Home → Forum → Debates → Percaya RAMALAN atau engga ?
#41 | ![]() |
ToOn99
11 Agustus 2006 jam 6:31pm
 
maybe.... |
#42 | ![]() |
imanto
12 Agustus 2006 jam 10:15am
 
hukum karam itu sangat kompleks. begitu juga ttg ngeramal yg dianggap bisa mengubah hukum karma. kita hrs memiliki pemahaman teologi (ketuhanan) yg tinggi, kalo tidak bisa dianggap bertentangan satu sama lain. intinya sebenarnya adalah konsep kita thd Tuhan. Apakah menganggapnya sbg pencipta, peyayang atau Tuhan yg begitu sibuknya mencobai umatnya untuk mengetahui apakah kita2 ini mematuhi hukum2nya, dll. pemahaman gue mengenai konsep Tuhan adalah... Agar tujuanNYA dapat tercapai, DIA harus menciptakan kita sesuai dgn DIRINYA dan memberi kita kemampuan setara DIRINYA. Lalu Tuhan membuat hukum2 (salah satunya hukum karam, hukum alam, dll) sedemikian rupa agar ciptaannya dapat berkembang secara EQUAL/setara. Sebenarnya masih panjang, cuma intinya di situ saja NB : ttg penddudk Hiroshima yg mati, mereka yg memerintahkan pembomanan tsb akan menanggung akibatnya dan tidak semua penduduk berdosa, kemalangan yg menimpa mereka sesuai karma masing2. Perlu dicamkan kita ini tidak mati, kita abadi. |
#43 | ![]() |
imanto
14 Agustus 2006 jam 12:56pm
 
kemarin (13/8) metro tv nayangin musibah gunung meletus di Filipina tahun 1991 yg di anggap sebagai bencana alam terbesar ababd 21 (bukan dlm hal korban jiwa tapi kedasyhatan alamnya). syukur si kepala bmg cukup mempercayai laporan suku tsb dan mengirimkan tim khusus ke puncak gunung untuk memeriksa. hasilnya memang benar2 mengagetkan, dlm waktu 1 jam terdapat gempa kecil 200 kali. dia lalu memperingatkan bahaya tsb yg diterima dengan skeptis pada awal mulanya, tapi akhirnya di terima dan penduduk di ungsikan. sekali lagi, kita tidak boleh memandang enteng ilmu ramalan suku terasing. |
#44 | ![]() |
prameswara
14 Agustus 2006 jam 11:34pm
 
gue gak akan mendebat elo masalah konsep Ketuhanan beserta hukum karma, karena tampaknya hal yang kayak begini akan hanya menjadi debat kusir yang berkepanjangan dan OOT pula. Tentang film dokumenter letusan Pinatubo. Ya, gue juga kemarin nonton film tersebut. Tapi gue gak inget ada suku asing yang meramal bahwa akan terjadi letusan. Yang gue inget adalah salah satu suku terasing tersebut (suku aeta) nerasakan gempa dan melihat kepulan asap pada kepundan gunung tersebut. Kemudian mereka bersama biarawati setempat melaporkan kepada kepala vulkanologi setempat. Tentang kepolisian menggunakan jasa peramal. Ya, gue sering kali mendengar seperti ini tapi gue gak tau bener atau gak. Tapi yang lebih sering gue dengar adalah jauh lebih banyak gak dapetnya |
#45 | ![]() |
imanto
16 Agustus 2006 jam 12:19pm
 
pram, kalo gitu, sekali lagi kita sepakat untuk tidak sepakat. memang menjelaskan yg di luar logika memang sangat sukar di jaman serba logika ini. mungkin hanya waktu yg dapat membuktikannya. sekali lagi kita mengandalkan sang waktu. - dunia tidak bulat ---- ratusan tahun kemudian dunia menjadi bulat tentang jasa cenayang yg banyak engga benernya, sama saja dengan mencari rumah melalui agen properti. mendapatakan agen yg berkualitas tidak mudah, kebanyakan tukang boong. tapi bukan berarti secara general jelek semua. |