Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 10.050

Bab oleh yoza_Upk ditulis semenit lalu

Naga Merah 10.050
Hari itu mereka menetap di rumah penginapan Thay Pek Khek Cau.

Buat penduduk kota Lok Yang, rumah penginapan itu hampir semua orang tahu. Rumah penginapan itu bukan Cuma mempunyai hiasan megah dan banyak kamarnya, hidangan araknya juga sudah kesohor keman-mana.

Tatkala Ciang Hay Sin Kun bertiga masuk ke rumah penginapan


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 10.049

Bab oleh yoza_Upk ditulis 2 menit lalu

Naga Merah 10.049
Ketika mendapat serangan mendadak, tiga orang tua itu sambil ketawa dingin sambil geser sedikit tubuhnya, serentak mereka mengangkat tangan menyambut serangan tersebut.

Kekuatan tenaga gabungan tiga orang itu sudah tentu hebatnya bukan main. Maka sebentar lalu terdengar suara dentuman hebat kekuatan tenaga dalam dua pihak telah berbenturan hingga oleh


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 10.048

Bab oleh yoza_Upk ditulis 3 menit lalu

Naga Merah 10.048
Tan Liong terperanjat.

“Jikalau kau berani membom lembah ini, awas akan kuambil jiwa anjingmu !” Perkataan Tan Liong itu agaknya di luar dugaan Pek Lek Cu. Sambil mengawasi wajah Tan Liong yang nampak gusar, dalam hatinya terperanjat juga. Ia lalu bertanya : “Kalau begitu kau ada hubungankah dengan Naga


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 10.047

Bab oleh yoza_Upk ditulis 3 menit lalu

Naga Merah 10.047
Dengan sinar matanya yang terang berapi-api, Naga Merah menatap wajah Tan Liong sejenak, kemudian berkata setelah menghela napas :.

“Tan Liong, Saat itu bukankah pernah kuberitahukan padamu membunuh delapan orang dengan perjanjian, begitu kau sudah tak perlu lagi anggap aku guru dan kau juga bukan muridku ! Lagipun, kau


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 10.046

Bab oleh yoza_Upk ditulis 4 menit lalu

Naga Merah 10.046
TAN LIONG tidak dapat meraba-raba asal usulnya nenek itu, hanya dari ucapan terakhirnya tadi sedikit ia mau menduga bahwa nenek itu dengan Naga Merah atau suhunya tentu pernah melibatkan diri dalam alunan asmara.

Waktu itu sedianya ia ingin memanggil nenek itu kembali, tetapi suatu pikiran lantas melintas dalam otaknya


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 09.045

Bab oleh yoza_Upk ditulis 6 menit lalu

Naga Merah 09.045
Ia berhenti sejenak, lalu berkata pula sambil mengawasi Tan Liong “Dan suhumu itu sekarang ada dimana?”

Tan Liong yang waktu itu belum mengetahui riwayat dan tingkat hidupnya nenek tua itu maka lalu timbul maksudnya ingin membohongi si nenek.

Setelah mengambil keputusan demikian, lalu menjawab, “Suhu sudah wafat!”

“Apaa??”

Nenek itu menjerit kaget.


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 09.044

Bab oleh yoza_Upk ditulis 7 menit lalu

Naga Merah 09.044
Soat som itu meskipun hanya sebatang, namun didalamnya terkandung entah berapa besarnya pengorbanan cinta serta kasih sayangnya Hoan Giok Hoa.

Hoan Giok Hoa dengan pergi menempuh bahaya dan tanpa menghiraukan bahaya untuk dirinya sendiri mendapatkan Soat Som, itu cinta kasih seorang sahabat yang diunjukkan olehnya sesungguhnya sangat berharga sekali.

Lama


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 09.043

Bab oleh yoza_Upk ditulis 7 menit lalu

Naga Merah 09.043
Pada ketika itu Tan Liong sudah mendengar suara seorang pengepung wanita itu membentak lagi dengan suaranya yang keras, “Budak hina, Kali ini akan kuantarkan jiwamu pulang ke akhirat!”

Ternyata yang membentak tadi adalah seorang hweeshio gemuk besar. Badannya yang begitu gemuk, badannya yang begitu besar, tidak mengurai kecepatan dan


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 09.042

Bab oleh yoza_Upk ditulis 8 menit lalu

Naga Merah 09.042
Bicara sampai disitu, pipinya sudah basah oleh air mata.

Tetapi agaknya ia hendak tekan perasaan hatinya sebisa-bisanya dengan sedih ia berkata pula,.

“Terhadapnya sesungguhnya aku sangat menyesal, aku mengerti dalam sekali cintaku padanya. Akan tetapi apa yang harus kukatakan sekarang? Segalanya sudah jadi begini, Tidak! Semua perkataan itu sebetulnya tiada


Naga Merah (Hiat Kiong Toan)Naga Merah 09.041

Bab oleh yoza_Upk ditulis 9 menit lalu

Naga Merah 09.041
IA MENGERTI bahwa bom Pek lek tan itu kekuatannya sangat dahsyat. kalau sudah meledak, tempat sekitarnya sepuluh tombak persegi tidak ada satu baik manusia maupun binatan atau tumbuhan yang terluput. Maka itu, ia lantas menyingkir dirinya Cu liam dalam waktu sesingkat-singkatnya dari tempat yang berbahaya itu.

Mendadak terdengar suaranya


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik