CHEN XI adalah pembawa sial yang memancarkan kemalangan seperti obor memancarkan cahaya dan semua orang di sekitarnya mengetahuinya. Seluruh klannya dimusnahkan ketika dia masih muda dan tidak terlalu lama setelah itu orang tuanya menghilang. Kontrak pernikahannya? Puf! Robek dan hancur menjadi asap di depan mata semua orang di kota. Chen
Cerita Silat It Yang Cie atau Totokan Jari Tunggal ini merupakan hasil karya pengarang Sin Liong tahun 1977. Hasil karya ini merupakan bagian dari Serial Pemanah Rajawali dan merupakan kelanjutan dari Cersil Pendekar Aneh Seruling Sakti.
Semoga bermanfaat dalam menambah dan melestarikan khazanah bacaan di Bumi Nusantara tercinta. Selamat menikmati.
ANDU
Chapter Pembuka
Suara tangis bayi terdengar melengking tinggi seakan ingin mengalahkan deru badai dan ledakan guntur yang menggelegar. Tangis sang bayi menggetarkan dinding-dinding batu, seolah-olah bangunan
candi itu akan runtuh karena getaran suara si jabang bayi. Bahkan dari puncak hingga kaki gunung terjadi
getaran hebat, sepertinya gunung itu akan meletus atau tumbang. Rumah-rumah
Chapter Pembuka
Kayangan dibuat heboh oleh kasus skandal yang memalukan para dewa. Batara Kama yang berjuluk Dewa
Penyebar Rindu, kepergok sedang mojok dengan bidadari Subang Wulan. Padahal
bidadari Subang Wulan adalah bidadari kesucian, yang tidak boleh ternoda
sedikit pun. Bahkan ditaksir dalam
hati pun tidak boleh.
Subang Wulan
adalah lambang kebersihan dan
kehormatan para bidadari.
Karena terperangkap jurus
<{PANJI TENGKORAK}>
Kutukan Tiga kehidupan
Kehidupan ke tiga
Di benua Chang'an, manusia hidup sebagai hewan ternak dan budak bagi Hewan Primordial. Binatang buas ini ganas, haus darah dan sangat kuat, tetapi meskipun demikian, manusia berhasil menang dalam menghadapi keputusasaan.
Sebagai ras manusia tumbuh lebih kuat, Primordial Beasts melawan balik dengan keganasan tanpa henti, membangkitkan gerombolan binatang buas untuk terlibat
Hari telah larut malam. Seluruh
penduduk kampung telah tidur dengan
lelap. Sinar purnama memancarkan
sinarnya yang lembut keperakan. Serangga malam mengisi keheningan
malam dengan tembang-tembangnya yang membangkitkan rasa kekaguman manusia
terhadap suasana malam.
Suasana syahdu itu dibuyarkan oleh jerit tangis anak
kecil dari sebuah pondok yang letaknya terpencil dari pondok-pondok lainnya. Suara tangisan itu terdengar begitu
menyayat hati
Seorang bocah miskin dan biasa dari sebuah desa bergabung dengan sekte kecil di Jiang Hu dan menjadi Murid Tidak Resmi. Bagaimana Han Li, orang biasa sejak lahir, membangun pijakan untuk dirinya sendiri di sekte? Dengan bakatnya yang biasa-biasa saja, bagaimana ia akan berhasil melintasi jalur kultivasi dan menjadi abadi?
Ini adalah
Sinopsis
Sejak jaman dahulu, setan dan penggarap telah terlibat dalam pertempuran tanpa akhir dalam perebutan kekuasaan. Iblis telah mendatangkan malapetaka, menyebabkan jutaan manusia menderita — kanibalisme, pemerkosaan, pembunuhan anak-anak ... Tetapi ada tuan muda kedua dari keluarga Qin, Qin Yun, yang membenci setan karena masa lalunya ...
Qin Yun adalah pemilik pedang
Melanjutkan Jalan Simpang Di atas Bukit http://indozone.net/literatures/chapter/44174/