Home → Ulasan → Serial → Meteor, Butterfly, Sword (Liu Xing, Hu Die, Jian)
Cast:
Adam Cheng -- Sun Yi Po
Allen Ting -- Meng Sing Hun
Norman Tsui - Wan Pang Wang
Synopsis: Sekelompok pembunuh bayaran yang diketuai oleh Gao Lao Da mendapat order untuk membunuh salah satu tokoh dunia persilatan, Sun Yi Po. Meng Sing Hun yang mendapat tugas tersebut, jatuh hati dengan seorang gadis cantik (Kupu-Kupu/HuDie) yang tinggal di hutan dekat situ. Selain itu, Meng Sing Hun juga berkenalan dengan Yu Er, cewek lincah anak ketua Wan Pang Wang dari partai 12 Rajawali Terbang. Cerita bergulir ke intrik-intrik pemberontakan di kedua partai tersebut, dan dibumbui dengan kisah cinta segitiga antara Meng Sing Hun-Hu Die-Yu Er.
Cerita ini diangkat dari novel berjudul sama karya Khu Lung (Gu Long).
Pertama kali melihat film silat ini, saya sempat mengira kalau ini adalah produksi tahun 80-an. Selain menggunakan aktor-aktor veteran yang tampangnya masih sangat sangat kinclong (Adam Cheng muda banget wajahnya!!!!), film ini juga menggunakan hand-on-hand combat, jauh dari penggunaan jurus bersinar-sinar yang 'merusak' pemandangan. Kostum yang digunakan juga bukanlah kostum ajaib a la silat modern, walaupun harus diakui bahwa beberapa tokoh memiliki tata rambut yang cukup...... mencengangkan (duh, apa sih maunya poni Yu Er yg asimetris itu????).
Awal mulanya, mata saya terasa sangat beraaaaaaaat... dalam menonton film ini. Ngga tahu kenapa, rasanya sangat boring dan alur ceritanya mudah ditebak. Namun memasuki episode 10, film ini makin seru. Alur ceritanya penuh twist, dan kita dibikin gregetan dengan kelicikan para pengkhianat di film ini. Belum lagi akting pemainnya yang diatas rata2 (well, rata2 jaman sekrg memang rendah, bukan? ^_^).
Oh ya, komentar dikit tentang karakter Meng Sing Hun disini. Sebagai jagoan, dia bukanlah tokoh yang bikin penonton wanita mabuk kepayang. Gayanya 'dingin' dan nyebelin sekali!!!! Harus saya akui kalau akting Allen Ting disini sangat OK dlm menangkap gaya cool-nya Meng Sing Hun, sampai terharu rasanya kalau melihat dia bermanis2 ria sama HuDie. Juga komen soal Adam Cheng disini. Karakter dia dalam seri ini lebih memegang peranan dari versi bukunya (mungkin supaya produsernya nggak rugi bayar honor Adam ).
Ganjalan terbesar saya dalam menonton film ini adalah..... ending song-nya. Bukan kenapa, but klip video yang diputar memperlihatkan banyak adegan2 penting, sehingga sudah terasa tidak surprise lagi (duh, Meng Sing Hun merit dengan siapa jadi ketahuan, deh...). Pokoknya kalau nonton, jangan lihat adegan lagu belakangnya, ya?
Over all, ini seri yang sangat menarik, dan 'bernapaskan' era 80s. Jadi bagi yang suka protes kalau silat sekarang mutunya turun dan kangen dengan silat 80s, ini bisa dijadikan pelipur lara. Patut diacungkan jempol bila kita mengingat bahwa 40 seri ini dibuat hanya dalam waktu 2 bulan!!!!!
Nilai | ![]() |
---|---|
Kategori | Serial |
Negara | China |
Tahun | 2003 |
HitCount | 5.616 |