Yang Terlupakan

HomeUlasanNovelYang Terlupakan

rhuchubby
1 April 2014 jam 12:45pm

Berikut adalah hal-hal atau tokoh-tokoh dari wuxia yang saya baca yang entah bagaimana 'terlupakan' oleh penulisnya. Mereka diabaikan begitu saja sehingga sampai akhir cerita nasib mereka menjadi tidak jelas.

Pendekar Muka Buruk / Pendekar Berwajah Seribu
- Giam In Kok menyuruh Giam In Kian untuk berlatih seorang diri ditempat yang tersembunyi, kemudian berjanji akan menjemputnya atau akan bertemu didunia persilatan guna menuntut balas bersama-sama . Mungkinkah karena tempat In kian berlatih terlalu tersembunyi dan dia juga terlalu serius berlatih sampai lupa waktu sehingga lupa akan tujuannya menuntut balas? Atau Giam In Kok sudah keenakan menjadi ketua perguruan besar dan memiliki banyak istri sehingga melupakan sang adik?

-Thian Lan dan Thian Hui tidak diketahui lagi keberadaannya setelah mereka berpencar dengan Giam In-kok. mungkinkah kesasar?

Menuntut Balas
- Sewaktu turun gunung, Cia In-gak membawa sebilah pedang lunak Ouw Kim Joan-kiam pemberian gurunya yang dililitkan dipinggang. Anehnya pedang ini tidak pernah disinggung lagi dalam cerita.

- Cia In Gak berjanji akan menjadi comblang dan menyerahkan kembali Lo Siang Bwee kepada tunangannya, Tonghong Giok Kun. Tapi sampai akhir cerita Lo Siang Bwee tidak juga kembali pada Tonghong Giok Kun. Mungkinkah karena Lo Siang Bwee terlalu cantik sehingga Cia In Gak merasa sayang untuk mengembalikannya?

Rahasia 180 Patung Mas
- Lok Cing-hui ada maksud menjodohkan muridnya su Kiam-eng dengan In Ang-bi. In Ang-bi juga ada hati terhadap Su Kiam-eng, tapi karena keberadaan Gak Sik-lam yang belum ditemukan, In Ang-bi enggan untuk menikah.
Pada akhir cerita, Gak Sik-lam dan isterinya akhirnya ditemukan. Tapi Lok Cing-hui hanya membahas perjodohan Su kiam-eng dengan Ih Keh-ki dan Kalina. Lalu bagaimana nasib In Ang-bi?

Pendekar Kidal
- Giok Lan, Congkoan Pek Hoa Pang bersumpah tidak akan bersentuhan dengan pria lain selain Thi Kun Gi. lalu mengapa dia menerima lamaran Kho Keh Hoa yang diajukan oleh Yong King-tiong? Lupa dengan sumpahnya?

Pendekar cacad
- Yu Hong-hong dari Tiong-yang-hwe mencintai sang Hwecu, Bong Thian-gak, dan mengikutinya kemanapun dia pergi.
- Oh Cian-giok, sumoay dari Bong Thian-gak yang juga mencintainya, jatuh ketangan iblis, ternoda dan terhina.

Tapi kemudian nasib mereka berdua tidak jelas karena pada akhir cerita Bong Thian-gak malah mengasingkan diri dengan kedua istrinya tanpa mengingat nasib Sumoaynya dan juga Yu Hong-hong.

++12/04/14
Bujukan Gambar Lukisan / Lambang Penangkal Maut
-Menjelang ajalnya, Yan Hong merasa menyesal dan bersalah. Ia kemudian meminta Lie Tiong Hoa agar memperhatikan adikknya (Yan Hee), tentu saja dengan maksud merangkapkan jodoh. Tapi Lie Tiong Hoa yang menerima baik2 pesan tersebut tidak pernah mencari tau keberadaan nona Yan. Malah sampai tamat Yan Hee tidak pernah disinggung2 lagi dalam cerita.

Nilai 2 stars
Kategori Novel
Negara China
Tahun 2014
HitCount 1.645

2 komentar

icon_comment Baca semua komentar (2) icon_add Tulis Komentar

#1
Duzel 1 April 2014 jam 7:27pm  

memang begitulah "penyakit" yang banyak dimiliki oleh para penulis cersil. kebanyakan para penulis itu terkesan tidak serius dalam menangani nasib akhir para tokoh2nya. Rasanya hanya chin yung saja penulis yang secara rinci dan serius menceritakan nasib akhir para tokoh2nya, walaupun cuma tokoh figuran sekalipun. Kalau liang yu sheng karna novel2nya berkelanjutan, jadi wajar kalau dalam satu novel ada tokoh2 yg nasibnya tidak jelas, karna penulis akan menjelaskan di novel berikutnya. yg parah itu gu long. sepertinya dia hanya peduli pada nasib akhir tokoh utamanya saja, dan melupakan tokoh2 lain termasuk tokoh2 penting sekali pun.

#2 avatar
afdal 4 April 2014 jam 1:05pm  

nasib figuran...