Kenaikan harga BBM di Indo

HomeForumDebatesKenaikan harga BBM di Indo


Halaman sebelum 1 2 3 4
#61 avatar
roli-arifin 28 Oktober 2005 jam 4:03pm  

Sudah benang kusut tidak tahu harus dibetulin dari mana..:( Harus ada yang berani ambil tindakan dan memberi contoh. Sperti pemerintah China, ampe itu wartawan dari bccworld berani ngomong begini ama pengusahaan india, "Apakah perkembangan ekonomi di india yang pesat ini akan tahan lama, bagaimana dengan infrastruktur kamu, apakah India bisa dibandingkan dengan china karena pemerintah china kalau mau membangun bisa cepat dan effisien dan sudah terbukti" Nah Indo kapan bisa kasih itu bukti...:( Soal BBM saja rakyat miskin diberi tunjangan 200 ribu perkeluarga dan DPR di beri tunjangan 10 jut per anggota.. elo lihat aja apakah jenjang antar miskin dan kaya apa tidak makin jaaauuuuhhhhhh...:(

#62
Azalae 28 Oktober 2005 jam 5:33pm  

eh bentar gua baru sadar.

anggaran defisit kan artinya kekurangan duit bukan kelebihan duit. baru sekarang sadarnya. :blush:

#63 avatar
prameswara 31 Oktober 2005 jam 10:59am  

solidsnake menulis:
No offense, tapi semua itu bukan jawaban, justru itulah pertanyaan2nya.
gak papa...selama kita bisa berdiskusi secara sehat. :)
solidsnake menulis:
Kenapa kita bisa jadi importir minyak? Kenapa bisa ekspor kalau kita sendiri butuh? Kalau ekspor kenapa hasilnya masih tidak cukup?
well...ini sudah kita bahas diatas.
solidsnake menulis:
Bagaimana perhitungannya sehingga dibilang produksi kita (bila tidak diekspor) tidak cukup untuk konsumsi nasional? Kenapa APBN bisa defisit bila masih banyak dana yang belum terpakai, dsb - dsb - dsb...
gue bukan ekonom dan juga bukan ahli perminyakan. :)
Yang gue baca, indonesia belakangan ini telah jadi net importer.
Jadi sebenarnya udah gak layak lagi masuk jadi anggota OPEC. :))
Oh ya, dana apa yang belum dipakai? (terlepas dari dana yang dikorup yahh..:)) )
setahu gue, APBN kita habisnya lebih banyak untuk bayar subsidi BBM dan bayar hutang beserta bunganya...
makanya anggaran untuk pembangunan menjadi kecil sekali...
Seandainya saja diantara kita ada ekonom yang bisa kasih penjelasan. :sigh:

#64
SoLiDsNaKe 10 November 2005 jam 2:21pm  

Sekedar info buat yang tertarik dengan perekonomian di Indonesia bisa join di milis ekonomi-indonesia, bisa juga di forum indonesia_commerce, ada juga forum NU, dll. Search pakai google saja bila gw salah ketik. Maklum, gw juga bukan anggota, cuma dapat forward email saja dan udah gw hapus. Jadi gw tulis cuma berdasarkan ingatan. Banyak sekali info yang bisa didapat di situ.

Anyway, buat yang bingung kenapa neraca APBN Indo jadi defisit tidak karu-karuan, ini trick-nya: defisit APBN 2004 dimasukkan angkanya ke 2005! Ajaib tah...

Soal Indonesia jadi net importer, itu mungkin belum bisa. Soalnya Indonesia masih export jauh lebih banyak daripada import. Dengan kata lain, sebenarnya produksi Indonesia > kebutuhan dalam negeri. Karena hal ini pula, maka naik turun harga migas dunia sebenarnya irrelevan dengan subsidi.

Soal dana APBN yang belum terpakai, silahkan mulai dengan pos-pos belanja negara seperti anggaran belanja departmen dan lembaga non-departemen, kemudian jalan saja dari situ ke bawah. Pasti kamu bisa kaget campur senang disuruh ngabisin 120 tril dalam waktu 3 bulan. Belum termasuk pos-pos lain.

Sudah cukup banyak ekonom yang nulis soal ini di media umum. Penjelasan dan pertanyaan dari mereka bisa didapat di mana-mana. Juga pada awalnya cukup banyak anggota DPR yang protes sebelum akhirnya bungkam setelah kenaikan allowance transportasi 10 jt/bulan untuk mereka diloloskan.
Kalau tangan kamu disilet dan berdarah, tidak perlu tunggu dokter untuk beritahu bahwa kamu berdarah kan? Masa percaya kalau yang nyilet bilang itu bukan darah, melainkan saos steak?

Tambahan:
Dari catatan pemerintah sendiri, ekspor migas 2005 adalah 175 tril, sedangkan total subsisi bbm 2005 (sudah termasuk dalam hitungan ini adalah impor) adalah 135 tril (angka ini sudah dibengkakkan dari angka semula 105 tril).
Tolong jelaskan, bagian mana dari angka2 ini yang menunjukkan bahwa subsidi BBM menyebabkan APBN 2005 defisit?

#65
Azalae 10 November 2005 jam 3:06pm  

ada beberapa yang gua masih bingung. APBN 2005 budget defisit yah? berarti kurang duit bukan kelebihan duit (budget surplus namanya). mestinya ga ada duit lebih, malah kurang, alias ngutang ama luar negeri ato memakai cadangan dana yang dah dikumpulin sblomnya.

mengenai surplus BBM (pengeluaran > pendapatan) menyebabkan budget defisit mungkin saja. budget kan total dari semua. misal:
bbm export: Rp 1000
bbm subsidi: (Rp 2000)
export ayam goreng Rp 3000
import seri silat (Rp 3500)
total (Rp 1500)

akhirnya malah defisit Rp 1500, coba ga ada subsidi bisa surplus Rp 500.

#66
SoLiDsNaKe 10 November 2005 jam 4:02pm  

Yes, bugdet defisit memang bisa terjadi dan sudah terjadi. Tapi bukan karena subsidi BBM...
Alasan pemerintah untuk kurangi subsidi kan
1. karena produksi dibilang tidak bisa mencukupi konsumsi:
-> Ini langsung terbantah dengan laporan mereka sendiri.
2. Setelah nomor satu ga mempan dan ga bisa dijawab jelas, muncul alasan baru yaitu subsidi BBM dituding sebagai penyebab defisit.
-> Kembali (dgn laporan yang sama) dibuktikan bahwa tahun 2005, BBM export >> BBM subsidi. Bungkam deh...

Dari contoh di atas, angka yang lebih representatif utk APBN 2005 secara kasarnya mungkin seperti ini:

bbm export: Rp 6000
bbm subsidi: (Rp 4000)
export ayam goreng Rp 1000
import seri silat (Rp 4500)
total (Rp 1500)

Kemudian terbongkar bahwa sebenarnya import seri silat cuma pakai 500 saja, itu saja sudah bombastis expensenya entertainment kesana kemari. ...

#67
Thor 17 November 2005 jam 8:06pm  

Saat ini harga minyak mnetah dunia kalo nga salah 55 dolar per barel. udah turun dari harga 60 dolar lebih. Kenapa pemerintah nga ikut nurunin harga BBM????????? :?

#68
hey_sephia 21 November 2005 jam 4:03pm  

dengan sumbangan 100ribu per bulan buat rakyat miskin, sekarang malah gejala yang terjadi adalah rakyat berlomba-lomba menjadi miskin. apa jadinya negara ini kalau semua rakyatnya jadi ngga pengen maju, malah pengen stay miskin.. or malah udah ga miskin malah dimiskin2in aja sekalian. kalo ga miskin ga dapet sumbangan. miskin ajaaaa terusssss.. :?

koq jadi ruwet gini ya??

