KISAH SI PISAU TERBANG (Sebuah Cerpen)

HomeForumsKomentar ArtikelKISAH SI PISAU TERBANG (Sebuah Cerpen)

Comments for KISAH SI PISAU TERBANG (Sebuah Cerpen)


#1 avatar
syhdnie 6 November 2007 at 5:22am  

wow, great story....

walaupun ada yang dirasa kurang pas, Jurus Ah Fei bukannya hanya mengincar tenggorokan?

#2 avatar
sh973212 6 November 2007 at 11:33am  

Great...
Dialog udah khas Khulung...

#3 avatar
lam_khie 6 November 2007 at 11:49am  

Wah kereen

#4 avatar
yank 7 November 2007 at 6:49pm  

Wah serasa membaca karya Khu Lung sungguhan ! great job buddy

#5 avatar
asepso 12 November 2007 at 10:56pm  

Terima kasih atas komentar2nya. cerita ini awalnya saya rencanakan menjadi sebuah novel. tapi bahan2nya belum cukup. jadinya, sementara cerpen dulu.
Khu Lung itu memang sangat inspiratif. siapapun yang mengaguminya, saya yakin ia akan berusaha meniru gayanya.
Mengenai jurus Ah Fei, saya rasa tidak ada yang menyimpang. pada gerak pertama, pedangnya mengincar tenggorokan. tapi ketika tertangkis, masa kan ia masih mengincar tenggorokan? selain itu, perlu diingat bahwa pada hasil akhirnya, ia pun berhasil menyentuh leher Jin Wu Ming meski tidak telak.

#6 avatar
tembuyun 15 November 2007 at 9:08am  

Salah besar, jurus A Fei bukan hanya mengincar tenggorokan tapi juga bagian lain. Hanya saja sebagian besar incarannya emang tenggorokan. Yang jadi ciri khas jurus A Fei adalah seluruh gerakannya 100 persen selalu menusuk. Tidak ada gerakan menebas atau gerakan pedang lain. Hanya tusuk, tusuk dan tusuk. Tidak perduli dari sudut sesulit apapun, A Fei bisa menusuk lawannya.

#7
Cathryn 15 November 2007 at 11:45pm  

gw pikir bener cerita gu long loh.. hebat hebat...

#8 avatar
asepso 18 November 2007 at 12:57pm  

Melanjutkan sebuah karya besar dari pengarang besar memang harus hati-hati dan teliti. keliru seikit saja bisa diprotes orang. trims semuanya.

#9 avatar
arma 28 January 2008 at 7:41pm  

:) salute buat Mas asepso sry terlambat ngebacanya heee

#10 avatar
asepso 9 February 2008 at 12:22am  

Sepertinya saya salah menyimpan. Seharusnya di Bacaan, tapi malah di Artikel. Sebetulnya saya tidak ingin menyimpannya di Artikel. tapi pas waktu upload di Bacaan gagal terus. Jadinya yang baca mungkin sedikit.
Terima kasih atas komentarnya.

#11 avatar
Nurhuda 24 August 2008 at 8:21pm  

wah, sayang aku ru baca tadi, tu juga ga sengaja. tapi bagus banget kok, aku mang penggemar Li. sayangnya singkat banget ceritanya, bisa dilanjutin ga.... ?

#12 avatar
asepso 12 September 2008 at 4:16pm  

Waw, sudah lama gak ada yang komen.
Untuk ukuran cerita pendek, cerita itu tergolong panjang.
Ada ide juga untuk melanjutkan jadi sebuah novel (cersil), tapi entah kapan...

#13 avatar
Leo_Kristi 3 May 2011 at 10:29am  

Cakep..cakep ... saya salut dg kemampuan suhu memahami khulung sedalam-dalamnya. Kalau saya tidak tahu, saya pasti percaya bahwa ini tulisan khulung sendiri. Soal konsep kehebatan tangan kosong- Li ... hm .. bagi saya sih masih sulit diterima. Tapi saya salut dg imajinasinya. Secara keseluruhan menurut saya ini karya yg bagus banget. Mudah2an suhu suatu saat nanti bisa bikin cerita sendiri .. ciptakan sosok pendekat unik tersendiri. Tetap pake gaya khulung menurut saya sah-sah saja... toh itu cara bertutur yg sangat menarik yg membuat pembaca pingin baca terus. You got talent man!

1 person have read
avatar