Home → Bacaan → Karangan onomarp
Air mengalir mengikuti liku-liku ceruk
dari tempat lebih tinggi ke yang lebih rendah
Angin pun berhembus menyusur ruang
Beranjak menuju yang hampa dari yang berisi
Air dan angin mengikuti hukum alam
Begitu juga yang lain, hukum alam jadi pijakan
Apa arti hukum alam bagi Bajug Anggakara
Anggakara itu pahlawan yang berani
Bajug berarti tanpa aturan juga kurang
Prolog
Kisah ini bertutur mengenai seseorang yang karena keadaannya menempuh jalan terjal, sebagaimana disebut-sebut sebagai jalan naga. Jalan itu sesungguhnya adalah jalan yang sama sekali tidak diinginkannya. Tetapi, takdir telah menguncangkan dan membalikkan jalan hidupnya serta memaksanya tanpa suatu pilihan atas jalan itu. Di jalan itu, kepedihan dan kegundahan hati serta
Prolog
Lama menghilang. Dianggap telah musnah. Mungkin juga sengaja dimusnahkan. Entah apa alasannya, yang pasti, apa yang dikenal sebagai Sastra Jendra kini mengemuka kembali dan mengguncang Yawadwipa. Dua abad silam Sastra Jendra raib tidak dikenali. Ia hanya terdengar sebagai sebuah cerita "konon". Hanya sebuah dongeng, tanpa ruang nyata untuk membuktikannya.
Sejak delapan
“Sahabat yang cerdasâ€!!!!…. cekkk…. cekkk…. cekkk…. Sungguh-sungguh “sahabat yang cerdasâ€!!!!
(Diucapkan sambil geleng-geleng kepala… tersenyum lebar tapi DONGKOL!)
Ini pengalaman saya menggunakan jaringan koneksi internet smartfren. 15 April 2013 pengisian ulang dilakukan dan setelah dilakukan pengecekan pulsa tercatat Rp. 101.000,-. Tetapi, ketika dilakukan koneksi untuk berlangganan paket Unified Connex Premium Monthly
Tinggal Di Gua Jantera Pawaka
Sudah lima tahun, aku tinggal di sebuah gua terpencil sejak lari dari kediaman seorang yang aku sebut sebagai paman. Gua di mana aku tinggal sekarang terletak di sebuah lembah di lereng gunung, yang aku sendiri tidak tahu pasti namanya. Tapi pernah aku ingat orang menyebutnya sebagai