Kisah Para Naga di Pusaran Badai

HomeForumKomentar BacaanKisah Para Naga di Pusaran Badai

Komentar untuk Kisah Para Naga di Pusaran Badai


Halaman 1 2 3 4 ... 19 20 21 22 sesudah
#1 avatar
nein 12 Januari 2007 jam 11:51pm  

Mantap. Tegang. Keren.

#2 avatar
danniel_son 14 Januari 2007 jam 11:03pm  

Siiiiip... semakin menarik :)

#3 avatar
jaka_lola 15 Januari 2007 jam 2:37pm  

Buat marshall heng, thanks ceritanya. Makin rame aja dunia persilatan, banyak penulis baru dgn ide yang bagus dn segar. Semoga tetap fokus. Kayaknya ini cerita bakal panjang ya?

#4 avatar
baga_162 16 Januari 2007 jam 12:44pm  

wah semakin menarik aja nih, lanjut terus bro

#5 avatar
taruna 18 Januari 2007 jam 3:53pm  

mantab, makin rame aja tuh...moga2 gak kebanyakan nambah tokoh utama bung marshall, gue udah agak2 bingung. Apa gue aja yang bolot hehehe. Ditunggu lanjutannya.

#6
dike 20 Januari 2007 jam 6:19am  

Marshall heng, good preliminary....mudah2an ceritanya makin seru, mudah2an penuh conflict tetapi tetap focus, makin banyak tokoh makin menarik...begitu juga jurus2nya. mantap bro...ditunggu lanjutannya

#7 avatar
marshall 30 Januari 2007 jam 3:02pm  

Thx buat komentar, kritik dan semuanya.
Buat Jaka Lola, benar, saya ebrencana menulis cerita ini agak panjang.
Karena panjang, maka tokohnya jadi rada banyak.
Mudah-mudahan akan tetap fokus seperti saran Dike.
Selamat menikmati.
Peace-Marshall

#8 avatar
Bondan 30 Januari 2007 jam 4:57pm  

Bagus, sangat inspiratif. Sangat menarik.

#9 avatar
baga_162 31 Januari 2007 jam 5:12am  

yup benar tokohnya terlalu banyak, lebih baik cerita lebih fokus ke tokoh utamanya. tokoh2 lainnya tidak perlu diceritakan terlalu detil sehingga akan membuat kesan jalannya cerita terlalu bertele2 sehingga akan mengurangi minat pembaca untuk membaca kelanjutannya. mengenai teka-teki, kemisteriusan cerita serta adegan pertarungan kurasa dah cukup baik.begitulah menurut saya, sorry bila ada kata yg salah, g tau kalau yang lain punya pendapat beda.

#10 avatar
Ismunandar 8 Februari 2007 jam 1:17am  

Rasanya kalau yang dipanggil dengan gelaran Tojin, maka panggilan kepada meraka bukan pendeta, tapi Tosu. Jadi bukan pendata-pendata Bu Tong Pay, tapi Tosus-tosu Bu Tong Pay.

#11 avatar
danniel_son 8 Februari 2007 jam 9:47pm  

Hebat!  ;)

#12 avatar
Mogei 9 Februari 2007 jam 2:23pm  

wah kagum2.... sungguh...
sy blm baca scr urut tp melihat update yg begitu cepat dan konsisten (hampir tiap hari ada ya?) sy benar2 angkat jempol...

urusan isi cerita baik atau tidak itu khan tergantung selera masing2... tp kecepatan menulis spt ini jelas mengagumkan!!!

#13 avatar
fary 10 Februari 2007 jam 2:27pm  

Ha.. Ha... Marshall-heng memang ngebut, karena kebetulan sekarang lagi lowong. Sebentar lagi, jika massa 'liburannya' habis, Marshall bakalan tidak punya waktu lagi bercerita tentang para naga yang terserang badai...

Oh ya Marshall, sorry nyanda sempat ba telpon waktu acara PGI so klar. Dengar-dengar kata ngana mo datang minggu ini??? Batelpon kalu so sampe. (Maaf, kalimat ini seharusnya ditulis pada 'pesan pribadi'. Tapi daripada repot, disatukan saja. Kalimat di atas ditulis dalam bahasa malayu Manado, semoga tidak membuat para liatwi hohan bingung...)

#14
dike 11 Februari 2007 jam 3:39am  

marshal-heng, speed writingnya top!
banyak tokoh2 baru dan jurus2 baru membuat cerita makin seru...honestly saya suka cersil yang banyak tokoh tanpa mengabaikan fokus tokoh utama.
good luck...ditunggu chapter berikutnya :)
Jangan lupa ending ceritanya yang smooth, terlalu pendek tidak bagus, terlalu panjang bertele-tele.

#15 avatar
akbar_y_putera 11 Februari 2007 jam 11:55am  

marshel heng, siauwte salut sama ceritanya. tapikalo boleh off the record tokoh utama dari yang utama boleh nggak sih curi start hehehe, kiang ceng liong ya? anak langit itu ya? kalo ya, saya seneng banget, kalo nggak ya nggak papa..hehehe, keren abis topppp

#16 avatar
marshall 12 Februari 2007 jam 10:43pm  

Salam ...

Buat semua, cerita ini sudah ditulis hingga episode 20.
Tapi dari episode 10 ke 20, masih dalam editing.
Mudah-mudahan, cepat selesai.
Sayang tertunda 3 hari karena bernagkat tugas ke Manado,
Kampung halamannya Fary (dan saya).

Buat Akbar heng, benar, tokoh utamanya memang Ceng Liong.
Melanjutkan kekaguman penulis atas Suma Ceng Liong,
Cerita Silat KPH pertama yang dibaca penulis. Dulu, hampir 20 tahun lalu.
Meski fokusnya, ke 5 anak kecil yang bernasib serupa. Masih ditambah
anak-anak muda dari Bengkauw dan Lam Hay.

Buat Dike, benar, cerita ini memang banyak tokohnya. Sengaja.
Biar ramai. Tapi, fokusnya semoga tetap. Cerita ini sendiri,
dalam skenario awal sebelum ditulis, alurnya akan berkisar antara 60-70 episode.
Bahkan sangat mungkin lebih, tergantung perkembangan menarik di tengah penulisan.
Misanlya, episode 1-20, aslinya, dalam alur awal, hanya sekitar 15 episode,
tetapi berkembang jadi 20. Begitu.

Buat Mogei, ya memang ngebut, sebelum istirahat, awal Maret sampai April ini.
Ada tugas study yang rada berat. Mudah2an 20 episode awal ini cukup menarik.
Thanks buat pujian. Bahkan kritik dan cacianpun harus diapresiasi. Hahahaha.

Fary, sorry nda sempat baku dapa. Banyak urusan di Manado.
Nanti April, bakal agak lama di Manado. Salam for maitua dengan anak-anak.

Marshall

#17 avatar
cokicokii 15 Februari 2007 jam 3:15pm  

sejuta kata kata tak dapat ku ucap kan sejuta rasa tak dapat ku ungkapkan ``Kisah Para Naga di Pusaran Badai ``hanya kata kata ini yg dapat di katakan `` mantappppppppppppppppppppppppp :D

#18 avatar
de_sultan 16 Februari 2007 jam 10:01am  

aq suma bisa bilang saluuuut atas tulisan suheng walau rasa penasaran masih besar banget setelah ngebaca cersil yang satu ini................ jgn lama2 ya lanjutannya....................

#19 avatar
evrita 16 Februari 2007 jam 11:52am  

kayaknya siawte mesti mencoba baca deh..
tapi..takut ketagihan :(( kayak pas baca BKKS, ampe dipelototin ma manager..
diintip aja kali yeee bab pertamanya .. :>

#20 avatar
Enika 21 Februari 2007 jam 2:06pm  

Eh, cahye mau tau kabar tentang Siangkoan Giok Hong? Bgm dgn dia setelah semalam suntuk...??? apa tenaganya bisa kembali lagi?

Halaman 1 2 3 4 ... 19 20 21 22 sesudah