Cerita Pendek

HomeCerita PendekTelusuri


Halaman sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

SEHADAPAN

amrita
30 Desember 2015 jam 8:13pm

Andai saja aku dan pacarku tak berbuat dosa, pasti aku tak jadi begini. Meregang nyawa di usia 20 tahun karena pacarku memasaksaku melakukan aborsi.

I

Dengan kuda terbang aku mencarimu. Kubisikkan angin kematian agar menyepah celaka. Ingatkah kau hikayat kita? Kisah gumpal darah yang kau gugurkan. Aku ingin mengubah kisahnya. Menghadirkan merah,


Perkampungan Bidadari

jainal
18 April 2015 jam 4:38pm

Dari nama,sudah dapat diduga,kalau kampung itu banyak dihuni oleh kaum hawa,dari nama Bidadari,sudah tentu penghuninya terdiri dari wanita yang sangat cantik.Pada zaman kerajaan kuno,para pembesar negeri membangun sebuah perkampungan,perkampungan yang diperuntuk-kan kepada raja,sang penguasa.Berbagai daerah telah di saring anak-anak gadis yang masih muda belia dan memiliki wajah serta tubuh yang


petualangan cinta yang hampa

herikristianto
23 Maret 2015 jam 9:48pm

ringkasan cerita :petualangan cinta yang hampa
episode I
panggil saja nama ku edo, aku anak tunggal dari anak seorang konglomerat terkenal di indonesia hidupku di penuhi dengan kesenangan, apapun yang ku minta selalu diberi oleh ayahku tapi ayahku terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan aku selalu di manjakan oleh ibu ku......... aku


10 tahun membencinya se umur hidup mencintainya

aseppriatna
17 Januari 2015 jam 7:35pm

Cerita Nyata Yang sangat Sedih dan Mengharukan
”Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus”
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku


Kitab 10 jurus Setan gelap

jainal
28 Oktober 2014 jam 7:11am

matanya bersinar terang,wajahnya dipenuhi brewok,Dia terlihat tidak suka berbicara,sifat diamnya sungguh menakutkan.
ditangannya terdapat sebuah pedang usang yang dibalut kulit rotan berbentuk tak beraturan.Cuaca hari ini sedikit mendung,hutan karet tempatnya berpijak terlihat sedikit basah.Lelaki brewok itu terus memandang keujung jalan setapak,seorang yng ditunggunya perlahan terlihat,Dialah lelaki berbaju merah menyala,seorang pemuda berusia


IBUNDA DARI SEORANG PAHLAWAN BELIA

kurniawan73
1 Oktober 2014 jam 9:52am

Dalam Shifatus Shofwah oleh Ibnul Jauzi dan Masyaraqiul Asywaq oleh Ibnu Nahhas dikisahkan seorang yang salih bernama Abu Qudamah Asy-Syami.

Abu Qudamah adalah seorang yang hatinya dipenuhi kecintaan akan jihad fi sabilillah. Tak pernah ia mendengar akan jihad fi sabilillah, atau adanya perang antara kaum muslimin dengan orang kafir, kecuali ia


" BOPONGLAH AKU SEBELUM MENCERAIKAN AKU"

wawan77
26 September 2014 jam 9:32am

Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu.
Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu. Hari-hari selanjutnya berlalu


Geliat

bayukidul
11 April 2014 jam 10:11am

Dia, seorang anak muda yang tampan namun penuh dengan tanda tanya, mencoba mempertanyakan hal-hal yang selama ini telah mapan, mungkin dapat disebut juga sebagai orang yang antikemapanan. Adakah telah merasuk dalam benak kepalanya apa yang disebut orang sebagai dekonstruksi dan ia latah ikut-ikutan melakukannya? Iya’ betul.
Sepertinya tidak, ia adalah orang


Masa Lalu

bayukidul
11 April 2014 jam 9:04am

"Hi bads !"

"ya... maaf dengan Siapa ya???"

"Ini Aku Bads..."

" ???"

"Ini aku bads. sudah lupakah dirimu dengan ku, setelah bertahun tanpa pesan tanpa berita, ternyata manusia memang akan dengan mudahnya melupakan..."

Dunia tiba – tiba saja terasa berhenti berputar bagiku ketika ku melihat kata – kata itu tertampil dengan jelas di dalam


NAFAS TERAKHIR

Adeckz
28 Februari 2014 jam 7:54am

NAFAS TERAKHIR

Malam sudah larut, Adeck melirik kearah jam dinding yang terpasang di atas pigura fotonya bersama sahabat-sahabatnya ketika wisata bareng ke Candi Plaosan. Jarum jam menunjukkan pukul setengah satu malam.
“ Hmmm.... kenapa mataku belum ngantuk juga, padahal besok aku harus menghadap Pak Iwan untuk revisi bab


Halaman sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Urutan Waktu   Nama