Home → Ulasan → Novel → The Bartimaeus Trilogy – The amulet of Samarkand
The Bartimaeus Trilogy.
by Jonathan Stroud
Sering membaca buku tentang penyihir? Yang menceritakan tentang kehidupan penyihir beserta mantra-mantranya, makhluk-makhluk halus seperti peri, naga, jin dll. Semua dari sudut pandang kehidupan penyihir.
Bagaimana kalau yang beda? Kita lihat dari sudut pandang jin, makhluk yang bisa hidup berabad-abad tampa menua ataupun mati, tentu dengan kecerdasan para jin yang licik dan gak mau rugi. Ingat cerita Jin lampu yang akan mengabulkan 3 (tiga) permintaan, yang tentu saja permintaan-permintaan tersebut diartikan seperti penalaran mereka, sehingga sering terjadi apa yang diminta tidak sesuai dengan apa yang dikabulkan.
Nah The Bartimaeus Trilogy – The amulet of Samarkand ini bercerita tentang jin yang bernama Bartimaeus yang telah hidup 5.000 tahun dan menyaksikan kehidupan kita manusia dari sengsara, berjaya kemudian runtuh, kemudian jaya lagi, yak terus berulang-ulang sampai sekarang. Bartimaeus ini dapat menyaksikan semua itu karena namanya telah diketahui manusia-manusia penyihir yang kemudian memanggil dia melalui ritual-ritual kemudian menjadikannya sebagai budak. Tentu saja masih ada makhluk-makhluk lain selain dia yang juga dipanggil dan ada pula makhluk-makhluk lain yang tidak pernah dipanggil karena tidak diketahui kekuatannya dan juga karena hamper tidak ada manusia-manusia yang dapat mengontrol mereka dan menjadikan mereka sebagai budak mereka.
Bartimaeus ini termasuk yang ceria, pintar, banyak akal. Tentu saja seperti setiap makhluk yang ada didunia ini dia selalu mencari cara untuk mengakali manusia yang memanggilnya untuk dijadikan budak.
Kita sebagai manusia biasanya semakin tua makin bijaksana, tapi bukan tidak mungkin malah makin yang aneh-aneh. Tentu hal itu tidak sama dengan jin, bukan berarti mereka hidup dalam waktu yang berbeda, terutama si Bartimaeus ini.
Saat ini dibuku pertama The Bartimaeus Trilogy – The amulet of Samarkand ini, Bartimaeus dipanggil oleh seorang anak kecil kurus dan sepucat mayat yang bernama Nathaniel, yap nama anak tersebut Nathaniel. Perlu diketahui dalam dunia buku tersebut nama yang didapat dari lahir oleh penyihir harus dirahasiakan rapat-rapat, tidak boleh ada yang tahu, kalau sampai penyihir lain atau makhluk-makhluk seperti jin, demon dll mengetahuinya maka penyihir tersebut akan dapat dimanipulasi oleh yang mengetahui namanya. Sehingga jin yang dipanggilnya bisa tidak menurut atau membalas dendam kepada penyihir yang telah memanggilnya apabila jin tersebut mengetahui namanya.
Dan Bartimaeus ini mengetahui nama si anak kecil tersebut, alu bagaimana? Ya melawan dong, tapi kenapa jadi satu buku setebal 511 halaman? Ya tentu karena si anak kecil bernama lahir Nathaniel, dan bernama resmi John Mandrake ini dapat menemukan cara agar Bartimaeus ini tetap menjadi budaknya.
Untuk apa si anak kecil memanggil Bartimaeus? Tentu karena reputasi Bartimaeus di kalangan sejarah penyihir bagus, dan karena Bartimaeus lha jin kelas menengah yang dapat dipangilnya. Kelas? Ya bagi jin demon dan lain lain ada kelasnya makin kecil kelas jin-nya makin gampang dipanggil dan dimanipulasi. Dan alasan lain? Tentu yang berkaitan dengan judul buku ini The Amulet of Samarkand. Apa hubungannya? Bagaimana bisa? Ok baca aja buku ini.
Opini:
Buku ini buagus , jangan lupa untuk membaca catatan-catatan kakinya ya’ ceritanya menegangkan, lucu and bikin gemes, coba masa ada jin yang berkata dia yang memberi saran kepada Odysseus untuk membuat kuda Troy. Tapi mungkin juga, kenapa nggak? Wong kita manusia biasa mana bisa liat dan bicara dengan jin dan sebangsa makhluk lain sejenisnya (tapi saya memilih gak bisa
). Setting ceritanya jaman sekarang dan of course London (England) biasa lha semua peri dan lain-lainnya berasal dari sana. Kalau dikita kan namanya dukun dll. Hehehe…..
Pokoknya bagus, gaya berceritanya alurnya gampang di cerna, walaupun awalnya agak membosankan. O’iya dibuku ini di ceritakan dalam 2 (dua) sudut pandang yaitu si Nathaniel dan Bartimaeus, tapi 80% dari bartimaeus.
Di negeri sononya udah terbit lengkap tiga-tiganya. Judul untuk buku kedua dan ketiga adalah The Golems Eye dan Ptolemys Gate. Untuk yang juga tertarik mari sama-sama berdoa supaya Gramedia mau menerbitkannya secepatnya hehehe
Nilai | ![]() |
---|---|
Kategori | Novel |
Negara | Amerika Serikat |
Tahun | 2007 |
HitCount | 10.816 |
Baca semua komentar (1)
Tulis Komentar
#1 | ![]() |
Jojon
20 Juni 2007 jam 9:25pm
 
Bagus bukunya gue dah baca sampe trilogynya. |