S Diary

HomeUlasanFilmS Diary

Azalae
18 Januari 2005 jam 12:59pm

Sutradara: Kwon Jong Gwan 권종관
Pemain: Kim Seon Ah 김선아, Lee Hyeon Wu 이현우, Kim Su Ro 김수로

Jini (Kim Seon Ah) baru saja putus dengan pacarnya pas di hari anniversary pertama mereka. Si ex-boyfriend merasa Jini terlalu nagging. Selalu bertanya "Apa kamu cinta aku?", mengirim bertumpuk surat dengan tulisan "Apa kamu cinta aku?", menelpon tiap saat dan bertanya "Apa kamu bener cinta?" sampe akhirnya dia ga tahan. Jini merasa ia tidak bersalah dan mengatakan bahkan itu tandanya dia care. Sblom pergi meninggalkan, ex-bf menyarankan Jini menghubungi pacar2 lama dia untuk mengerti.

S Diary bukan cerita romance seperti umumnya. Bukan juga cerita komedi. Unsur humor sangat terbatas dan terfokus pada akhir film. Mungkin ini adalah karya experiment dari Kwong Jong Gwan menyelidiki kehidupan normal seorang wanita dan kisah cintanya. Ato mungkin juga hanya karya iseng karena keabisan ide? Awal cerita memang condong pada kemungkinan pertama tapi makin lama melihat terus terang aja gue makin bingung ama arah cerita. Mungkin Kwong merasa harus menambah unsur komedi supaya film laku dan memotong faktor keseriusan yang terlihat terlalu nyata dan dapat membuat hati penonton gelisah? Terutama bagi mereka yang pernah mengalami hal serupa.

Setelah putus, malam harinya terlihat Jini dalam proses self-denial. Ia berulang kali berkata keras "Tidak mungkin aku salah!" dan dalam diary menulis bahwa ini kesalahan ex-bf yang tidak bisa menerima cinta jelas aja tidak dapat memberi cinta. Namun dalam hati ia pun bertanya2. Akhirnya pergilah ia membuka catatan lama.

Cinta Pertama

Kembalilah kita ke taon 1995 -- berhubung film ini direlease taon 2004 (dan mungkin dibuat taon 2003) berarti kisah 8-9 taon sblomnya. Jini naksir dengan seorang pengajar musik di gereja, Gu Hyeon (Lee Hyeon Woo), yang muda dan menawan. Jini bilang pada mamanya kalo dia butuh guru tutor untuk pelajaran inggris. Tentunya tidak lupa memberi hint bahwa Hyeon jago inggris.

Suatu hari mama Jini pergi ke luar kota dan rumah ditinggal pada Jini selama dua hari. Siang itu ia mengenakan pakaian longgar tanpa lengan dan duduk dekat selama tutoring. Melihat hal ini Hyeon tidak dapat lagi menahan diri dan hilanglah keperawanan Jini. Tidak disebutkan umurnya pada saat itu tapi kayanya sekitar SMA.

Malang bagi Jini, tampaknya Hyeon menyesali hal tersebut tidak lama meninggalkannya. Beberapa hari kemudian tiba kabar bahwa Hyeon telah memasuki sekolah keagamaan untuk menjadi pastor. :o

Di sini terkesan meskipun Jini masih muda dan malu2 tetapi ia tidak menolak hal itu terjadi. At least ingin menjalin hubungan dengan Hyeon. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah Hyeon sadar bahwa Jini mencintai dia ato hanya nafsu belaka. Cinta Jini juga apakah murni ato karena naksir sekilas aja. Terutama pada usia di mana abg gampang dipengaruhi dan cewe muda banyak kagum melihat cowo lebih dewasa.

Cinta Kedua

Jeong Seok (Kim Su Ro) sangat menyukai automobile. Mungkin saja cinta pada sepedamotornya lebih besar daripada cinta dia pada Jini. Ketika telapak tangan Jini menyentuh kaca sepedamotor dan mengotori, Seok marah2 dan membersihkan kaca dengan menggunakan scarf yang sedang dipake Jini. Mungkin bagian ini dipercepat, tapi dalam dua menit melompat dari Jeong Seok pertama kali memberi hadiah -- proses pendekatan -- pada jini, sampe akhirnya mereka tinggal berdua dan direstui oleh mamanya.

Bagian ini memang tidak lama seperti hubungan mereka yang tidak lama. Hubungan sehari2 hanya terkesan Jeong Seok either memperbesar otot ato minta hubungan sex terus. Sampe akhirnya di dekat hari pernikahan, Seok kabur dan ternyata menikah sama cewe lain yang kaya. Tanpa penjelasan dan tanpa pemberitahuan langsung pada Jini yang hatinya hancur.

Sebenarnya apakah arti rentetan "cinta" ini? Kesannya Jini adalah salah satu cewe paling malang di dunia yang selalu menemukan cowo berengsek. Ato memang dari awal hubungan mereka tidak didasari cinta dan hanya nafsu aja.

Cinta Ketiga

Rupanya tiap hubungan Jini berbeda2. Kali ini dengan Yu In (Yu Kong -- Spygirl) seorang pelukis grafitti muda yang ingin menjadi komikus terkenal. Memang muda bahkan lebih muda dari Jini sendiri. Contoh klasik "Love at Fist Lust". :giggle: Mereka ketemu, mereka saling bernafsu, mereka ke rumah Yu In, dan mulailah lembar baru kisah "cinta" Jini. Singkat cerita, karena perbedaan umur hubungan ini sulit bertahan lama. Dan didorong dengan Yu In yang kayanya nyeleweng dengan cewe lain. :p

Sekarang

Setelah mengingat ketiga bekas pacarnya dan kembali bertemu, Jini pun jatuh dalam depresi. Ketiganya tidak menghendaki Jini kembali.

Gu Hyeon telah menjadi pastor dan tidak mungkin untuk kembali menjalin cinta. Bahkan menyesali kejadian hari tersebut dan mengatakan bahwa itu dosa. Jeong Seok telah menikah dan menjadi polisi lalu lintas. Ia takut kalo dicurigai oleh istri ato ayah mertua akan diceraikan dan ditinggal tanpa uang. Yu In sudah bosan dengan Jini dan menolak dikekang oleh wanita lebih tua.

Setelah berhari2 sedih dan merenungi nasib akhirnya timbul niat untuk membalas dendam. Dengan alasan untuk lepas dari depresi dan mengalahkan masa lalu ia harus memberikan perlawanan. Di sinilah faktor komedi baru masuk. Jini membuat perhitungan tentang aktivitas mereka di masa lalu dan menagih biaya.

Tentu saja ketiganya menertawakan dan menolak membayar. Mulailah diadakan terror untuk menagih. Minuman Gu Hyeon diisi Viagra belasan pil, mobil Jeong Seok dicoret2, dan anjing kesayangan mama Yu In diculik.

Okay akhirnya pada bagian ini gue bener2 bingung ama makna cerita. "Penyelesaian" masalah Jini adalah pranks. Menuntut ganti rugi berupa uang untuk segala sex yang diberikan -- tidak berbeda jauh dengan wanita panggilan. Apakah dengan demikian hal tersebut akan dapat menutup dan mengobati luka di masa lalu?

Kalo film ini berusaha serius dan bertujuan mengulas nasib Jini dan ketiga cinta gagal masa lalunya, mengapa ending konyol yang tidak menentu? Kalo emang pengen bikin film komedi, kenapa ga dari awal. Apalagi tema film kayanya kurang cocok untuk dibuat lelucon.

Anyway ada satu hal bagus di film ini, jadi diselamatkan dari cap total rubbish. :giggle: Setelah mengingat masa lalu yang buruk dan membandingkan dengan cinta terakhir yang baru putus beberapa sblomnya, Jini mulai merasa ia telah melakukan kesalahan besar. Pacar keempat jauh lebih bagus dari yang lalu. Dalam flashback hubungan mereka, diperlihatkan cintanya (mungkin) murni. Mungkin karena trauma dengan pengalaman buruk, Jini takut hal ini tidak akan berlanjut lama dan tidak dapat mempercayai nasib baiknya. Maka ia berulangkali bertanya "Apakah kamu benar cinta aku?" untuk memastikan hal ini. Ironisnya, hal inilah yang menyebabkan kehancuran hubungan mereka.

(Image:http://img141.exs.cx/img141/4964/photo17251av.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/4373/photo17260az.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/8387/photo17275ot.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/9665/photo17282sp.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/5818/photo17296wp.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/7549/photo17300wi.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/1176/photo17313rk.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/4562/photo17329sd.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/7493/photo17335kf.th.jpg) (Image:http://img14.exs.cx/img14/1749/photo17347ai.th.jpg) (Image:http://img99.exs.cx/img99/4687/photo17354cm.th.jpg) (Image:http://img99.exs.cx/img99/4144/photo17362cz.th.jpg)

Nilai 2 stars
Kategori Film
Negara Korea
Tahun 2004
HitCount 2.002

Belum ada komentar

icon_add Tulis Komentar