Post 41 dari 71 dalam Friendship or Love?
Home → Forum → Debates → Friendship or Love? → Post-14778
#41 | ![]() |
andrea7974
27 Januari 2005 jam 11:48am
 
Thor menulis:Aku nggak nonton film yang kamu sebutkan. Yang aku maksudkan adalah begini, aku punya teman dekat, dan kita berdua sama-sama menyukai orang yang sama. Karena dia teman dekatku, maka aku biasanya akan curhat atau cerita ke teman dekatku kalau aku suka sama seseorang. Kalau itu terjadi, dan ternyata dia suka pada orang yg sama pada saat yang bersamaan...ya okay. Kenapa kita tidak bersaing secara sehat? Aku tdk pernah mengalami hal spt itu. Tapi I think that's gonna be fun too. Andai itu orang yang kita sukai bersama, ternyata pilih aku, ya sdh..kalau temanku terima, kita bisa tetap berteman. Tapi kalau dia tdk bisa terima kalau aku yang dipilih itu org yg kita sukai...berarti temanku itu pun walau pernah menjadi teman dekatku...adalah org yg tdk layak utk jadi teman dekatku. Karena aku pikir orang yang berjiwa besar. Friendship is friendship...competition is competition. Seadainya kalau org yang aku ternyata memilih sahabatku dr pd memilih aku, aku jg tdk masalah. Aku menanggap mencari pacar...itu spt hubungan bisnis. selalu ada menang atau kalah. Jadi dalam kasus seperti itu..aku nggak masalah. Tapi kalau misalnya, aku sdh pacaran sama orang, dan teman baikku ternyata main mata dan akhirnya jadian sama pacarku...itu kan namanya teman nikam teman!!! Dan aku tdk suka orang yang main belakang spt itu. Kalau sahabat baik aku main belakang sama pacarku...ya berarti aku ternyata selama itu berteman dgn musuh dlm selimut dong? mendingan aku cut off dr pd bleeding punya teman spt itu. Sakit hati sih sakit hati. Dan berarti memang aku salah pilih pacar juga, krn ternyata dia selingkuh sebelum putus. Tapi andai kata kita putus duluan, kemudian dia jadian sama temen baikku...aku sih no problem. dan kita semua masih bisa berteman. Sebaliknya aku tdk pernah akan niat utk memacari pacar temanku. Karena aku juga selalu menjaga jarak sama lawan jenis yang sdh punya pasangan (itu prinsip aku). Andai temanku putus sama pacarnya, juga kemungkinan besar aku nggak mau jadian sama mantan temanku sendiri. Sorry yah...jujur aku aku jijay aja kalau ganti-ganti pacar spt itu. apalagi sama pacar teman sendiri. Thor menulis:Thor, aku punya teman baik yang sdh seperti saudara sendiri. Dan fortunately, kita semua tdk pernah memiliki selera yang sama soal cowok, jadi kita tdk pernah suka sama cowok yang sama. Tapi andaikata kita mengalami kejadian dimana kita suka sama satu orang cowok yg sama....aku tahu banget type teman2ku itu spt apa. Mrk akan compete secara sehat. dan bagi kita...itu adalah challenge. Dalam hidup ini kita toh selalu berkompetisi....jadi soal begituan...asalkan kita bersaing secara sehat...kenapa tidak? Asalkan tdk ada istilah 'main belakang' atau menikam dr belakang....okay ajalah! Thor menulis:I know. seperti itulah. jadi untuk apa kamu mengalah sama orang yg belum tentu akan 'setia' sama kamu selamanya? Okay kamu berteman sama temanmu itu sampai lebih dr 10 tahun. Tapi apa menjamin 15 tahun lagi mereka masih akan tetap spt itu? Toh bersaing tdk merusak persahabatan kan? Kalau merebut pacar orang..itu memang tdk etis, and it's not something I want to do. Tapi kalau sama2 berjuang utk memperebutkan seseorang..ya kenapa tidak? Hidup toh dibawa sendiri-sendiri. Thor menulis:Nah hal spt inilah yg aku maksudkan tadi. Aku tdk mau mundur utk hal spt itu. Aku toh sdh pacaran sama itu orang. Kalau teman baikku masih suka sama itu pacarku itu.....berarti dia itu type orang yg bisa menjadi musuh dalam selimut. Berarti aku salah pilih teman. Mungkin akan terjadi dimana aku takut kehilangan persahabatan dr pd kehilangan pacar. Tapi hey...apa iya entar kalau aku putusin pacarku dan aku merelakan pacarku sama temen itu...nantinya mrk pasti akan berbahagia? Mungkin dlm hal ini kamu hrs baca Xiao Li Fei Dao deh utk tahu kasus spt ini. Persahabatan adalah sesuatu hal yg indah...dan aku selalu mensyukuri teman2 baikku. Tapi kalau teman yang aku anggap baik tenyata adalah teman yg tdk punya etika..yang sdh tahu aku jadian dan pacaran sama seseorang..eh dia masih suka sama itu orang...itu sih namanya teman kurang ajar. temen yg makan teman sendiri. berteman sama orang spt itu mah...lambat laun akan merusak diri kita. |