Home → Literatures → Browse
Tulisan ini berisi sebuah cerita, sebagian ku ambil dari perjalanan hidupku sendiri, pengalaman yang ku rangkai dengan keterbatasan dan kedunguanku akan makna hikmah suatu proses perjalanan, ini sebenarnya ku tujukan sebagai pengingat bagi diriku sendiri, ku tulis agar aku tak lupa, karena lemahnya akalku, sehingga jika aku ingin mengingat,
sicu yang budiman , salam ketemu lagi dengan serial kim-khong-taihap dengan judul IM-YANG-SIN-TAIHAP , dan spertinya akan agak sedikit lambat karena kesibukan mencoba e-learning disekolah , lagi mumet mikirin modle terlebih menjelang semester anak-anak
ok ini upload bagian 1 , silahkan dibaca smoga tidak menjemukan
thanks
Mochtar Lubis (lahir di Padang, Sumatera Barat, 7 Maret 1922 – meninggal di Jakarta, 2 Juli 2004 pada umur 82 tahun) adalah seorang jurnalis dan pengarang ternama asal Indonesia.
Karya-karyanya :
Tidak Ada Esok (novel, 1951)
Si Jamal dan Cerita-Cerita Lain (kumpulan cerpen, 1950)
Teknik Mengarang (1951)
Teknik Menulis Skenario Film
HARRY POTTER dan RELIKUI KEMATIAN
JUDUL ASLI: HARRY POTTER and THE DEATHLY HALLOWS
Pengarang: J. K. Rowling
ALIH BAHASA: LISTIANA SRISANTI
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-1, Januari 2008
999 halaman
HARRY POTTER DAN PANGERAN BERDARAH CAMPURAN
JUDUL ASLI: HARRY POTTER and THE HALF-BLOOD PRINCE
BUKU KEENAM
Penulis: J. K. Rowling
ALIH BAHASA: LISTIANA SRISANTI
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jakarta, Januari 2006
Cetakan Pertama
ISBN 979-22-1763-0
TARIAN LIAR NAGA SAKTI
(KISAH PARA NAGA DIPUSARAN BADAI BAGIAN III)
Oleh:
Marshal
Prolog
Kisah Para Naga di Pusaran Badai (KPNPB) sudah menyelesaikan Bagian I yang terdiri dari 22 episode dan Bagian II yang terdiri dari 25 episode. Tetapi, kisah itu sendiri masih belum usai. Masih terdapat banyak hal yang belum terselesaikan. Bahkan episode terakhir
HARRY POTTER dan ORDE PHOENIX
BUKU KE 5
JUDUL ASLI:
HARRY POTTER and tHE ORDER of THE PHOENIX
ALIH BAHASA:
LISTIANA SRISANTI
PENERBIT:
GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA 11 JANUARI 2004
ISBN 979-22-0652-5
PERANG BARU USAI
Dari korban-korban yang bergelimpangan dan puing-puing yang berserakan di segala penjuru, orang bisa tahu perang maha besar baru saja lewat. Keraton Baka luluh lantak rata dengan tanah. Umbul-umbul kerajaan Pengging yang berkibar diantara puing menandakan siapa pemenangnya.
Api-api belum sepenuhnya padam. Satu-satunya bangunan yang membuat ciri bahwa reruntuhan itu
Menceritakan tentang perjalanan pemuda bernama Bayu Samudra yang di takdirkan untuk menumpas angkara murka.
。SERI 1 : PETAKA DEWA IBLIS.
Mohon kritik & saran serta RATING dari para pembaca sekalian.
Terima kasih.
Sebelumnya izinkan saya untuk meminta maaf bila cerita silat yang akan saya upload mirip cerita lain baik tempat nama, tokoh ataupun beragam ilmunya
saya mencoba menulis cerita ini mudahan bisa menambah khasanah cerita silat dan bisa di terima oleh temen-temen pengunjung indozone ini
Terima Kasih