Home → Cerita Pendek → Masa Lalu
"Hi bads !"
"ya... maaf dengan Siapa ya???"
"Ini Aku Bads..."
" ???"
"Ini aku bads. sudah lupakah dirimu dengan ku, setelah bertahun tanpa pesan tanpa berita, ternyata manusia memang akan dengan mudahnya melupakan..."
Dunia tiba – tiba saja terasa berhenti berputar bagiku ketika ku melihat kata – kata itu tertampil dengan jelas di dalam layar mungil telepon genggamku. Ibu jariku menjadi begitu kaku dan tak berguna seketika.
“Hah… dari mana dia mendapatkan nomorku…†mukaku pucat pasi
Saat telepon genggamku kembali bergetar menandakan adanya pesan masuk, tanganku segera meraihnya secepatnya. Aku sangat terkejut melihat pesannya di layar mungil itu. Tak menyangka kata – kata yang begitu kecil bisa memiliki kekuatan yang begitu besar.
“Selamat Ulang Tahun ya Badsâ€â€¦
“Diumurmu yang kesekian tahun ini masihkah kau kumal :=) …â€
Satu-satunya yang masih dapat ku rasakan ialah perhatiannya terhadap ku tidak pernah berubah walaupun aku sedikit ragu. Perhatiannya itulah yang menjadikan aku terikat padanya bahkan sejak saat aku memutuskan untuk meninggalkannya tanpa kata, tanpa pesan… Yang aku tahu sekarang adalah hari-hari yang ku lalui selama ini untuk menjadikannya masa lalu seakan hancur berkeping2…
Mengapa disaat-saat kesendirianku dia masih mengingatku…
bertahun lamanya kucoba melarikan semuanya hingga tak ingin lagi ada sisa masa lalu… Sejak saat itu, tekadku hanya satu. Berdamai dengan waktu karena aku butuh setiap detik bersamanya, merayu alam karena aku butuh keajaiban untuk bisa bersamanya, dan meyakinkan diriku…bahwa aku tak perlu lagi menanti.
Karena ….
Namun semua itu tak banyak berarti karena, Seperti rol film yang bersemayam rapi dalam memori jangka panjang di otakku. Yang kemudian dapat aktif kapan saja, di waktu-waktu yang tidak ku sadari dan tak kusengaja. Kenangan tersebut lantas terputar otomatis layaknya film dokumenter. Kadang saat angin sedang bertiup kencang, kadang di tengah kemacetan dijalan menuju kantor, kadang saat aku sedang dalam tidurku, dan kadang pula saat aku memutuskan untuk tidak memikirkannya lagi.
And I don’t want the world to see me,
‘Cause I don’t think that they’d understand.
When everything’s made to be broken,
I just want you to know who I am.
(goo goo dolls_Iris)
Aku mulai mengetik pesan jawabannya, “Baik – baik saja†, aku berpikir sesaat, “lalu kabarmu sendiri gimana??†kilasan kenangan masa lalu tiba2 hadir lagi dalam otakku…
keingintahuanku yang semakin membesar memberikanku keberanian untuk mengetik lebih jauh lagi, Tumben, sempat - sempatnya SMS aku, Kangen yah? Aku tersenyum saat membacanya dan segera mengirimkannya dengan begitu percaya diri, tak tersempat berpikir untuk berharap bahwa harapanku kali ini bisa terwujud seperti yang pertama kalinya, terwujud dengan begitu saja tanpa harus banyak berusaha ataupun berdoa…
“hehehe… kamu masih seperti dulu ya bads, masih tak pernah peduli dan kejam dengan apa yang kau cetuskan…â€
Duarrrrrr… aku semakin khawatir, Malam itu hati ku menjadi benar-benar tidak tenteram. Terlalu banyak yang ku fikirkan tentang dirinya, Dia tak banyak berubah dan sikapnya masih seperti dulu. Kalimatnya dengan sangat kentara memojokkanku keujung jalan buntu...
Delapan tahun bukanlah suatu waktu yang singkat. Kemunculannya secara tiba-tiba dalam hidupku sungguh di luar dugaan ku. Entah benar entah tidak, tapi begitulah yang kurasakan kala itu. Saat itu, Setelah sekian lama mengutuk waktu yang bergulir tanpa menyentuhku, alam yang bersiklus tanpa membawaku, dan diriku yang tak pernah bisa jatuh hati…
Akhirnya kuberanikan diri untuk meneleponnya sekedar untuk mengurangi perasaan bersalahku…
Sekarang dia sudah bahagia (yang kutahu…) dengan suaminya dan anaknya yang lucu…, dia banyak bercerita dan bercerita… hanya saja dia banyak bercerita tentang anaknya yang lucu, tak sedikitpun dia bercerita tentang suaminya, bahkan saat kutanyakanpun dia tak kunjung menjawabnya… seakan dia ingin membuatku tahu bahwa aku tak seharusnya meninggalkannya saat itu…,
Ahhh tahukah dia kalau saja aku ingin mendengarnya bahagia dengan orang lain…lelaki yang memang mampu bertanggung jawab dihadapan orangtuanya saat itu… bukan aku si kumal kumuh yang tak jelas masa depannya di mata orangtuanya…
Hidup berputar sesuai siklusnya…dan saat ini siklus hidupku sepertinya sedang tak berpihak padaku, bagaikan mimpi buruk yang menyebabkanku terjaga sepanjang malam membentang. Aku mau berjuang mati - matian untuk keluar dari semua itu dengan cara mengubahnya menjadi sebuah mimpi indah sedangkan di saat bersamaan diriku berusaha menerima mimpi buruk itu, berharap dengan cara itulah mimpi buruk itu bisa bersahabat dengan diriku dan tidak menganggu diriku lagi. Hatiku sendiri tersiksa di dalam gejolak antara diriku ataupun aku…
I’ve been watching your world from a far,
I’ve been trying to be where you are,
And I’ve been secretly falling apart,
UNSEEN.
