Panji (New Sada)Perang Pertama (2)

Bab oleh Nurslamet ditulis kemarin jam 3:49am

Perang antara pasukan khusus Galuh Mandala melawan pasukan gabungan Cikawung berlangsung sengit. Keduabelah pihak bertarung dengan segenap kemampuan.

Awalnya pertempuran berjalan seimbang, namun pelan tapi pasti pasukan khusus Galuh Mandala mulai terdesak. Apa yang dikatakan Panji bahwa kemampuan bela diri pasukan Cikawung satu tingkat di atas pasukan khusus Galuh Mandala terbukti


Panji (New Sada)Perang Pertama (1)

Bab oleh Nurslamet ditulis kemarin jam 4:07pm

Pasukan khusus Galuh Mandala yang dipimpin senopati Teja Kalangkang yang mendapat perintah dari prabu Arya Lodra untuk menangkap Ki Sapta dan Ni Anteh bergerak semakin dekat ke dukuh Cikawung. Pasukan yang berjumlah 500 personil dan semuanya berkuda adalah pasukan elit dan terlatih. Mereka adalah para pendekar-pendekar muda yang direkrut dan


Dokter yang luar biasa

Ulasan oleh daigo ditulis Rabu jam 4:30pm

Bab pertama dari tangan dokter yang luar biasa adalah seorang pria, dan Anda harus memiliki rasa kebenaran dan tanggung jawab ...

Saat malam tiba, lentera naik, dan Kota Jinguan memasuki kehidupan malam pesta itu.

Namun, untuk Lin Yang, yang ingin mencari pekerjaan paruh waktu, tidak ada yang namanya hubungan setengah dolar.

Dari


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.376

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:48pm

MMGajahna 47.376

“Jelas hal itu akan menambah derita pada beberapa wanita lain,” kata Arya Kembar. “Adakah paman masih mempertimbangkannya lagi.”

“Bagaimana pendapat raden?” ra Tanca mengembalikan persoalan itu kepada Arya Kembar.

“Karena hal itu jelas akan makin menjerumuskan, baginda ke alam kesenangan yang bermanja-manja. Dan karena jelas pula akan mengakibatkan beberapa wanita-wanita


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.375

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:47pm

MMGajahna 47.375

“Baginda tentu murka!” seru ra Tanca.

Arya Kembar tertawa pula.

“Benar,” sahutnya. “Tetapi paman dapat mengatur sendiri bagaimana caranya. Apabila baginda murka, barulah paman beri ramuan yang keras.

“Setelah itu berilah yang kurang dayanya lagi. Demikian setiap kali baginda murka, barulah paman menghaturkan ramuan yang keras. Jika tidak murka


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.374

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:46pm

MMGajahna 47.374

Arya Kembar menghela napas.

“Tiada manusia yang sempurna,” katanya, “Apa lagi baginda seorang raja yang berkuasa sehingga makin leluasa untuk memanjakan kegemarannya itu.”

“Kakang arya,” kata Arya Damar. “Bagaimana maksud kakang mengenai hari keberangkatan pangeran Adityawarman nanti? Bukankah waktunya hanya tinggal lima hari lagi.”

Arya Kembar mengangguk.

“Pada waktu itu para menteri


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.373

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:45pm

MMGajahna 47.373

“O, Arya Damarlah yang memaksa engkau supaya melayani tumenggung Kuda Pengasih?” tanyanya.

“Ya, bermula memang begitu,” sahut Saraswati. “Tetapi kemudian hamba memang mencintai tumenggung Pengasih.”

“Dan Arya Damar pula yang membawa engkau ke Majapahit.”

“Karena ingin bertemu dengan tumenggung Kuda Pengasih untuk mengabarkan tentang benih calon puteranya yang hamba kandung, maka


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.372

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:44pm

MMGajahna 47.372

“Bunuhlah aku! Bunuhlah aku!” teriak wanita itu.

Patih Dipa terkesiap. Mengapa wanita itu minta dibunuh. Menilik ketegangan dan ketakutan yang menyelimuti wajahnya, patih Dipa menduga tentulah wanita itu sedang menghadapi suatu peristiwa yang hebat.

Adakah yang dikatakan kedua prajurit dari Arya Kembar bahwa wanita itu hendak membunuh baginda,


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.371

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:43pm

MMGajahna 47.371

Dan sebagai gantinya, timbullah badai ketakutan yang hebat, yang mengoyak-ngoyak nyali hatinya dan menghancurkan pikirannya. Dalam cengkaman rasa takut yang tiada taranya itu, hilanglah segala kesadaran pikiran Saraswati. Serentak ia lari, membuka pintu terus lari keluar........

Saat itu malampun mulai dingin. Hawa pagi mulai menyeruakkan kelembaban. Saraswati telah kehilangan


Manggala Majapahit Gajah Kencana -MMGajahna 47.370

Bab oleh andu0396 ditulis Selasa jam 7:42pm

MMGajahna 47.370

“Benarkah tumenggung Kuda Pengasih telah meninggal, gusti?” Saraswati mengulang pula.

“Benar, Saraswati. Kelak akan kubuatkan makam candi yang indah penghargaan kerajaan atas sebagai jasanya.”

Airmata Saraswati berderai-derai menumpah ke lantai. Ia menangis tersedu-sedan. Sesaat ia lupa akan keadaan dirinya, lupa bertanya apa yang telah terjadi pada dirinya di dalam bilik


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik