Home → Ulasan → Film → The Passion of the Christ
Synopsis:
Kisah sengsara, dua belas jam terakhir kehidupan Yesus orang Nazareth, dimulai dari saat Yesus berdoa di Taman Getsemani. Dikhianati oleh Yudas dengan ciuman, Yesus ditangkap, diadili, disiksa dan dihukum mati di kayu salib.
Opini:
Synopsis sengaja tidak dibuat panjang lebar dan detail, karena ini cerita yang semua orang juga sudah tahu. Justru di situlah letak seninya menonton film ini. Film yang ceritanya sudah bisa ditebak alur ceritanya, tapi sama sekali tidak membosankan dan berhasil membuat penonton tegang di sepanjang film. James Caviezel yang mengemban tugas berat memerankan Yesus sangat bagus menunjukkan sisi manusiawi Yesus sekaligus sanggup menampakkan keilahiannya.
Yang jelas membedakan film ini dengan film tentang Yesus yang sudah-sudah, adalah kecanggihan grafisnya. Kebrutalan di dalam film ini berbeda dengan kekerasan film-film Hollywood biasanya. Tiap cambukan yang ditujukan pada Yesus terlihat begitu nyata, siapapun yang melihatnya tak akan sanggup menahan rasa iba. Adegan-adegannya begitu dipercaya oleh mata, tapi sama sekali kita tak bisa berbuat apa-apa untuk menolong manusia yang malang itu. Sangat menyentuh hati setiap kali memandang wajah Maria ibunya (Maia Morgenstern) yang menyaksikan semua kekejaman yang ditujukan pada anaknya.
Film ini keseluruhan berbahasa Latin dan Aram dengan subtitle, usaha Mel Gibson untuk membuat film ini seotentik mungkin.
Musik sangat bagus dan sesuai dengan tema film. Pemandangan kota Yerusalem dan bukit Golgota juga digarap secara apik.
Beberapa hal yang buat saya agak mengganggu. Pertama, peran Maria Magdalena (Monica Bellucci) terlalu mengambil banyak porsi film, yang seharusnya tidak perlu. Sebentar-sebentar diperlihatkan wajah Maria Magdalena menangis tersedu-sedu di kaki salib. Buat saya agak mengganggu.
Kedua, 2 penjahat yang disalibkan bersama Yesus hanya memanggul separuh salib. Sedangkan yesus memanggul salib yang sudah berbentuk salib. Sungguh tidak adil, dan rasanya tidak sesuai dengan kenyataan. Tak akan ada orang yang kuat memanggul benda seberat itu meski dibantu Simon dari Kirene sekalipun.
Ketiga, saya mengira Mel akan merubah persepsi orang dalam hal paku Yesus di salib. Setahu saya, Yesus disalibkan dengan dipaku pada pergelangan tangannya, bukan pada telapak tangannya, karena kalau pada telapak tangan pasti mudah merosot.
Lepas dari itu, menurut saya untuk sebuah film, The Passion of Christ ini adalah sangat sempurna. Ada beberapa tambahan adegan yang tidak ada di Perjanjian Baru, tapi itu tidak mengganggu jalannya cerita, justru sebaliknya.
Untuk menilai lebih dalam lagi, film ini bukan hanya sebuah film, bukan hanya sebuah cerita, karena menonton film bertemakan religius seperti ini, secara sadar maupun tidak sadar pasti ada pesan-pesan moral yang buat penonton adalah pengalaman emosi pribadi masing-masing. Perlu diingat bahwa film ini dibuat oleh Mel Gibson mengacu pada Injil, di mana Injil ini pun bukanlah laporan sejarah, melainkan narasi kesaksian orang-orang yang paham dan percaya bahwa sengsara dan kematian Yesus terjadi dalam rangka pengabdiannya untuk membangun kembali hubungan baik antara manusia dan Allah. Kisah tragis manusia yang tak berdosa ini dibuat bukan supaya orang-orang untuk terharu, mengasihani dan meratapinya, tapi justru untuk membuat orang-orang (apakah mereka pengikut Yesus maupun tidak) makin peka menyadari kemerosotan kemanusian yang disebabkan oleh kekuatan-kekuatan jahat.
Menurut saya, film ini bukan anti-semitik seperti yang didebatkan banyak orang. Bagaimana bisa menjelek-jelekan orang Yahudi, bahkan Yesus dan murid-muridnya pun adalah orang Yahudi. Dari sudut manapun, mengadili dan menghukum mati seseorang yang tak berdosa, lepas dari siapa Yesus itu, adalah salah. Bukan keyahudiannya yang menjadi masalah.
Info
Mungkin film ini bukan untuk orang yang tak sanggup melihat kekerasan. Waktu menonton di bioskop, selain banyak orang yang menangis, ada seorang ibu yang pingsan sampai harus dibawa ke luar ruangan untuk dirawat.
"Lihat Ibu, Aku membuat semuanya menjadi baru"
Nilai | ![]() |
---|---|
Kategori | Film |
Negara | Amerika Serikat |
Tahun | 2004 |
HitCount | 1.919 |