To me, you’re strange and you’re beautiful,
You’d be so perfect with me but you just can’t see,
You turn every head but you don’t see me.
Aqualung_Strange & Beautiful (I’ll Put a spell on you)
CINTA membuatku menjadi bodoh. Aku membenci keadaan ini. Sudah lama aku tidak jatuh cinta.
Dan tiba-tiba makhluk gaib itu datang, menyergapku dari belakang, membantingku dengan kasar.
Aku seorang pengembara, tapi kini aku terjerat tali merah kehidupan bernama cinta. Bayangkan... Seorang pengembara terjerat cinta! Puluhan tahun aku melintasi jalanan sepi dan gelap, berteman rindu dan harapan. Kakiku melangkah tanpa kepastian. Akhirnya aku dihentikan oleh kekuatan yang tidak pernah aku pahami. membuatku berhenti melangkah.
Sebagai pengembara, sungguh tak pernah aku mempelajari apa itu hakikat cinta aku hanya pernah mengenang saat gadis-gadisku menyampaikan pesan lewat hape bututku "Jeleeeeeeeeeeeeeek…where are u? Aku kangen sama dirimu. Ke sini tak buatin kopi!!! aku dah beli kopi sama camilan kesukaanmu, jangan nggak dateng ya …..!" .Aku yang tak pernah mampu membuat komitmen hanya karena egoku yang sangat keterlaluan, mengunci hatiku dari perasaan.Ada saat dimana perasaan itu menyelinap seakan narapidana yang menemukan celah untuk melarikan diri dari sel sempitnya, menemukan muara…yang ternyata adalah muara berbagai anak sungai dan sungaiku hanya menjadi salah satu sungai kecil yang mengisinya…
Aku tercenung sejenak. Teringat mendiang nenekku yang meninggal , Wasiat terakhir untukku hanya satu: ia ingin melihatku bahagia. Sesuatu yang aku sendiri tidak tahu bagaimana wujudnya…Makna kebahagiaan bagiku hanyalah setetes warna yang lebih bersinar di antara warna-warna lain yang kusam. Setiap orang yang mampu meraih segala sesuatu yang diidam-idamkan, tentu merasa bahagia. Begitu pula aku. Seringkali aku merasa lelah mengembara dan ingin hidup layak seperti pada umumnya orang.
Namun hal itu tinggal menjadi keinginan, saat ku temukan muara yang sebenarnya, lagi2 aku hanyalah salah satu sungai kecil yang mengisi muara hati… 
Tengah malam ini , ku coba membangunkan paksa mataku walaupun kantuk menyerang dan mimpi itu terasa indah untuk kulewatkan, tapi tetap saja harus ku paksa , demi hati ???… kuambil sebatang rokok dan kunyalakan api untuk menyulutnya... Ya benar sekali demi hati, kuhembuskan asap rokokku dan kuhisap dalam2...
aku paksakan untuk bangun agar dapat kuraih sloki2 berisi minuman memabukkan seperti hatiku yang mabuk oleh makhluk cantik itu.
Malam ini juga aku mencoba membuat sebuah surat , lebih tepatnya tulisan perasaan ku yang sebenarnya untuk pujaan hatiku . ya hanya untuk dia, bukan untuk siapa-siapa ,karena aku inginkan dia itu saja ,,,..
Dear my lover ..Malam ini aku tidak bisa memejamkan mataku , entah mengapa, aku juga tidak memahaminya …pikiranku seakan-akan terperangkap di dunia yang aku tidak mengerti ,bagaimana aku harus hidup ..bagaimana aku harus bertahan ,
Ku harap surat ini sampai di hatimu my lovely , aku tidak ingin melihat kau bersedih, tapi ,aku tahu kau bahagia disana, dibawah atap rumah nyamanmu, aku tahu saat ini kau tertidur lelap di dalam selimut tebalmu , memang itu yang ku harap , bersinarlah !! jgn kau biarkan dirimu redup di makan kerasnya dunia , toh kamu sudah mempunyai pelindung raga dan sukma.
Cintaku , hari ini atau tepatnya malam ini aku mencoba melupakanmu lagi setelah sekian lama, ku harap saat aku terbangun besok , tidak ada lagi namamu , tidak ada lagi senyummu.
Huh kalimat ini serasa lidah bercabang 2 bagiku...disatu sisi aku tak ingin melepaskanmu disatu sisi lain walaupun tak rela aku ingin juga melihatmu bahagia...
kenapa sih tak kubilang aku tak ingin melihatmu bahagia dengannya...
huff biarlah itu menjadi kisahku sendiri toh dia yang akan merasakan kebahagiaannya sendiri dan aku pun akan merasakan kebahagiaanku sendiri disini...entah kapan..
hahahah...ironis sekali aku tak biasanya seperti ini...go to hell with them, tapi kenapa tak bisa kulakukan padanya...seakan dia menyumpal otakku dengan gambaran dirinya, tak sedikitpun dia sisakan ruang dihatiku tanpa gambaran dirinya...heheheh aku pun tersenyum kecut, ahhh biarlah akan kusimpan biarpun dia takkan menghiraukanku lagi...
Pengarang | badrun boy |
---|---|
HitCount | 256 |
Nilai total | ![]() |