PRABU SILIWANGI: Bara di Balik Terkoyaknya Raja DigdayaGUNUNG CANGAK

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis 16 jam lalu

GUNUNG CANGAK

Kepergian Nyai Ratnaeling ke Keraton Pakuan yang juga belum kembali, sedikit banyak telah mengganggu ketenangan Prabu Anom Walangsungsang. Berbagai prasangka menjejal menguasai pikirannya.

"Aku jadi mengkhawatirkan adikku, Ratnaeling, Indangayu!" keluh Walangsungsang saat istirahat sebelum meneruskan perjalanan menuju Gunung Cangak.

"Kekhawatiran yang beralasan, Kakang! Tapi menurutku jangan sampai mengganggu perjalanan kita. Langkah


Menertawakan Dunia Persilatan(126) Mengajukan Lamaran

Bab oleh antapurwa ditulis 23 jam lalu

Ren Woxing berkata kepada Linghu Chong, “Adik cilik, begitu mendengar panggilanku, kau langsung naik ke sini, sungguh bagus sekali! Bagus sekali!” Ia lalu berpaling kepada Xiang Wentian dan bertanya, “Mengapa orang-orang keempat perguruan yang lain hingga kini masih belum datang juga?”

“Hamba akan mendesaknya lagi!” jawab Xiang Wentian. Ia lantas mengangkat


Menertawakan Dunia Persilatan(125) Undangan ke Puncak Timur

Bab oleh antapurwa ditulis kemarin jam 1:49pm

Rupanya si nenek agak gentar terhadap Enam Dewa Lembah Persik. Begitu mendengar seruan Linghu Chong, ia terkejut dan langsung menoleh. Maka, kesempatan ini pun dimaanfaatkan Linghu Chong untuk membuka tali pengikat jala dengan sangat cepat dan membiarkan Ren Yingying merangkak keluar. Ketika ia sendiri hendak merangkak, tiba-tiba si nenek membentak,


PRABU SILIWANGI: Bara di Balik Terkoyaknya Raja DigdayaPALINTANG

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis Selasa jam 9:29pm

PALINTANG

Hasil dari latihan lahir dan batin itu telah membuahkan hasil. Kekuatan Prabu Anom Walangsungsang meningkat berlipat-lipat dibanding saat ia meninggalkan Keraton Pakuan. Hal ini ditunjukkan bagaimana tidak pernah lelahnya ia meneruskan perjalanan, meneruskan mencari guru sejati sesuai dengan petunjuk Eyang Danuwarsih.

Di sebuah saung yang tak terawat, Prabu Anom Walangsungsang sejenak


PRABU SILIWANGI: Bara di Balik Terkoyaknya Raja DigdayaBASILAT

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis Selasa jam 7:43pm

BASILAT

Kecurigaan Patih Argatala bahwa ada musuh dalam selimut di Pajajaran semakin tak terbantahkan. Ia mulai mencium bau busuk itu sekarang. Ia mengedarkan pandangan pada belasan prajurit terpilih yang menyertainya, yang sedang duduk berselonjor di atas rumput, sebagian hilir-mudik, dan beberapa orang duduk di atas batu dekat kuda-kuda mereka yang diikat


Kitab 10 jurus Setan gelap

Cerita Pendek oleh jainal ditulis Selasa jam 7:11am

matanya bersinar terang,wajahnya dipenuhi brewok,Dia terlihat tidak suka berbicara,sifat diamnya sungguh menakutkan.
ditangannya terdapat sebuah pedang usang yang dibalut kulit rotan berbentuk tak beraturan.Cuaca hari ini sedikit mendung,hutan karet tempatnya berpijak terlihat sedikit basah.Lelaki brewok itu terus memandang keujung jalan setapak,seorang yng ditunggunya perlahan terlihat,Dialah lelaki berbaju merah menyala,seorang pemuda berusia


PRABU SILIWANGI: Bara di Balik Terkoyaknya Raja DigdayaCINCIN AMPAL

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis Senin jam 4:52pm

CINCIN AMPAL

Prabu Anom Walangsungsang hanya tertegun. Perjalanan menuju Gunung Ciangkup serasa di depan mata. Tapi berbeda dengan saat pergi meninggalkan Keraton Pakuan, Prabu Anom Walangsungsang kini merasakan langkahnya tak sebebas dulu. Bagaimana dengan istri dan adiknya? Kalau memang harus dibawa, tentu langkahnya akan semakin terasa terbatasi. Betapapun ilmu kesaktian telah


PRABU SILIWANGI: Bara di Balik Terkoyaknya Raja DigdayaTANGKUBAN PARAHU

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis Senin jam 4:47pm

TANGKUBAN PARAHU

Nyimas Rarasantang menyandarkan kepalanya pada sebatang pohon. Lelah memberangus setiap sendi-sendinya. Sebagai perempuan yang tak biasa berjalan jauh, perjalanan hari ini betapa dirasakannya sangat berat. Tapi ia tak mau menyerah. Pandangan jatuh pada langit biru cerah. Hanya ada sedikit awan putih berkelompok kecil-kecil mengambang tak menyentuh biru langit yang


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CXXX Kembali Ingin Mengambil Selir

Bab oleh gpp1971 ditulis Senin jam 4:14pm

Seakan dililit rantai besi seberat seribu jin, Jin Yuanbao berjalan dengan langkah-langkah berat ke kamar tidur, ia mendapati Yu Qilin sedang menelungkup di samping meja tulis, sedang menulis-nulis sesuatu dengan wajah gusar.

Begitu mendengarnya pulang, Yu Qilin menengadah dan memandangnya, lalu menulis dengan amat cepat, dengan secepat kilat ia menulis huruf


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CXXIX Memotong Benang Ruwet Dengan Pisau

Bab oleh gpp1971 ditulis Senin jam 4:12pm

Dua hari kemudian, Jin Yuanbao menerima undangan Gu Zhangfeng untuk mengunjungi rumah obatnya yang baru, setelah tiba di sana, ia pun melihat Yu Qilin.

Beberapa hari ini, ia bersembunyi di kantor pabrik senjata, karena sudah beberapa hari tak bertemu dengan Yu Qilin, hatinya pun merasa rindu, akan tetapi, begitu memikirkan kebohongannya,


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik