BAJUG ANGGAKARA

HomeForumKomentar BacaanBAJUG ANGGAKARA

Komentar untuk BAJUG ANGGAKARA


#421
Sumpeno 19 Oktober 2013 jam 7:37am  

@ Mas Manto: kemungkinan besar begitu, bukankah Bethara Garudhamuka memang dibawa kemana-mana oleh Mandrakanta bahkan ketika menyamar sebagai orang bercaping...
Sedikit kata/clue bisa mengecoh banyak pembaca,,, benar-benar karya super berkualitas dengan alur yang super cerdas dari Master Pram...

#422
rafhyadi 19 Oktober 2013 jam 9:33am  

setuju dgn mas Manto.... aku coba menebak... yang jadi Dyah Tulodhong adalah si Bajug... yang jadi Bajug adalah Gurunya.. sedangkan orang bercaping...adalah ..Mpu Nirpataka..(tidak yakin)... Bagaimana Mas Pram?... :))

#423
onomarp 19 Oktober 2013 jam 10:10am  

Salah!

#424
rafhyadi 19 Oktober 2013 jam 10:42am  

waduh..kok salah. :(( .....masak...orang-orang yg ada itu ..adalah yang sebenarnya tidak ada yg menyamar... :?

#425
onomarp 19 Oktober 2013 jam 10:51am  

Sebagian menyamar!

#426
hartanto_sky 19 Oktober 2013 jam 11:00am  

Jalan cerita sulit untuk ditebak,........penuh dengan kejutan-kejutan yang tak terduga

#427
zuae 19 Oktober 2013 jam 12:55pm  

Sayang Raka I Astramaya ga punya anak gadis, kalo ad bisa ambil bini jg dahh hehe..
Mas Pram dgn kemunculan Mencira Walaya brarti beliau sdah menarik sumpah yg pernah d ucapkannya, bahwa beliau akan trus hdup sendiri, tetapi pada saat ini pihak bhumi galuh dan Wwatan sdah mlanggar janji utk slalu mengabdi dan tunduk kpada Bhumi Mataram saat ditaklukan Yang Agung Dyah Blitung pada masa lampau.
Pertanyaannya ?? Pangeran Watukuraputra sdah bisa kawin ga Mas Pram, soalnya muridnya aja sdah punya 6 istri dan kemungkinan mndekati 7 hehe, sori gak nyambung hahaa..
Oke Semangat Master Pram

#428
hartanto_sky 19 Oktober 2013 jam 2:47pm  

Terpisah sepuluh tumbak dari tiga gadis yang berlatih langkah-langkah Roda Siwa, Citrarini bersama Sakanti dan Sakwari terbenam dalam kesibukan mereka, sementara di barat matahari sudah jatuh.
“Pas… ini baru pas. Tidak seperti kemarin kebesaran matanya. Bagaimana Mbokayu?”
“Benar. Sudah pas!”
“Akhirnya selesai. Syukurlah selesai pada waktunya. Dua hari ke depan waktu yang ditentukan berangkat ke Wwatan tiba.”

Sepertinya memang ada yang menyamar sebagai Dyah Tulodhong.....Tapi Siapa?

#429
onomarp 19 Oktober 2013 jam 3:13pm  

Penyamaran terbuka... tapi meninggalkan Betara Garudamukha ada pada Utusan Empat Negeri... untuk apa? Apa Maksudnya... hanya sekedar pemberian... melamar???? mungkin tidak sesederhana itu, tapi untuk apa???

Mencira Walaya... Bajug Anggakara... Bajug Anggakara... Mencira Walaya...

Mereka yang paling tahu itu untuk apa >>>>>>>>>>>> BLLAAARRRR.... BLLAAARRRR.... BLLAAARRRR....

#430
Sumpeno 19 Oktober 2013 jam 5:12pm  

Apa bukan sebagai bentuk tantangan atau peringatan??
Semakin menebak semakin salah......Jebreeeettt!!!!! :(

#431
prasetyo_rh 19 Oktober 2013 jam 5:34pm  

Mungkin keris batara Garudamukha yg diberikan adalah keris tiruan yang dahulu pernah dibuat, karena itu sangat mirip dengan aslinya.

#432
xizie 19 Oktober 2013 jam 6:34pm  

Keris Batara Garudamuka kemungkinan Asli.

jika dulu,Bajug menyerahkan Pedang Megantara pada Perkumpulan Neraka untuk mendapatkan Codyawacani.

tak ada salahnya jika sekarang Betara Garudamuka diserahkan untuk mengikat Utusan Empat Negri.
- menjadi sekutu
- juga mendapatkan putri naga.

#433
zuae 19 Oktober 2013 jam 7:26pm  

Mungkin si Bajug ingin memecah kekuatan d tubuh musuh, dgn menyerahkn pusaka batara garudamukha kpada pihak naga awan, yahh meskipun lwat aksi konyol si Bajug yg memberikan benda pusaka yg memiliki arti yg sngat penting itu secara asal2an+hanya cuma2'ada udang d balik batu' he, akan merubah status kawan menjadi lawan tentunya bg pihak musuh, dgn memiliki pusaka tsb timbulah asa yg tdak prnah terlintas d pikiran pihak naga awan yaitu menguasai Bhumi Mataram trlihat muluk tp itulah knyataannya karna bg siapapun yg memiliki pusaka batara garudamukha = penguasa Bhumi
Mataram. Tp satu hal yg tdk mereka sadari yaitu siasat si Bajug sdah mulai bereaksi he, mengapa?? dgn memiliki pusaka tsb sebenarnya tdk ubahnya sperti mnyimpan bom waktu dn tentu sangat merugikn pihaknya. Karena pihak Wwatan dn Bhumi Galuh tdk akan diam mlihat pusaka batara garudamukha dgn leluasa dimilki pihak dr naga awan yg notabennya adalah sekutu mereka.
Dan satu lg gua yakin pusaka batara garudamukha palsu or imitas he, karna pd chapter sebelumnya si Bajug prnah memalsukan pusaka tsb, dn kt ktahui siapa yg jd Pak Nelayan yg bruntung hehe,
Okey ditunggu chapter brikutnya Master Pram..

#434
h3ry 19 Oktober 2013 jam 8:54pm  

hebat,istimewa dan terima kasih .mas dengan tulisan yang sedemikian istimewa ( menurut saya ) ,hasil pemikiran yang tidak mudah di rangkai menjadi alur cerita yg sedemikian apik plot cerita,penokohan,serta sejarah yg di sematkan juga wah hebat mas pram ( ikut bangga dengan hasil karya anak negeri ) sekali lagi T OP BGT .

#435
Alakulihal 19 Oktober 2013 jam 10:57pm  

Keren om... :o

#436
wajah 20 Oktober 2013 jam 1:04am  

wah2 :jump: .., ini cerita sudah bagus cepet lagi updatenya. Ga nyangka masih ada cerita bagus dari negeri sendiri :clap:

#437
dewaile_46 20 Oktober 2013 jam 3:40am  

Bajug selalu bikin seru, dan sensasi,, kaya suhu pram tidak ada matinya,,,,, bagus2
Lanjut terus pantang mundur

#438
onomarp 20 Oktober 2013 jam 9:50am  

Ini clue mengenai Batara Garudamukha:

“Bagaimana dengan Batara Garudamukha, Pangeran?” Mpu Nirpataka tidak melepaskan kesempatan itu untuk kembali bertanya mengenai Batara Garudamukha.

“Paman, ‘Menaruh Mutiara ke dalam Mulut Naga’ itu yang sebenarnya sedang terjadi dengan Batara Garudamukha….

Nanti akan disampaikan pada episode: Menaruh Mutiara ke dalam Mulut Naga!

#439
darkryu 20 Oktober 2013 jam 11:59am  

nyogok ya mas pram hahaha

#440
kurotagusu 20 Oktober 2013 jam 2:17pm  

Bajuj nambah lagi nih ceweknya,dengan jaminan keris garuda