Home → Ulasan → Novel → End... Selamat Tinggal.
Hai, kawan. Setelah beberapa waktu gw menyadari bahwa tulisan gw mungkin sangat buruk untuk di baca. Ini sangat memalukan memang untuk seorang pemula yang baru di bidang menulis, setelah beberapa saat yang lalu gue terasa tidak bersemangat lagi untuk menulis.
Mungkin itu hanya angan untuk diri gw berkarya di bidang penulis. Gw sadar akan tulisan gw sendiri. Hahahaha, mood gw ancur untuk menulis sekali lagi. Dulu gw juga pernah menulis tapi hanya segelintir orang yang membaca dan membawa komentar pedas yang menghina. Yang berkomentar beginilah begitulah. Sekarang gw juga mau berhenti lagi, karena ada yang pm gw menyatakan cara penulisan gw lebih ancur dari pada mereka.
Terima kasih untuk telah membaca Emperor Martial God dan First Heaven Emperor in the Three Realms.
Mungkin ada yang bisa bilang gw egois. Kalau ada yang mau Emperor Martial God di lanjut silahkan berkomentar mungkin itu juga akan jadi pertimbangan untuk melanjutkan nya.
Gw sudah berusaha keras untuk yang terbaik namun gw gagal setelah dua kali menulis. Hahahaahaaa..
Selamat Tinggal, dan sampai aku menjadi lebih baik mungkin aku kembali menulis.
Nilai | ![]() |
---|---|
Kategori | Novel |
Negara | Indonesia |
Tahun | 2018 |
HitCount | 191 |
Baca semua komentar (6)
Tulis Komentar
#2 | ![]() |
Nurslamet
30 Agustus 2018 jam 2:15pm
 
Hal seperti ini pernah juga dialami oleh saya yang down ketika karya jerih payah kita tidak mendapat sambutan seperti yang kita harapkan. Ini hal yang pasti dialami oleh setiap pengarang diawal kemunculannya, namun ini adalah hal yang biasa dan sebagai proses ujian bagi kita sebagai pengarang pemula. Untuk saya pribadi, sekarang tidak begitu memikirkan hasil akhir. Yang penting tetap berkarya dengan segenap kemampuan. Sebagai sesama pengarang pemula, saya hanya bisa berkata: "Tetap dan terus berkarya. Ingatlah, pelangi itu timbul setelah hujan. Dan kupu-kupu yang kita liat sekarang, dulunya adalah kepompong. Apa pun hasil dan penilaian sidang pembaca, kita yang masih kepompong jangan berhenti atau mati sebelum menjadi kupu-kupu. Jadi terus belajar memperbaiki dan meningkatkan kasta kepenulisan kita. Kita sama-sama belajar untuk kualitas yang lebih baik. Tetap semangat!" |
#3 | ![]() |
Ray_ruben
30 Agustus 2018 jam 2:56pm
 
Gw melihat ancurnya emperor martial god mulai masuk chapter 11.1 yg ada konten dewasanya (walau tidak terlalu vulgar). Awalnya sambutan cukup bagus, tapi sejak chapter dg konten dewasa itu tayang, emg anjlok. Indozone memang bukan taman bacaan para malaikat, tapi mayoritas warga indozone tidak menghendaki ada konten dewasa. Untuk memberangus mungkin tidak bisa, tetapi aksi protes terselubung warga indozone pasti bisa. Salah satunya mungkin dengan ga membaca emg lagi dan memberi rating buruk. Saran gw sih hati2 dg konten dewasa karena warga indozone generasi sekarang mayoritas (klo gw pake persen, 60%) ga pengen indozone ada konten dewasanya. Ini pendapat pribadi gw. |
#4 | ![]() |
wang888
31 Agustus 2018 jam 8:29am
 
Pelan-pelan saja nulisnya Bro. Jangan semangat pudar dong, apalagi menyerah. Semangat dong.. |
#5 | ![]() |
Jetkul
31 Agustus 2018 jam 10:22am
 
Kalo pembacanya aneh, kita pun harus aneh. Udah dikasi bintang satu, masih aja menulis. Itu kan aneh. Wkwkwk... Tetap semangat dan lanjut bro.. Anggaplah ini ujian buat kita sebagai pengarang. Guru besar KPH sebelum menjadi master dan legendaris seperti yg kita kenal, pasti mengalami juga hal yg seperti ini. Jadi jgn brhenti sblm terkenal. Lanjut... |
#6 | ![]() |
Pvtr4b4m4sc0
9 Oktober 2018 jam 7:32pm
 
Kadang tidak berkoment,lebih baik dr pd berkomeny tp gak ada manfaatny, |