Home → Bacaan → Kang-lam Tjiu-Hiap (Tamat)
Kemudian tiba-tiba pemuda itu membentak keras dan dari mulutnya tersemburlah arak yang diminumnya tadi dan para penjaga kini bengong dan memandang dengan mata terbelalak karena terdengar pekik kesakitan dan lima orang di antara tujuh pengeroyok itu segera melemparkan pedangnya atau goloknya dan menggunakan tangan untuk menutupi muka mereka sambil merintih-rintih kesakitan. Ternyata bahwa semburan arak itu bagaikan jarum-jarum tajam menusuk-nusuk muka mereka, bahkan yang tidak keburu memeramkan mata ada yang rusak matanya bagaikan ditusuk jarum.
Cerita ini merupakan hasil karya pengarang besar Asmaraman S. Kho Ping Hoo tahun 1961.
Semoga dapat bermanfaat dalam menambah khazanah bacaan di bumi nusantara tercinta. Selamat menikmati.
Pengarang | Kho Ping Hoo |
---|---|
Tamat | Ya |
HitCount | 36.813 |
Nilai total | ![]() |
Baca semua komentar (24)
Tulis Komentar
#20 | ![]() |
adittya
20 April 2012 jam 6:50pm
 
sedih banget hiks..hiks..hiks.. |
#21 | ![]() |
bundaiyan
10 Mei 2012 jam 7:47am
 
cerita yg mengharu kn...... Adminx pervec... |
#22 | ![]() |
cedoel
12 Mei 2015 jam 3:24pm
 
|
#23 | ![]() |
CersilKPH
31 Mei 2016 jam 4:22pm
 
Bagi rekan-rekan yang memiliki akun Facebook, mari gabung di Group Cersil Kho Ping Hoo |
#24 | ![]() |
ragilcitra
31 Mei 2016 jam 7:42pm
 
Untuk melihat LINK CERITA KARYA-KARYA KHO PING HOO lainnya, Disini |