Post 30 dari 84 dalam Poligami: Sebaiknya dilarang atau dilegalkan?
Home → Forum → Debates → Poligami: Sebaiknya dilarang atau dilegalkan? → Post-18298
#30 | ![]() |
andrea7974
24 Juni 2005 jam 11:20am
 
Barusan ini muncul lagi kasus poligami yang seru dan sering muncul di TV. Kasus Nia Daniati dan suaminya. Jadi ceritanya suami Nia Daniati yang konon 12 tahun lebih muda dari Nia, menikahi perempuan lain yang juga adalah teman dari Nia. Kemudian ...di entertainment news begitu2 kan banyak tuh diulas ttg kasus ini, termasuk tanggapan dari berbagai pihak. ** banyak perempuan, walaupun pemeluk Islam juga, tetap saja tidak rela dimadu. ** banyak pria mengatasnamakan agama dengan berdalih: "Nabi saja memiliki 4 istri! Terdapat lebih banyak jumlah perempuan daripada laki-laki. Sehingga wajar saja kalau terjadi poligami. Juga dikatakan kalau banyak pria menikah lagi karena mereka merasa berkewajiban untuk 'memelihara' para wanita lain, terutama jika pria itu secara ekonomi dan status terjamin, sementara wanita nya kekurangan. ** Juga dikatakan kalau banyak pria menikah lagi karena mereka merasa berkewajiban untuk 'memelihara' para wanita lain, terutama jika pria itu secara ekonomi dan status terjamin, sementara wanita nya kekurangan. ---> kalau ini yang terjadi, kenapa pria-pria yang berpoligami tidak mengambil aja janda-janda tua yang kekurangan atau cewek2 jelek pinggir jalan yang mengemis? kalau memang berniat 'mulia' untuk membantu secara ekonomi para perempuan itu, kenapa yang diambil justru yang muda-muda, yang cantik...yang masih bahenol, yang notabene sebenarnya juga nggak hidup kekurangan seperti janda tua yang di pinggir jalan??? ** Banyak pria berpendapat kalau dalam kasus Nia, wajar saja kalau suaminya menyeleweng dan mencari istri lagi, karena menurut mereka Nia 'service' nya tdk memuaskan krn dia jauh lebih tua, dll. Jadi sebenarnya kesimpulannya, pria-pria itu setuju dengan poligami karena mereka mau memuaskan urusan syahwat aja. Sungguh tidak adil, karena pasti masyarakat berkoar-koar jika seorang perempuan ber polyandri karena suaminya tidak bisa memuaskan dia secara sexual. Sekali lagi menurutku: kalau emang niatnya punya banyak pasangan dan tidak bisa berkomitmen, mendingan nggak usah deh menikah! Kumpul kebo aja sono!!! |