Mr. Iyus

HomeBacaanMr. Iyus

Nurslamet
14 April 2018 jam 5:28pm

Mr. Iyus

Prolog

Cerita ini hanya fiktif. Karangan dan imajinasi pengarang. Bila ada nama, tempat, waktu dan kejadian yang sama, hanya kebetulan.

Sinopsis

Mr. Iyus (baca: misterius) adalah seorang pemuda antah berantah yang tidak diketahui asal usulnya dan dari mana dia datang. Kehadirannya bagai angin. Datang dan pergi sesuka hatinya. Keberadaan dirinya sungguh misterius. Ditemani Sugeng, Iyus berpetualang ke berbagai pelosok.

Pembuka cerita

Mobil sport merah mengkilat, yang ku ketahui bernama Viper, melaju bagai anak panah membelah jalan beraspal yang masih sepi. Dashboardnya terbuka dan menampilkan peta jalan yang akan dilalui.
"Di depan kita ada sebuah desa bernama Rawa Subur. Sepuluh menit lagi kita akan sampai." suara Viper yang mirip robot. Indikator suara yang mirip ekualizer berkedip dan bergerak naik turun ketika Viper berbicara.
"Kita akan singgah dulu di desa itu." kata Iyus sambil mengunyah popcorn, makanan kesukaannya.
Viper yang masih dalam mode auto steering terus melaju membelah jalan beraspal yang masih lengang.

"Lima menit lagi." viper kembali bersuara.

Dalam hati aku benar-benar takjub. Sebuah benda mati bisa berbicara hanya karena ditanam program komputer dan intelejensi buatan. Bukan hanya itu, yang aku tahu, Viper adalah sebuah mobil robot tempur yang dilengkapi senjata-senjata pemusnah massal mengerikan. Dan satu hal lagi yang bikin aku takjub, geleng-geleng kepala dan tidak habis pikir, Viper terhubung dengan sebuah satelit mata-mata yang tidak terdeteksi oleh negara mana pun.

Sebelum aku banyak bercerita, aku perkenalkan namaku Sugeng. Seorang penggembala kambing yang hanya lulusan sekolah dasar. Sejak kecil, kedua orang tuaku sudah meninggal.

Aku dibesarkan oleh pamanku dan diberi tugas mengurus kambing-kambingnya. Sejak tamat SD, aku fokus menggembala kambing hingga kambing-kambing pamanku berkembangbiak menjadi banyak.
Setiap tahun dijual dan dipotong oleh paman. Namun dari hasil menjual kambing-kambingnya, aku tidak mendapat sepeser pun. Selain menggembala, aku pun kadang mengurus sawah dan ladang pamanku. Namun setiap kali panen, aku tidak pernah diberi atau mendapat bagian. Penderitaanku sebagai budak pamanku terus berlanjut sampai akhirnya aku "dijemput" oleh Iyus dan aku diajaknya berkelana. Ini adalah kisahku bersama Iyus. Selamat membaca!

Pengarang Nur s
Tamat Tidak
HitCount 4.289
Nilai total rating_4

Bab

1 Ratinem
Nurslamet 14 April 2018 jam 8:46pm

4 komentar

icon_comment Baca semua komentar (4) icon_add Tulis Komentar

#1
Nurslamet 14 April 2018 jam 6:03pm  

Ini adalah karya saya yang kedua setelah Sada. Awalnya saya akan menulisnya setelah sada selesai, namun cemas ide dan inspirasinya hilang, akhirnya saya tulis juga. Semoga berkenan di hati para suhu..

#2 avatar
mazlan 18 April 2018 jam 7:16pm  

Terbaikkk... sila teruskan...

#3 avatar
pauzi 4 Mei 2018 jam 8:42am  

Lunjut.. Ceritanya menarik

#4
Nurslamet 14 Juli 2018 jam 4:42am  

Terima kasih untuk para suhu yang telah memberi rating pada Mr. Iyus dan request melanjutkan ceritanya. Namun beribu-ribu maaf saya sampaikan, saat ini saya fokus di Sada dulu. Bila Sada telah tamat, Mr. Iyus saya teruskan. Demikian.