat kepada Ceng-shia-pay. Tidak nyana di tengah jalan dikejar-kejar oleh dua orang jahat ini. Kalau bukan nona kecil ini yang datang memberi bantuan, barangkali sukar lolos


Tamu Dari Gurun Pasir, Bagian II ~MurunPasir 2 01 008

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 6:19am

MurunPasir 2 01 008

Entah berapa lama telah berlalu, ia baru mendusin. Ia sekarang merasakan dirinya berubah menjadi ringan segar hingga ia tahu bahwa kekuatan tenaga dalamnya bertambah sempurna.

Ia mengambil kitab pemberian ayahnya dan buka-buka lembarannya. Ia dapat kenyataan pelajaran itu hampir mirip dengan pelajaran ilmu Siauw-yang It-ku-sin-kang.

Ia mulai pelajari


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik