Imperial God Emperor113. Kata-kata tidak berguna selesai, pergi dijalan

Bab oleh ardi4n ditulis 12 detik lalu

113 - Kata-kata tidak berguna selesai; Pergi di jalan

Sebagai biang onar terkenal di distrik kota Utara, Tao Mocheng telah melakukan banyak kekejaman berdarah dalam hidupnya. Dia juga telah mengalami banyak situasi berbahaya, dengan banyak situasi yang hidupnya tergantung oleh seutas benang. Bahkan pada saat yang paling berbahaya sekalipun, ia tidak


BIRUANG SALJU25.75. Rapat Kay-pang Kemasukan Musuh!

Bab oleh andu0396 ditulis 7 jam lalu

25.75. Rapat Kay-pang Kemasukan Musuh!

Yeh-lu Chi tertawa tawar, katanya: “Jika memang dilihat demikian, tampaknya engkau masih penasaran! Baiklah! Baiklah! Justru sekarang ini aku yang akan menguji dirimu, akan menguji siapakah sebenarnya kau.....?!”

Setelah berkata begitu, Yeh-lu Chi melompat turun dari tempat duduknya, dia telah berhadapan dengan Cing Pang An.

Cing Pang An


BIRUANG SALJU25.74. Hemmm, Kau Berasal Cabang Mana?

Bab oleh andu0396 ditulis 7 jam lalu

25.74. Hemmm, Kau Berasal Cabang Mana?

Dan karena dari itu pula menyebabkan pihak kerajaan tidak mau bertindak ceroboh dan sembarangan. Sebab walaupun bagaimana tidak dapat pihak kerajaan main terjang saja, di mana korban-korban yang akan berjatuhan pasti sangat banyak.

Lengky Lumi dan Gochin Talu sendiri telah berusaha menghubungi beberapa orang tokoh Kay-pang,


BIRUANG SALJU25.73. Pengorbanan Pengemis Tua

Bab oleh andu0396 ditulis 7 jam lalu

25.73. Pengorbanan Pengemis Tua

Belasan orang pengemis yang tengah mengepung ke delapan orang berpakaian ya-heng-ie tersebut, rupanya telah dapat melihat penyerangnya orang yang berpakaian ya-heng-ie tersebut. Mereka tidak menjadi gentar dengan adanya tambahan seorang lawan ini, karena mereka telah menyambuti dan mengepung orang yang berpakaian ya-heng-ie itu bersama ke delapan orang


BIRUANG SALJU24.72. Kota Pengemis, Sepi Pengemis

Bab oleh andu0396 ditulis 7 jam lalu

24.72. Kota Pengemis, Sepi Pengemis

Setelah berkata dia telah membentak nyaring sekali, suara bentakannya itu bagaikan guntur. Dia telah melompat sambil menggerakkan goloknya, di mana dia menyerang dengan bacokan yang lurus ke arah salah seorang tentara negeri yang berada di sebelah kanan.

“Ceppp!” kuat sekali golok si pengemis telah membacok kepala dari


BIRUANG SALJU24.71. Pengemis Melarat Unjuk Gigi

Bab oleh andu0396 ditulis 7 jam lalu

24.71. Pengemis Melarat Unjuk Gigi

“Ya, kau yang mulai!” sahut si pengemis.

“Tidak! Kau saja!” kata Hong Tia Liang yang tidak bersedia menyerang.

“Hemm, jika aku yang menyerangmu, tentu dalam satu jurus kau telah dapat kurubuhkan!”

“Aku tidak percaya!”

Si pengemis tertawa.

Kemudian dengan cepat ia melangkah menghampiri Hong Tia Liang.

“Lihatlah, dalam satu jurus ini aku


BIRUANG SALJU24.70. Perjanjian Lima Jurus

Bab oleh andu0396 ditulis 7 jam lalu

24.70. Perjanjian Lima Jurus

Wie Sung Ie mementang matanya lebar-lebar dan dilihatnya orang tersebut tidak lain dari seorang pengemis tua yang bertubuh tegap.

Dengan gusar Wie Sung Ie telah mendelik dan membentak kepada pengemis itu: “Pengemis bau! Mengapa kau mencampuri urusanku?”

Pengemis tersebut tertawa lagi, sikapnya acuh tak acuh. “Hemmm, justru aku ingin


DUNIA PERSILATAN yang SEJATIBab 24: Racun Dingin

Bab oleh wuxia ditulis 10 jam lalu

Titik2 cahaya biru tersebut jumlahnya lebih sedikit dibanding cahaya ungu, namun itu sudah cukup untuk membuat Yi Yun merasakan dingin yang sangat misterius merasuk hingga ke tulangnya.

Perasaan dingin ini tidak asing bagi Yi Yun. Ia pernah merasakannya ketika melewati tempat pengolahan ini sewaktu turun dari gunung. sewaktu ia baru menembus


DUNIA PERSILATAN yang SEJATIBab 23: Yi Yun mengolah desolate bones

Bab oleh wuxia ditulis 21 jam lalu

“Jadi aku bisa ikut mengolah desolate bones?” tanya Yi Yun.
Lian Chengyu memberikan persetujuan dengan anggukan kepalanya. Sangat menyedihkan melihat seseorang yang sangat gembira menuju kematiannya.

“Terima kasih Tuan Muda.” Yi Yun sangat gembira. Ini bukanlah kegembiraan yang dibuat2, ia benar2 gembira sekarang. Ia tadinya berpikir Lian Chengyu akan menjadi gila dan


Imperial God Emperor112. Bayangan perunggu Asura

Bab oleh ardi4n ditulis 23 jam lalu

112 - Bayangan perunggu Asura

Di luar kediaman Ye.

Beberapa ratusan orang berkumpul di jalan-jalan di mana akumulasi salju telah berubah menjadi es. Mereka mengelilingi jalan-jalan di sekitar rumah Ye.

Beberapa orang bahkan mendirikan tenda sederhana untuk berlindung dari salju. ada pula yang menyalakan api unggun. Mereka berkerumun didekat api unggun dan mendiskusikan


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik