TARIAN LIAR NAGA SAKTI (Kisah Para Naga Bag. III)Episode 50: Pibu 10 Tahunan (2)

Bab oleh marshall ditulis kemarin jam 4:49pm

Episode 50: Pibu 10 Tahunan (2)
Tetapi, Ceng Liong ketika selesai menghadapi terjangan gelombang serangan Cit Sat Sin Tjiang yang terakhir cukup sadar dan tahu diri. Dia sadar bahwa di jurus terkahir Cit Sat Sin Tjiang, dengan pengalaman memperhatikan peralihan dan pertambahan kekuatan ilmu itu, sadar bahwa tidak mungkin bermain-main


Lembah Merpati16.37. Undangan Pengemis Sakti

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:21am

16.37. Undangan Pengemis Sakti

Inilah ilmu yang didapatkan dari kitab kutu buku dari si orang tua tidak berkaki dan bertangan satu.

Hian-tju Totiang menghadapi mati hidupnya nama dengan susah payah didapatinya selama puluhan tahun ini, mana dapat gegabah lagi. Dengan hati-hati ia menyerang lawan mudanya.

Koo San Djie telah mulai reda marahnya. Ia


Lembah Merpati16.36. Berebutan Kitab Pusaka

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:20am

16.36. Berebutan Kitab Pusaka

Bintang-bintang dilangit berkelap-kelip, seolah-olah menemani sinar bulan sabit.

Cabang-cabang pohon tua agaknya kedinginan ditiup angin yang bertiup keras.

Batu-batu di gunung Sin-sa, bagaikan macam-macam binatang yang hidup mau menelan orang yang datang ke sana.

Di antara remang-remang sinar bulan terlihat berkeredepnya sinar pedang.

Berbareng, dengan terdengarnya beberapa suara tertawa, muncul empat


Lembah Merpati15.35. Pewaris Ketua Lembah Merpati

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:14am

15.35. Pewaris Ketua Lembah Merpati

Koo San Djie mengutarakan pandapatnya:

“Jika dikatakan orang yang sering berbuat sewenang-wenang itu, bukannya orang-orang dari lembah, maka kepandaian-kepandaian mereka itu bukannya kepandaian Lembah Merpati yang asli.”

“Mungkin juga,” si orang tua menjawab. “Si binatang, biarpun bernyali besar, kurasa dia masih tidak berani melanggar peraturan ini menurunkan ilmu


Lembah Merpati15.34. Manusia Bertangan Satu Tanpa Kaki

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:13am

15.34. Manusia Bertangan Satu Tanpa Kaki

Si Selendang Merah telah dibikin kaget oleh suara elahan napas yang mendadak ini. Jantungnya memukul dengan keras, ia percaya akan ketajaman telinganya yang tidak pernah salah dengar. Tapi di tengah-tengah jurang yang tidak terlihat ujung pangkalnya ini, dari mana datangnya suara manusia?

Ia menahan napas, menunggu


Lembah Merpati14.33. Perlindungan Si Selendang Merah

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:10am

14.33. Perlindungan Si Selendang Merah

Terdengar suaranya si lelaki yang memberi penjelasan:

“Kim Ting Sa bisa dibuat main? Kini Kim Ting Sa telah dapat mencuri kitab Sari Pepatah Raja Woo. Liu Djin Liong tentu tidak mau mengerti. Ia tahu Liu Djin Liong tidak mudah untuk dilayani, maka telah menarik Raja Setan Srigala.


Lembah Merpati14.32. Pembunuhan Besar-besaran di Makam Merpati

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:07am

14.32. Pembunuhan Besar-besaran di Makam Merpati

Sewaktu Koo San Djie masuk ke dalam Makam Merpati, ia telah merasakan adanya perobahan di sekitarnya. Lembah yang tadinya tenang dan sepi ini mendadak seperti telah berubah menjadi seram dan aneh. Jalan ketjil yang penuh dengan tanaman kembang telah berubah di sekitar makam, kini telah


Lembah Merpati13.31. Penyesalan Hati Tju Thing Thing

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 7:04am

13.31. Penyesalan Hati Tju Thing Thing

Tidak disangka memang si Kepala Setan Srigala lagi buruk nasib, pukulan Koo San Djie ini adalah salah satu dari tiga buah pukulan geledeknya, biarpun Kim Ting Sa, juga belum tentu berani memasang dirinya, apa lagi Kepala Setan Srigala.

Begitu dua buah pukulan terbentur menjadi satu, Kepala


Lembah Merpati13.30. Jago-jago Ulung Bertempur di Dalam Rimba

Bab oleh alysa ditulis Kamis jam 6:59am

13.30. Jago-jago Ulung Bertempur di Dalam Rimba

Koo San Djie dan kawan-kawan, mulai berangkat, sebagai pelopor ialah sastrawan Pan Pin, yang katanya mengetahui, di mana tempat letaknya Lembah Merpati yang termashur itu. Demi keselamatan sembilan orang yang menjabat ketua-ketua dari sembilan partai, mereka tidak membuang-buang waktu lagi.

Di tengah perjalanan. Tjeng Tjeng


Pasangan Sempurna Yang Ditakdirkan (金玉良缘/ Jin Yu Liang Yuan) Tong Hua (桐华)Bab CLXXX Kejahatan Menipu Kaisar

Bab oleh gpp1971 ditulis Rabu jam 12:58pm

Saat sinar mentari pagi mulai bersinar, tembok istana seharusnya tenang dan sepi, akan tetapi, saat itu ada tiga sosok yang pakaiannya compang-camping dan penampilannya menyedihkan sedang bertengkar dengan para pengawal.

Ketiga orang itu adalah ibu dan anak keluarga Jin serta Yu Qilin, saat ini keadaan mendesak, sejam kemudian mungkin mereka sudah


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik