Home → Forum → Debates → LIFE AFTER DEATH ?
#1 | ![]() |
imanto
22 Juli 2006 jam 10:39am
 
Gua pernah baca buku yg judulnya Life after death, di tulis oleh seorang pertapa India sekitar abad 8 or 9, kemudian menghilang. Baru ditemukan kembali di abad 19 di pasar gelap. Buku ini memberikan penjelasan apa yg harus kita lakukan setelah kita mati. Dalam 7 hari pertama, kita bisa mengunjungi saudar2 kita, anak, ortu, sanak famili dll. Badan halus kita dpt menembus masa (benda), cukup dgn piiran/kehendak kita bisa sampai ke tujuan/tepat yg diinginkan. Pada hari ke 8 dst s/d ke 49, kita akan melalui proses untuk lahir kembali (reinkarnasi). Nah buku ini menjelaskan bgmnya caranya agar kita bisa lahir kembali dgn sempurna (lahir di keluarga kaya, jadi pastor, intinya bisa memilih) dengan catatan bhw tetap terikat dgn hukum karma (hukum perbuatan). Buku ini intinya agar kita tetap tenang menghadapi proses kelahiran kembali ini, dan hal ini bisa dimungkinkan jika kita selama di dunia tidak meninggalkan kerohanian kita, apabila tidak, kita akan merasa tidak tenang/ketakutan/merasa berdosa. Pada awal2 hari, mereka2 yg cepat sadar telah mati dan tenang akan memiliki pilihan untuk naik tingkat yg lebih tinggi atau kembali ke dunia dgn reinkarnasi. Umumnya mereka yg memiliki kerohaniaan yg tinggi di masa hidupnya (pendeta,pastor, bhiksu, haji, orang baik, dll) akan memilih cahaya yg membimbing mereka ke alam lain yg lebih tinggi dan tidak mengalami proses reinkarnasi. Di samping itu mereka2 ini (orang2 suci/kerohanian yg tinggi) ada yg memilih tetap lahir kembali ke dunia ini dgn tujuan untuk membantu sesama agar mencapai kerohanian spt mereka, itulah sebabnya lahir juru slamat, tokoh2 suci, genius. Bahkan dalam proses kelahiran kembali, mereka2 ini sadar sepenuhnya dgn kehidupan2 mereka sebelumnya (bisa samapi puluhan kehidupan sebelumnya tergantung seberapa tinggi tingkat kerohanian mereka). Lima puluh tahun belakangan ini semakin banyak, anak2 yg memiliki talenta tinggi (bisa berbagai bhs tanpa di ajari, dll) spt ini lahir di bumi ini dan dikenal sbg anak indigo (indigo child). Di Indonesia juga ada anak kecil perempuan, tinggal di kelapa gading, usia sekitar 10 thnan tapi sejak kecil bisa baca tulis bhs inggris, sdar dgn kehdupannya sebelumnya, memiliki tingkat kerohanian yg tinggi shg sering di undang berceramah ke berbagai pertemuan kerohanian lintas agama. Di hari2 tsb kita akan melihat sinar2/cahaya2 berwarna warni, ada yg cerah, gelap, abu2,dsb,. Di sini kita harus memilih lorong2 cahaya yg akan kita ikuti. Mereka yg ketakutan/tidak tenang tanpa sadar akan memilih cahaya2 yg berwarna gelap (biru, hitam) dan akan membimbing mereka ke kehidupan yg jelek (lahir miskin, cacat, dll sesuai karma masing2). Sedangkan mereka yg tenang/pasrah pasti akan memilih cahaya2 yg terang/nyaman dan akan membimbing mereka kekelahiran kembali yg baik (lahir sbg pangeran, dikelaurga kaya, dikeluaraga beriman, dll sesuai karma masing2) Lalu selama 9 bulan akan masuk ke rahim yg kita pilih dan mengalami proses menjadi manusia kembali dgn kondisi kurang nyaman (di rahim akan kedinginan, panas, gncangan ,dll) dan membuat kita mengalami kehilangan ingatan akan masa lalu kita dan terlahir kembali tanpa ingat kehidupan sebelumnya, tapi kadang2 dlm kehidupan kini akan mengalami de ja vu, keakraban yg aneh dgn seseorang, kebencian yg aneh dgn seseorang walaupum belum pernah bertemu sebelumnya, merasa pernah ke suatu tempat, dll. Any comments |
#2 | ![]() |
chen_yuxuan
22 Juli 2006 jam 11:43am
 
roh manusia ada di tangan Elohim setelah kematian raganya untuk selanjutnya diproses secara hukum untuk menentukkan haknya masuk ke mana: surga atau neraka. |
#3 | ![]() |
imanto
22 Juli 2006 jam 11:47am
 
cen yu xuan, gua baru dneger kata "Elohim", apa artinya ? |
#4 | ![]() |
chen_yuxuan
22 Juli 2006 jam 12:15pm
 
it means GOD. I prefer to call HIM as Elohim or Father than ALLAH. |
#5 | ![]() |
imanto
22 Juli 2006 jam 12:19pm
 
Apa panggilan itu (Elohim) dari agama tertentu ? |
#6 | ![]() |
Azalae
22 Juli 2006 jam 2:09pm
 
imanto menulis:Eloi, Eloi, lama sabachthani |
#7 | ![]() |
prameswara
22 Juli 2006 jam 5:24pm
 
yup, Indonesia jaman dahulu pun mengadopsi konsep seperti ini. |
#8 | ![]() |
ToOn99
22 Juli 2006 jam 6:06pm
 
jadi, abis kita mati....kita harus nunggu beberapa bulan ( nearly a year) buat lahir kembali ? |
#9 | ![]() |
imanto
24 Agustus 2006 jam 4:20pm
 
yup |
#10 | ![]() |
justice_121
16 September 2006 jam 11:25pm
 
kalo nurut teori ini berarti masa untuk reinkarnasi itu jelas ya (antara 8-49 hari), teratur gitu? hmm, bingung loh. buktinya jumlah manusia semakin meningkat (udah jelas), virus2 baru juga banyak. berarti itu roh dari mana aja yang reinkarnasi jadi manusia baru? apakah hewan2 yang punah? atau ada roh2 baru? |
#11 | ![]() |
imanto
18 September 2006 jam 10:13am
 
ya, dalam reinkarnasi memang ada roh2 baru yg sebelumnya belum pernah menjadi manusia tapi roh2 tsb bukan berasal dari hewan2 melainkan langsung dari atas dan kebanyakan akan menjadi panutan manusia krn kesucian mereka benar2 100%. dlm periode waktu tertentu (bisa 2000-5000 thn) akan terjadi seleksi alamiah spt perang/bencana/musibah yg menyebabkan jumlah manusia menjadi berkurang drastis. |
#12 | ![]() |
SHinimatsu
10 Desember 2006 jam 9:30am
 
Kita semua aja belum pantas hidup dengan layak , mengapa harus memikirkan tentang kematian ? |
#13 | ![]() |
Nest_or
14 April 2009 jam 10:31am
 
Sebab dengan memikirkan kematian barulah kita bisa lebih menghargai indahnya kehidupan! |
#14 | ![]() |
holy
21 April 2009 jam 3:46pm
 
mikir hidup aja uda susah, ngapain mikirin mati. ga ada kerjaan kali ? bicara tentang misteri untuk semua orang ha .. ha .. ha ? |
#15 | ![]() |
Nest_or
23 April 2009 jam 1:53pm
 
Tergantung nih... ada yang suka dengan hal yg kaya gini, ada juga yang tidak... lucu ato tidaknya, balik lagi ke yg bersangkutan... lagipula susah tidaknya hidup tergantung hati, kalo hati senang dalam keadaan yang susah bagaimanapun juga... tetap aja senang. sebaliknya kalo hati emang udah bete, suasana paling indah juga tetap aja berasa bete... |
#16 | ![]() |
chengho
9 Mei 2009 jam 11:58pm
 
wah kematin itu juga mesti dipikiran, karena adalah salah satu dari fase eksistensi yang kita lewati, dimulai dari kehidupan alam ruh ke alam rahim, ke alam dunia, ke alam kubur ke alam akhirat. dari alam rahim ke alam duunia itu gerbangnya kelahiran, dari alamdunia ke alam kubur itu gerbangnya kematian dan dari alam kubur ke alaam akhirat itu gerbangnya ya the judgement day. jadi ya saya percaya life after death, walopun tidak sebagaimana yang dikutip oleh suheng imanto dalam psotingannya. |
#17 | ![]() |
Han1977
1 Juli 2009 jam 10:45am
 
Orang hidup itu cuma sebentar lalu mati. Makanya ada pentingnya juga kita mikir ttg Life after death. Cuma yg jadi masalah dgn tulisan-tulisan seperti yg dibaca Sdr. Imanto itu , siapa yg bisa buktiin bener ngga-nya itu tulisan? Kan kita yg baca-baca tulisan itu belum pernah mati semua. Dan rasanya terlalu sembrono kalau kita jump into conclusion bahwa suatu tulisan itu mengandung kebenaran, hanya karena itu tulisan berasal dari masa yang lalu atau di-klaim bahwa penulisnya seorang pertapa, dsb. Baca-baca sih ok,ok, saja, tapi buat percaya harus berpikir berpuluh2 kali. |
#18 | ![]() |
rhuchubby
1 April 2014 jam 8:57pm
 
Mau tau tentang apa yang terjadi setelah kita mati? Kesimpulan yang didapat dari salah satu dari keempat sumber diatas lebih bisa dipercaya. |