Pendekar Sejati06.24. Teka-teki Pembunuhan Keluarga Han

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

06.24. Teka-teki Pembunuhan Keluarga Han

Cu Kiu-bok benar-benar jago kawakan, meski terkejut oleh suara orang itu, namun sedikit pun ia tidak bingung. “Cring”, ia berhasil menyentik pedang Pwe-eng ke samping, menyusul sebelah tangannya lantas memukul ke belakang sambil membentak, “Gelinding turun saja kau!” Pukulan ini telah dikerahkan tenaga Siu-lo-im-sat-kang tingkat kesembilan.

Benar


Pendekar Sejati06.23. Kehancuran Kediaman Keluarga Han

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

06.23. Kehancuran Kediaman Keluarga Han

“Kita telah mencuri barang orang, betapa pun aku merasa tidak enak di hati,” kata Kong-sun Bok.

“Hi, hi, selama setahun ini entah sudah berapa banyak barang orang yang kucuri, kalau tidak, mungkin aku sudah lama mati kelaparan,” kata Kim-hun dengan mengikik tawa.

Maklumlah, ayah-ibunya terkenal sebagai gembong iblis


Pendekar Sejati06.22. Kegagalan Siasat Hi-siocia

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

06.22. Kegagalan Siasat Hi-siocia

Kiranya pukulan Siu-lo-im-sat-kang itu bila sudah mencapai tingkat kedelapan, tenaga pukulan yang dilontarkan takkan mengeluarkan suara apa-apa sehingga sukar diduga.

Dalam pada itu tampak Hi Giok-hoan menubruk maju lagi sambil membentak, “Coba saja kau punya Siu-lo-im-sat-kang bisa mengapakan diriku?” Berbareng pedangnya berkelebat, kembali ia menusuk pula.

“Hm, dengan minum


Pendekar Sejati06.21. Pencurian Arak Pek-hoa-ciu

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

06.21. Pencurian Arak Pek-hoa-ciu

“Dari sini ke Lok-yang hanya makan waktu lima-enam hari saja, pergi-datang juga tidak lebih setengah bulan,” kata Kong-sun Bok.

Kiong Kim-hun menjadi girang, katanya, “Tapi engkau sudah banyak membantu aku, mana boleh engkau menghadapi bahaya lagi.”

“Tenagamu belum pulih, tidakkah terlebih bahaya menempur gembong iblis itu?”

“Ya, aku pun menyadari


Pendekar Sejati05.20. Tahukah Kong-sun Bok tentang Perjodohan?

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

05.20. Tahukah Kong-sun Bok tentang Perjodohan?

Penolongnya itu terang ialah Kong-sun Bok, dengan menuding Pok Yang-kian segera pemuda itu membentak, “Lekas pulang saja buat berlatih lagi! Jika ingin menuntut balas, boleh suruh gurumu datang ke Kim-keh-nia untuk mencari aku!”

Telapak tangan Pok Yang-kian ditembus batu kecil tadi tempatnya tepat pada Lau-kiong-hiat, suatu


Pendekar Sejati05.19. Perjodohan “Tunjuk Perut”

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

05.19. Perjodohan “Tunjuk Perut”

Dalam pada itu Coh Tay-peng dan Ang Kin lantas mengiakan berbareng, “Benar, memang begitulah harapan kami, sudilah nona memberi pertolongan.”

“Tapi sejak kemarin dia sudah pergi, kemana lagi aku harus mencarinya?” ujar Kiong Kim-hun.

“Kami sudah mendapatkan beritanya, jalan yang ditempuh Kong-sun Siau-hiap itu adalah jalan raya, kalau kita


Pendekar Sejati05.18. Kecintaan Puteri Oh-hong-to-cu

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

05.18. Kecintaan Puteri Oh-hong-to-cu

“Ah, mana bisa jadi, hendaklah kau jangan berpikir begitu,” jawab Pwe-eng. “Aku hanya kuatir perjalanan ini tidak aman, musuhku banyak pula, jangan-jangan akan membikin susah padamu.”

“Jika Han-toako benar-benar tidak jemu padaku, maka legalah hatiku,” kata Kiong Kim-hun sambil tertawa manis dengan lirikannya yang menggiurkan.

Seketika timbul rasa curiga


Pendekar Sejati05.17. Keahlian “Merogo Saku”

Bab oleh alysa ditulis 3 jam lalu

05.17. Keahlian “Merogo Saku”

Keruan Pok Yang-kian terkejut, lekas ia tarik kembali tangannya.

Kiranya “Lau-kiong-hiat” adalah urat nadi utama di bagian tangan, orang yang meyakinkan ilmu berbisa paling pantang Hiat-to itu kena tertotok oleh lawan. Biarpun tidak sampai terluka, mengingat tenaga dalam Pok Yang-kian yang kuat itu, tapi sedikitnya tenaga latihannya selama


THE SICILIANBab 19

Bab oleh Tjareuh_Boelan ditulis 4 jam lalu

PERTEMUAN bersejarah itu berlangsung dua hari kemudian. Dan dalam waktu sesingkat itu Montelepre bagai meledak oleh isu Don Croce Malo yang agung akan datang, dengan hormat, untuk menemui pahlawan besar mereka, Turi Guiliano. Bagaimana rahasia ini tersebar, tidak diketahui. Mungkin karena Guiliano melakukan penjagaan luar biasa untuk pertemuan tersebut. Pasukan


DEWATA ABHIRAMA SATRIYATUBUH HALILINTAR MUNCUL DI POH PITU

Bab oleh onomarp ditulis 6 jam lalu

Lebih setengah abad silam, Yawadwipa diguncang oleh letusan dahsyat Jamurdipa Mahidhara. Perkampungan, sawah dan hutan di lereng terbakar hangus. Hunian dan candi-candi puluhan pal juga tidak luput terkubur dan tertimbun oleh lontaran batu dan debu. Ribuan penduduk di kota pun tidak luput menjadi korban. Sekalipun Jamurdipa Mahidhara telah mengamuk, namun


Resensi

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik