Home → Cerita Pendek → Telusuri
Di tebing jurang Wuluh di Bukit Kumbang, onggokan mayat-mayat berserakan di mana-mana. Gubuk-gubuk padepokan lantak terbakar. Amis darah meruap, menjelma bebayang hantu ditelan asap dan menyarang pedat ke rongga-rongga batu karang.
Roh mayat-mayat beterbangan
Diterpa cahaya purnama
Yang lahir dan yang mati
Tinggal kisah di sekotak peti
Jadi kenangan esok hari
Malam terus merayapi rasa
Andai saja aku dan pacarku tak berbuat dosa, pasti aku tak jadi begini. Meregang nyawa di usia 20 tahun karena pacarku memasaksaku melakukan aborsi.
I
Dengan kuda terbang aku mencarimu. Kubisikkan angin kematian agar menyepah celaka. Ingatkah kau hikayat kita? Kisah gumpal darah yang kau gugurkan. Aku ingin mengubah kisahnya. Menghadirkan merah,
Dari nama,sudah dapat diduga,kalau kampung itu banyak dihuni oleh kaum hawa,dari nama Bidadari,sudah tentu penghuninya terdiri dari wanita yang sangat cantik.Pada zaman kerajaan kuno,para pembesar negeri membangun sebuah perkampungan,perkampungan yang diperuntuk-kan kepada raja,sang penguasa.Berbagai daerah telah di saring anak-anak gadis yang masih muda belia dan memiliki wajah serta tubuh yang
ringkasan cerita
etualangan cinta yang hampa
episode I
panggil saja nama ku edo, aku anak tunggal dari anak seorang konglomerat terkenal di indonesia hidupku di penuhi dengan kesenangan, apapun yang ku minta selalu diberi oleh ayahku tapi ayahku terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan aku selalu di manjakan oleh ibu ku......... aku
Cerita Nyata Yang sangat Sedih dan Mengharukan
â€Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulusâ€
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku
matanya bersinar terang,wajahnya dipenuhi brewok,Dia terlihat tidak suka berbicara,sifat diamnya sungguh menakutkan.
ditangannya terdapat sebuah pedang usang yang dibalut kulit rotan berbentuk tak beraturan.Cuaca hari ini sedikit mendung,hutan karet tempatnya berpijak terlihat sedikit basah.Lelaki brewok itu terus memandang keujung jalan setapak,seorang yng ditunggunya perlahan terlihat,Dialah lelaki berbaju merah menyala,seorang pemuda berusia
Dalam Shifatus Shofwah oleh Ibnul Jauzi dan Masyaraqiul Asywaq oleh Ibnu Nahhas dikisahkan seorang yang salih bernama Abu Qudamah Asy-Syami.
Abu Qudamah adalah seorang yang hatinya dipenuhi kecintaan akan jihad fi sabilillah. Tak pernah ia mendengar akan jihad fi sabilillah, atau adanya perang antara kaum muslimin dengan orang kafir, kecuali ia
Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti didepan flat kami yang cuma berkamar satu.
Sahabat-sahabatku menyuruhku untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu. Hari-hari selanjutnya berlalu
Dia, seorang anak muda yang tampan namun penuh dengan tanda tanya, mencoba mempertanyakan hal-hal yang selama ini telah mapan, mungkin dapat disebut juga sebagai orang yang antikemapanan. Adakah telah merasuk dalam benak kepalanya apa yang disebut orang sebagai dekonstruksi dan ia latah ikut-ikutan melakukannya? Iya’ betul.
Sepertinya tidak, ia adalah orang
"Hi bads !"
"ya... maaf dengan Siapa ya???"
"Ini Aku Bads..."
" ???"
"Ini aku bads. sudah lupakah dirimu dengan ku, setelah bertahun tanpa pesan tanpa berita, ternyata manusia memang akan dengan mudahnya melupakan..."
Dunia tiba – tiba saja terasa berhenti berputar bagiku ketika ku melihat kata – kata itu tertampil dengan jelas di dalam