Post 1 dari 56 dalam RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi
Home → Forum → Debates → RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi → Post-26158
#1 | ![]() |
yinyeksin
20 Maret 2006 jam 11:18am
 
Sekarang ini kan lagi marak2nya soal RUU APP ini, sampe dibahas di radio2 dan tv juga, karena isi RUU APP ini dianggap udah melanggar hak asasi manusia, apalagi sampe mengatur kebebasan seseorang untuk berpakaian...makin kacau aja deh, sampe di radio ada yang bilang 'jangan2 ntar pake baju adat juga udah gak boleh karena dianggap melanggar UU APP (kalo RUU disahkan menjadi UU), apalagi di daerah bali yang baju adatnya tau sendiri' makanya RUU ini banyak ditolak oleh masyarakat, terutama di bali yang melakukan demonstrasi paling gencar, ada juga yang bilang herannya kenapa para pria gak bersuara dalam hal ini, hanya wanita yang paling gencar padahal para pria sumbangan pikirannya kan juga berguna. Nah seperti dibawah ini, ada kutipan e-mail yang di fwd: -------------------- Gambaran dari saya gini : 2. dunia olah raga terutama putri akan semakin terpuruk prestasinya. Terutama atletik,senam, renang, dan tennis. Paling paling mereka bisa berkembang di bidang catur. 3. industri periklanan mengalami kebangkrutan karena perusahaan pemasang atau pemesan iklan akan berpikir 7 kali untuk membuat iklan dari pada nanti urusannya jadi panjang karena harus mengurus dengan banyak pihak (Pajak, Tata Kota, Pemda, Polisi ETIKA). 4. industri Hiburan “RESMI†Ambruk termasuk industri event organizer, Club, Production House, Stasiun TV dan Radio. Karena mereka bisa dituduh porno saat ada rekaman suara yg mendesah. 5. rakyat miskin yang hidup di rumah kumuh makin bingung karena harus nambal bajunya yang bolong bolong. Alhasil mereka akhirnya pake baju dari bahan kain kafan/ kain blacu yang murah. 6. pengangguran meningkat karena banyak perusahaan yang tutup (entertainment dan periklanan). 7. artis artis indonesia banyak yang akan hijrah ke Negara lain. 8. Bali mengalami Krisis paling hebat dibanding BOM bali 1 dan 2. 9. para pengemudi mobil khususnya wanita jadi sasaran empuk karena saat mereka memakai sabuk pengaman mereka dituduh oleh polisi etika melakukan pornoaksi karena dada mereka tersembul menonjol walau tertutup pakaian. Sementara jika mereka tidak menggunakan sabuk pengaman mereka akan di tangkap oleh polisi “Beneran†10. industri pakaian dalam dan pakaian renang bingung bagaimana membuat iklan tanpa gambar produk mereka. 11. toko Pakaian dalam dan pakaian renang kesulitan membuka toko. 12. tempat ibadah Kristen Protestan, Hindu, dan Budha digrebek terus oleh polisi etika, karena saat mereka melakukan ibadah mereka bergoyang dan dan bertepuk tangan. 13. wanita semakin terbatas ruang geraknya terutama malam hari. Karena bisa dituduh PSK. 14. dokter bedah Plastik laku keras karena banyak wanita ber buah dada besar hendak mengecilkannya agar tidak terkena pasal porno. 15. munculnya banyak CLUB dan tempat hiburan “GELAP†yang menjadi ajang korupsi baru. 16. PROSTITUSI GELAP semakin marak dan semakin tidak terditeksi karena semua pelakunya berpakaian sama dengan yang baik baik. 17. industri musik mengalami goncangan. 18. premanisme dan pemerasan semakin merajarela. 19. intrik POLITIK semakin banyak untuk saling menjatuhkan lawan politik. 20. perekonomian semakin ambruk karena banyak pengusaha dan investor memindahkan modal dan investasinya ke Negara lain. 21. arus eksodus semakin tinggi. Jumlah penduduk Singapura bisa mengalahkan populasi Jakarta. 22. tuduhan palsu dan tekanan terhadap AGAMA “minoritas†semakin menggila. Pelaku mendapat payung baru dengan RUU APP ini. 23. perlindungan terhadap wanita semakin rendah- pemerkosaan dan penganiayaan semakin tinggi, karena wanita akan selalu salah apabila dianiaya. 24. para pelukis, pematung dan pembuat kerajinan pahat kayu/logam semakin terpuruk. 25. pesta Pernikahan semakin mencekam, karena pada saat Mempelai wanita dan Pria melakukan wedding kiss mereka langsung ditangkap. 26. penjara semakin penuh, atau bisa juga korupsi untuk sidang damai makin besar. 27. industri majalah juga banyak yang akan gulung tikar karena tingkat iklan semakin menurun. Rasanya cukup banyak .. kira kira rekan rekan ada yg bisa menambahkannya lagi ? agar semua dari kita semakin terbuka “OTAKâ€nya untuk menilai RUU APP ini relevan untuk kehidupan kita atau tidak ? Ferdinand Y. Subijanto nah menurut kita sendiri apakah RUU APP ini pantas ditolak apa gak?? oh ya, juga kalo ada yang misalnya menolak dan ingin mengajukan petisi bisa ke sini: menurut me sih, isi RUU-nya sendiri udah gak wajar, jelaslah masa cara kita berpakaian aja musti diatur, istilah kalo berpakaian yang agak terbuka sedikit bisa mengundang hawa nafsu, yang bener aja...itu sih yang liat aja yang nafsunya gak bisa dikontrol, itu mah tergantung pandangan masing2, kalo piktor yang jelas aja mengundang hawa nafsu, ckckck...dan kalo dilihat2 kayaknya RUU ini yang banyak diatur adalah yang ce, mana batasan buat para co, kok gak ada, masa cuman ce aja yang bisa mengundang piktor, co emangnya gak bisa? aneh2 aja deh nih RUU, kesannya ce yang banyak bikin masalah aja |