#69
Azalae 22 November 2005 jam 11:20am  

welfare, dana sosial, sumbangan sebenernya salah satu kesalahan paling parah dari pemerintah. biasanya dipake buat dapetin dukungan rakyat apalagi waktu pemilu.

logikanya ngapain kerja kalo ga kerja aja udah dapet duit. contoh australia sekarang dah kewalahan, welfare dipotong semua. malah ganti indo yang ikut. :rofl:

menurut gua sih lebih efektif turunin pajak. yang kerja lebih dapat menikmati hasil jerih payah. yang males kerja jadi terpaksa kerja. uang yang ga kena pajak bisa dibeliin bbm.

ato bisa juga naikin gaji tapi ini bisa bahaya inflasi.

untuk ngurangi kemiskinan menurut gua jangan pake sumbangan ato dana sosial. lebih baik bikin proyek massa. bikin infrastruktur, dengan lowongan kerja untuk banyak buruh. misal bikin/memperbaiki jalan antar kota di seluruh indo, bikin dam untuk listrik, ato recycle sampah.

gaji emang ga terlalu gede karena buruh kasaran tapi lowongan banyak banget bisa puluhan juta. uang dari gaji bisa untuk membiayai hidup dan beli kebutuhan sandang dan pangan. perdagangan mendorong bisnis dan market. akhirnya masuk pajak pemerintah juga. dan diputar balik ke proyek pemerintah lagi. jadi terus berputar.

tingkat pengangguran turun (otomatis juga kriminalitas).ekonomi makin kuat (karena makin banyak perputaran uang). infrastruktur dan keamanan makin bagus, mendukung investasi dari asing (ataupun domestik). pajak makin banyak (karena ekonomi dan rakyat makin sejahtera).

#70
hey_sephia 22 November 2005 jam 4:33pm  

hm... nurunin pajak juga bukan masalah yg gampang di indonesia.. tau sendiri pajak itu masalah yg abu-abu di indonesia. kalo di negara2 maju, boleh dibilang jelas berapa pajak yg kamu musti bayar. emang dibilang 100% jelas juga ngga, tapi bisa dikira2 lah.

nah kalo di indo.. yang penghasilannya lebih gede belon tentu pajaknya lebih gede. tapi nyuapnya ke kantor pajak jelas lebih gede. akhirnya yang harusnya masuk pajak ngga masuk negara tapi masuk kantong pejabat perpajakan.. :faint:

aku heran masa berapa jumlah mobil mempengaruhi pajak penghasilan. kalo koleksi mobil2 rongsokan gimana? :giggle:

#71
ToOn99 27 Desember 2005 jam 12:21pm  

ternyata harga2 di indo jadi muaaaahal sekarang. mo beli makan aja sekarang rata2 20 - 30 ribuan, naek taksi 50 ribuan ( takut nyetir disini soalnya motor2 tambah byk + tambah ngaco), yg gue heran kok kalo keluar ke tempat2 belanja / makan kok rame mulu, berarti pendapatan org indo sekarang byk donk.

#72
Azalae 27 Desember 2005 jam 12:26pm  

iya gua juga nyetir di indo jadi bingung. at least beberapa hari pertama.

pada rame karena natal kali?

#73
SoLiDsNaKe 28 Desember 2005 jam 9:35am  

Jalanan di beberapa kawasan jadi 'terasa' lebih ramai karena pembangunan busway koridor 2 dan 3 yang sedang dikebut.

#74 avatar
djes 28 Desember 2005 jam 11:57am  

Siapa bilang orang Indo miskin2? Mal tambah banyak, dan rame2 aja tuh semuanya..BBM naek mereka ga terpengaruh kok, mobil import juga banyak.. natal menjelang Tahun Baru sepi kok jalanan, cuma tersendat krn busway itu...soalnya warga Jakarta pada jalan2 keluar negeri....
Negara banyak duit, khususnya DKI Jakarta, bisa bikn jalur busway baru, MPR juga kaya, bikin pagar halaman aja abis 50 milyar.... hebat kan negara kita.....

Halaman sebelum 1 2 3 4