IMAM TANPA BAYANGAN IIJilid 48

Bab oleh holistik ditulis 23 jam lalu

PERCIKAN DARAH SEGERA memancar ke empat penjuru dua orang jago lihay dari Komplotan Tangan Hitam, sebelum sempat melihat jelas raut wajah musuhnya tahu-tahu jiwa mereka telah melayang tinggalkan raganya, sedang ke-tiga dengan mata terbelalak dan mulut melongo duduk dengan badan gemetar keras, dengan sorot mata penuh ketakutan ditatapnya wajah Jago


The Saga Of Kazue Raizen "Malaikat Pedang Kesepian"Menghajar Para Hantu Palsu

Bab oleh zuae ditulis kemarin jam 12:56pm

Ini dia gan penampakan Dewi Anjani yang sudah membuat Raizen bertekuk lutut sampai tengkurep hehe.
Gimana cantik ga!??
Deepika Padukone as Dewi Anjani

Okee. Langsung aja...
Happy Reading,

***

“Cegluk” Raizen hanya bisa meneguk air ludahnya susah payah,
“Sialan.” Rutuk Raizen dalam hati, mendengar ancaman dari gadis itu dirinya hanya bisa memaki dalam hati, setelahnya Ia


IMAM TANPA BAYANGAN IIJilid 47

Bab oleh holistik ditulis kemarin jam 7:02am

"SEDIKIT PUN tidak salah, kami anggota Komplotan Tangan Hitam sudah lama menantikan kehadiranmu!"
Gan In mengerutkan dahinya, lalu sambil ia berkata :
"Keparat cilik she Sun, ada apa engkau menantikan kedatangan aku Gan lo toa di sini??"
"Heehhmm... heehhmm... heehhm..." Sun Gok Kun tertawa dingin, "aku hendak menunggu engkau untuk memenggal batok kepala


Stellar TransformationBook 8 Chapter 10: Xiao Lu

Bab oleh weedl ditulis Senin jam 9:23pm

B8C10: Xiao Lu

Pure Forest Garden is one of the forbidden places in the Qin dynasty’s Imperial Palace because Qin De and Fengyuzi usually stay here.

Not long ago, Qin De, Qin Yu, Qin Zheng, Qin Feng and Fengyuzi parted on the city gate tower. Qin Yu returned to Prince Yu’s Mansion,


Stellar TransformationBook 8 Chapter 9: Li’er’s magic power

Bab oleh weedl ditulis Senin jam 9:22pm

B8C9: Li’er’s magic power

“Tower master Qin Yu, there’s one thing I have to warn you about.” Reverend Yan Xu suddenly says to Qin Yu solemnly.

Hearing Reverend Yan Xu’s current tone, Qin Yu feels that it seems to be some important matter so he restrains his temper, saying: “What is the


Stellar TransformationBook 8 Chapter 8: Brave and shrewd

Bab oleh weedl ditulis Senin jam 9:19pm

B8C8: Brave and shrewd

“Azure Dragon.” Reverend Yan Xu looks at Azure Dragon, slightly annoyed.

This time, the matter becoming such a mess must have something to do with Azure Dragon secretly adding fuel to the fire. However, still thinking that this is not chaotic enough, Azure Dragon has even come to


Stellar TransformationBook 8 Chapter 7: Yan Rui, give my order!

Bab oleh weedl ditulis Senin jam 9:16pm

B8C7: Yan Rui, give my order!

Various silhouettes keep flying out of the buildings on their swords. The number of Xiuxianists on the sky becomes larger and larger. However, the junior master of the Chaoyang school Dongfang Yu is still staying in the courtyard house of his father Dongfang Nian, the


Stellar TransformationBook 8 Chapter 6: Kill

Bab oleh weedl ditulis Senin jam 9:16pm

B8C6: Kill

Qin De, Qin Feng, Qin Zheng and Fengyuzi are dumbfounded as they hear those words.

Tower master?

Who is tower master?

Both Fengyuzi and Qin De can see how distinctive this large group of Xiuzhenists in front of them is because these Xiuzhenists are wearing very similar clothes, just like an army


PENDEKAR PEMANAH RAJAWALI (SHEDIAO YINGXIONG CHUAN/ SIA TIAUW ENG HIONG) EDISI REVISI KETIGA (2006)Lukisan Pui Sun Tung: Memanah Rajawali

Bab oleh gpp1971 ditulis Senin jam 9:15pm

Guo Jing menyambut busur itu, kaki kanannya berlutut, sedangkan tangan kirinya memegang busur dengan mantap, tanpa bergeming, tangan kanannya bergerak, mementang busur yang beratnya dua ratus jin lebih itu. Ia sudah berlatih ilmu silat bersama Jiangnan Liuguai selama sepuluh tahun, walaupun ia belum menguasai ilmu silat kelas satu secara mendalam,


PENDEKAR PEMANAH RAJAWALI (SHEDIAO YINGXIONG CHUAN/ SIA TIAUW ENG HIONG) EDISI REVISI KETIGA (2006)Bab V Mementang Busur Memanah Rajawali

Bab oleh gpp1971 ditulis Senin jam 9:12pm

Temujin tersenyum, ia menarik tali busur kuat-kuat, memasang anak panah besi, lalu melepaskan tangan kanannya, anak panah pun melesat bagai kilat, menembus tubuh seekor rajawali hitam. Para hadirin serentak bersorak sorai, Temujin memberikan busur itu kepada Ogedei seraya berkata, "Sekarang kau yang memanah!"

Dengan berombongan mereka menuruni bukit, sebelum lama berjalan,


Resensi

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik