TARIAN LIAR NAGA SAKTIEpisode 13: Dua Lawan Satu (2)

Bab oleh marshall ditulis 2 jam lalu

Episode 13: Dua Lawan Satu (2)

Mendengar pertanyaan Pek Sin, Ceng Liong yang memang sudah menduga bahwa Pek Sin inilah tokoh dibalik Ilmu Cakar Dewa yang dimainkan kedua istrinya ketika bertarung tadi, terlihat merenung sebentar. Dia berusaha keras untuk mengingat-ingat kembali semua detail pertarungannya tadi, dan tidak lama kemudian, diapun berkata


I Shall Seal the HeavensSamudera Bima Sakti

Bab oleh zinandy ditulis 2 jam lalu

Bima Sakti Sea terletak di tengah-tengah tanah Selatan Heaven, membelah segala sesuatu menjadi dua benua, salah satu terdiri dari Lands Timur dan Capai Utara, yang lain dari Domain Selatan dan Gurun Barat.

Daerah diambil oleh Bima Sakti Sea besar, jauh lebih besar dari salah satu dari dua benua. Jika Anda membandingkannya


DRAGONS OF TANG DYNASTY (Da Tang Xuang Long Zhuan)Book 10 Chapter 7 – Returning To The Western Paradise

Bab oleh holistik ditulis 2 jam lalu

Luo Fang excitedly said, "This time our victory was an extremely close call, even I almost lose my life. Fortunately there was a mysterious scar-faced Daxia [great hero] who drew his saber to help us, attacking the bandits that their casualties are very heavy. As if he was feeling his


sang rajawaliTokoh-tokoh masa silam

Bab oleh si_hina ditulis 4 jam lalu

sekarang kita ikuti perjalanan Pengemis Tangan Sembilan yang tengah mencari adik-adik angkatnya.

setelah berlari sekitar tiga kentungan, tetua dari partai pengemis ini berhenti dalam hutan dibukit jalak.
setelah menyalakan api guna mengusir nyamuk.
ia pun duduk bersemedi. sesaat terdengar olehnya suara baju tersampuk angin.
"hemm... mungkin adi berdua telah datang..." gumamnya seraya membuka mata.
terlihat


sang rajawaliRencana Pertemuan

Bab oleh si_hina ditulis 5 jam lalu

setelah membantu murid-murid yang terluka dan mengebumikan yang tewas, ki Warso mempersilahkan para tetamunya memasuki ruang utama.

"bagaimana rencana kita selanjutnya tetua...???"
"hemm... lebih baik kita memberitahu masalah ini pada segenap perguruan terkemuka guna membicarakan rencana kita selanjutnya..." ujar Pengemis Tangan Sembilan.
"maaf guru... ananda ingin bertanya sesuatu..." sela Anggara.
"mengapa guru


SERULING RAJAWALI DAN TONGKAT NAGA SAKTIPenyesalan Yang Selalu Terlambat

Bab oleh Sigiro ditulis 12 jam lalu

Di sebuah kaki bukit di sebelah selatan pasar atau kota Buyan berdiri sebuah gedung yang sangat besar, sekeliling bangunan itu di batasi dengan tembok yang cukup tinggi dan gulungan kawat berduri ada di atasnya, hanya ada satu pintu untuk keluar masuk dari bangunan itu, dan di atas Pintu masuk itu


I Shall Seal the HeavensDewa Palsu dan Benar benar Dewa

Bab oleh zinandy ditulis 14 jam lalu

Siapa seluruh hidup, jalang?" Kata Meng Hao, membunuh mendidih niatnya. Pedang Qi turun, pemotongan bawah menuju ke10 Wang Clan Patriarch, yang saat ini diselimuti oleh kekuatan Gaharu.

Gemuruh naik ke langit sebagai Pedang Qi mendekati. Namun, itu kemudian bahwa angin hitam tiba-tiba bermunculan di sekitar ke10 Wang Clan Patriarch. angin cepat


Thian-Thie-Sim-Butek-Sin-kangKing Kongcu Yang Baik Hati

Bab oleh Barha ditulis 17 jam lalu

Orang yg cerdas akan selalu menghargai setiap karya tuhan, sekecil apapun itu adanya. Apa lagi sesama manusia kita harus saling merhagai dan menghormati, syukur2 sampai pada level menyayangi. Jika seseorang mampu membawa dirinya sampai pada level ini, maka sungguh bahagia hidupnya, bahkan, semua mahluk yg ada di kekaisaran langitpun akan


ENERGI SAKTI "KUNDALINI"BAB 6. Kematian Mang Wira (Tamat)

Bab oleh anak6medan ditulis 19 jam lalu

Dengan 3% kundalini saja, Mang Wira pernah mematahkan pedang hanya dengan lemparan pasir. Pernah pula melubangi pohon hanya dengan sentilan upil. Apalagi kini, Mang Wira sudah menguasai 5%! Dan ditambah lagi, dia sudah menguak sedikit rahasia mengeluarkannya yaitu dengan rileks. Maka jadilah ia seperti banjir bandang sebuah sungai, yang padahal


DRAGONS OF TANG DYNASTY (Da Tang Xuang Long Zhuan)Book 10 Chapter 6 – The First Drop of Tear

Bab oleh holistik ditulis 21 jam lalu

‘Crack! Boom! Bang! Bang!’
The sound of exploding firecrackers in the courtyard, mixed with the boisterous sound of shouting, cheering and applauding, woke Kou Zhong and Xu Ziling up from their slumber.
Kou Zhong sprang up from the bed, ran to the window, looked out and called, "Xiao Ling, come quick! The


Ulasan

Bacaan

Cerita Pendek

Statistik