Home → Bacaan → Panji (New Sada)
Pengantar cerita
Kisah ini lanjutan dari Sada. Berkisah konflik di Sewupulo pasca meninggalnya Sada serta hancurnya kerajaan Sewupulo karena perang antara kerajaan Sewupulo melawan kerajaan Galuh Mandala yang dipimpin Prabu Panji Kertapati.
=======
Perang, dimanapun, selalu membawa kesengsaraan dan penderitaan. Baik bagi yang terlibat langsung ataupun tidak. Bagi rakyat jelata dan masyarakat awam. Semua terkena dampaknya. Ungkapan yang menang menjadi arang dan yang kalah menjadi abu cukup menggambarkan bahwa perang itu merugikan keduabelah pihak.
Inilah sekelumit kisah perang akbar Sewupulo-Galuh Mandala yang menelan korban jiwa tak terhitung jumlahnya...
=======
Di dasar sebuah jurang sesosok tubuh remaja lelaki tergeletak bersimbah darah. Wajah dan tubuhnya rusak parah. Sang remaja dalam kondisi sekarat.
Tepat ketika sang remaja menghembuskan nafas terakhirnya, sebuah cahaya masuk ke tubuhnya. Tubuh sang remaja kelojotan. Tangan dan kakinya bergerak-gerak. Sepasang matanya yang baru saja terpejam terbuka kembali. Sang remaja bangun dan duduk.
Wajah dan tubuhnya yang rusak perlahan kembali ke keadaan semula. Seraut wajah tampan dan tubuh tegap kini kembali terlihat.
Sang remaja bangkit dan berdiri. Ditatapnya tebing jurang yang tinggi menjulang.
"Betapa malang nasibmu, nak. Harus mati dengan cara seperti ini," gumam sang remaja berbicara pada dirinya sendiri.
"Tapi biarlah aku yang meneruskan kisah hidupmu. Membalaskan sakit hatimu pada orang-orang yang telah mencelakakanmu," kata sang remaja sambil menjejakkan kakinya ke bebatuan. Seketika tubuhnya melayang naik.
Sang remaja kembali menjejakkan kakinya ke tebing jurang. Kali ini tubuhnya melesat naik. Tubuh sang remaja salto dan jumpalitan di udara kemudian mendarat mulus di tepi jurang.
Sang remaja berdiri tegak. Di depannya terbentang jalan setapak yang menghubungkannya dengan sebuah jalan. Beberapa kuda terlihat menjauh dan menghilang di tikungan.
"Tubuh baru, cerita baru...." gumam sang remaja, "Sekarang, panggil aku dengan nama... Panji! Panji Kertapati!" usai berkata, tubuh Sang Remaja melesat mengejar beberapa kuda yang baru saja menghilang di tikungan. Tubuhnya melayang di atas permukaan jalan. Ya, dia tidak berjalan tetapi terbang!
.
.
.
Pengarang | Nur S |
---|---|
Tamat | Tidak |
HitCount | 40.893 |
Nilai total | ![]() |
Baca semua komentar (65)
Tulis Komentar
#61 | ![]() |
RudyNW
21 Juni 2019 jam 12:52pm
 
Keren... Lanjut... Tuntaskan... |
#62 | ![]() |
Shizuka
30 Juni 2019 jam 8:28am
 
usul panji vs samuraii , , , |
#63 | ![]() |
AangB370
30 Juni 2019 jam 1:26pm
 
Cerita yang inovatif. Cerita panji memang beda dan berani keluar dari pakem cersil pada umumnya. Suhu nur memilih format mini web novel dan cerita yang unik dan khas. Selama ini cerita sada atau panji sulit dibajak atau dicopas ke web lain karena formatnya tidak mengikuti standar web novel. Sepertinya suhu nur sengaja cerita sada hanya untuk tayang di indozone saja. Tetap semangat dan terus berkarya suhu. Di indozone suhu sudah punya fans tersendiri. Terus membuat cerita2 yg unik dan khas |
#64 | ![]() |
Indra_prasetya
2 Juli 2019 jam 6:25pm
 
Menunggu update |
#65 | ![]() |
Arifbudiman
4 Juli 2019 jam 5:28pm
 
Terima kasih sudah update |