Pesanggrahan Balas BudiBAB LV - Pergerakan Suku Jia - Waguo

Bab oleh Bchan ditulis 4 jam lalu

Di Chang'An - Ibukota dinasti Tang, toko bakpao Ma-Dao...

Nona Jinsha sudah tiba disana dengan kuda Tianshi dan melihat Shimei sudah mengurus jenazah dua nona pelayannya. Ia berterima kasih kepada nyonya tersebut dan menyampaikan pesan dari Yide kepada Shimei. Shimei merasa sesuatu pasti sudah terjadi dengan suaminya namun Ia berpikir bahwa


Pesanggrahan Balas BudiBAB LIV - Persekongkolan Putera Mahkota

Bab oleh Bchan ditulis kemarin jam 6:45pm

"Memang sebaiknya... Anak-anak atau cucu-cucu Yuan Zai tidak dihukum mati sejak seharusnya anak-anak yang belum mengerti itu, dilepaskan.." ujar Shimei di dalam penginapan kepada Yide.

Yide menganggukkan kepala, Ia dan Shimei berdua terlihat sedang bersarapan di dalam kamar.

"Jenderal Su tidak dieksekusi di lapangan utara, kabarnya Ia dipenjara untuk diadili terlebih dahulu


Tangan Setan ~ Tangantan 03.18

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:15am

Tangantan 03.18

“Ha ha ha........, Cay-hoa-cat hendak bekerja di siang hari!” terdengar orang ketawa tiba-tiba, hingga Srigala Muka Kemala menjadi kaget dan tidak meneruskan maksudnya. Meskipun demikian, Lim Cui yang sudah tidak sadarkan diri segera menjadi sasarannya si Srigala Muka Kemala, manakala ia tidak dibikin terkejut oleh suara ketawa tadi.

Kiranya yang


Tangan Setan ~ Tangantan 03.17

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:14am

Tangantan 03.17

Sambil menyeka mulutnya yang masih penuh dengan makanan, Giok-bin-long berkata pada si nona. “Kau tidak mempunyai nama julukan. Apa kau suka kalau aku kasi kau satu julukan yang bagus?”

Lim Cui ketawa. “Kau mau beri nama julukan apa padaku?”

“Thian-lie-hiap……..”sahut si pemuda ketawa gelak-gelak.

Thian-lie-hiap berarti Pendekar Bidadari, satu julukan yang tepat


Tangan Setan ~ Tangantan 03.16

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:12am

Tangantan 03.16

“Pembesar?” mengejek Lim Cui. “Jangan baru pembesar, raja yang datang aku tidak takut. Apa kau kira nonamu dapat dibuat main-main?

“Hm! Kalian sangat jahat di bawah pimpinannya si orang she Lim, sepantasnya aku mengasih hajaran lebih keras lagi. Namun mengingat kalian hanya dapat perintah saja, bukan maksud sendiri hendak


Tangan Setan ~ Tangantan 03.15

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:11am

Tangantan 03.15

Di luar rumah makan sudah banyak orang pada menonton, kepingin lihat si wanita kosen yang berani mempermainkan Lim Kongcu, anak hartawan Lim yang terkenal di dusun itu, adalah seorang yang suka sewenang-wenang dan bukan sedikit gadis-gadis orang baik-baik telah dirampas dengan cara paksa dan dijadikan korbannya. Namanya sangat busuk,


Tangan Setan ~ Tangantan 03.14

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:10am

Tangantan 03.14

Si nenek ketawa riang. Katanya.

“Anak Cui, asal kau menjalankan tugas sebaiknya seperti yang kau terima dariku, aku sudah merasa girang. Kalau mau, kau anggap saja aku sebagai nenekmu benar dan kau menjadi cucuku, akur?”

Lim Cui lalu menubruk pada si nenek dan berkata. “Popo, senang sekali aku punya nenek sepertimu.


Tangan Setan ~ Tangantan 03.13

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:09am

Tangantan 03.13

7

LIM CUI mendengar keterangan si nenek diam-diam terkejut, pikirnya, pantasan goanya ada demikian dingin bagaikan es. Mengingat ini, lantas saja ia latah dan gemetaran kedinginan.

Si nenek yang melihat sikapnya si gadis demikian, telah ketawa dan ia lalu menghampiri obat-obatannya dan mengambil sebuah fles keciI, dari mana ia keluarkan


Tangan Setan ~ Tangantan 02.12

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:07am

Tangantan 02.12

Si Walet Terbang benar-benar heran atas kelakuannya si manusia jelek.

“Dia sangat hebat kepandaiannya, sukar mendapat tandingan, kalau dia dapat menjadi anggauta Hui-yan-pay sungguh beruntung sekali……..” menggumam si cantik.

Setelah lama ia berdiri dengan pikiran melamun dan Kim Tin sudah tidak kelihatan bayangannya pula, barulah si Walet Terbang putar tubuhnya dan


Tangan Setan ~ Tangantan 02.11

Bab oleh andu0396 ditulis Sabtu jam 8:06am

Tangantan 02.11

6

SEMENTARA itu, Lian Eng sudah menubruk Yayanya yang masih dalam keadaan separuh pingsan.

“Yaya, Yaya…….. lekas bangun, kau jangan takut, ada engko Kim Tin yang akan menghajar kawanan jahat itu…….” kata si gadis cilik seraya menarik-narik bangun engkongnya yang tidak berdaya untuk bangkit berdiri.

Meskipan keadaannya payah, si tabib malaikat masih


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik