MISTERI ANAK-ANAK IBLISTujuh

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis Rabu jam 9:24pm

Konon, seseorang yang pulas karena pengaruh obat penenang, tidak akan tergangggu sedikit pun, walau misalnya, atap rumahnya berdetak ribut lalu runtuh menimpa tempat di mana ia tidur. Jika memang benar demikian, maka Maria harus dikecualikan.

Getaran lembut, telah membangunkan Maria.

Getaran itu terasa di permukaan dadanya. Mula-mula Maria hanya membuka kelopak mata.


MISTERI ANAK-ANAK IBLISEnam

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis Rabu jam 9:22pm

Sekitar pukul dua dinihari, Dokter Anwar menutupkan pelan pintu kamar tidur dibelakangnya. Seketika ia didatangi serempak oleh tiga sosok tubuh. Sumirah, pelayan bertubuh montok, sehat. ".... dengan majikannya yang begitu lemah dan bertambah kurus akhir-akhir ini!" Dokter Anwar membathin, selagi ia mengawasi wajah Sumirah yang sedang menyembunyikan kegugupan. Sementara wajah


Gugat Trah KusumaJilid 3d

Bab oleh ysn26 ditulis Rabu jam 4:31pm

Sementara itu, jauh dari Tanah Perdikan
Banyubiru, Raden Timur Pamungkas yang
menyebut dirinya Jaka Warih itu masih berdiri
di depan ki Sarpa Laut yang terduduk lemah
diatas tanah di sebuah halaman banjar
pedukuhan di mana sebelumnya telah terjadi
perang tanding diantara keduanya.
Ki Sarpa Laut yang sebelumnya yakin akan
ilmunya itu harus menerima kenyataan pahit
tidak mampu membunuh lawannya


Gugat Trah KusumaJilid 3c

Bab oleh ysn26 ditulis Rabu jam 4:25pm

Sementara itu di tanah perdikan Banyubiru,
Arya Salaka masih terlihat lemah meski tidak
terlalu berat akibat benturan ilmu dengan ki
Suro Agul Agul yang kemudian tewas itu.
Setelah ki Singo Rodra meninggalkan arena
pertempuran, ki Dipasanjaya kemudian
mendekati kedua pasangan muda itu,
kemudian diapun tersenyum sesaat sebelum
berkata,
"Apakah angger berdua baik-baik saja?"
Arya Salaka yang memang belum mengenal ki
Dipasanjaya


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CLXXXIV Akhir Kisah (TAMAT)

Bab oleh gpp1971 ditulis Rabu jam 12:00pm

Jin Yuanbao membuka kelambu dan memandang orang yang berada di balik kelambu itu, orang yang terbaring dengan tenang itu, yang seakan sedang terlelap, untuk sesaat, ia tak bisa menguasai dirinya. Segala sopan-santun diantara penguasa dan bawahannya, telah jauh-jauh dibuang dari pikirannya, tanpa memperdulikan ibu suri lagi, ia segera memburu ke


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CLXXXIII Pemberontakan Di Ibu Kota

Bab oleh gpp1971 ditulis Rabu jam 11:46am

Dua hari kemudian, ketika hari baru mulai terang, saat fajar kelabu baru saja mewarnai ufuk timur, sekonyong-konyong di bagian utara ibu kota muncullah sebuah ledakan kembang api yang indah! Di langit yang masih berwarna biru tua, ledakan itu semakin mencolok.

Dan saat itu, Pangeran Kedua tengah memimpin sebuah pasukan yang tersembunyi


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CLXXXII Bermain Catur Selangkah Demi Selangkah

Bab oleh gpp1971 ditulis Rabu jam 11:41am

Di barak di utara kota, para prajurit dan perwira sedang duduk berkerumun sambil minum arak dan berjudi, meja nampak penuh cawan arak, kartu domino dan kepingan-kepingan uang perak yang berserakan.

"Bapakmu mempertaruhkan ini!", seorang perwira yang menjadi bersemangat karena bertaruh menaruh pedang yang tergantung di pinggangnya di atas meja.

"Kau tak malu


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CLXXXI Secawan Anggur Beracun

Bab oleh gpp1971 ditulis Rabu jam 11:39am

Salju pertama musim dingin melayang-layang dan membuat selembar lapisan tipis putih di atas genting berglasir Wisma Jin, walaupun tak seindah salju lebat, namun ia mempunyai kesegaran yang berbeda dan membuat orang tergerak.

Nyonya Jin dan Yu Qilin berdiri di luar gerbang Wisma Jin dengan pakaian rapi.

Yu Qilin mengenakan jubah berkerah bulu,


TARIAN LIAR NAGA SAKTI (Kisah Para Naga Bag. III)Episode 51: Hati Yang Terkoyak (2)

Bab oleh marshall ditulis Rabu jam 12:55am

Episode 51: Hati Yang Terkoyak (2)

Hauw Lam berhenti menceritakan kisahnya dan kisah itu membuat baik Ceng Liong maupun Lamkiong Bouw tercenung, kaget setengah mati. Jika Ceng Liong jadi paham sejarah Su Kiat, Li Hong yang lebih sering menyembunyikan diri di Lembah Pualam Hijau, maka tidak demikian dengan Lamkiong Bouw. Dia


Gugat Trah KusumaJilid 3b

Bab oleh ysn26 ditulis Selasa jam 6:21pm

Dalam pada itu ditangah halaman banjar itu
ketiganya masih berdiri diam,
Jaka Warih masih nampak berdiri seperti
mematung dengan tatapan mata yang tajam
tak berkedip memandang ke arah kedua Bajak
Laut itu.
Tangannya masih menggenggam erat tangkai
cambuk berjuntai panjang itu dalam posisi
yang belum berubah, sementara tiupan angin
malam semakin kencang membuat kain
bajunya semakin berkibar-kibar.
Di sisi lain, sebenarnyalah


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik