Percaya RAMALAN atau engga ?

HomeForumDebatesPercaya RAMALAN atau engga ?


Halaman sebelum 1 2 3
#41
ToOn99 11 Agustus 2006 jam 6:31pm  

maybe....
that depends how you look at it. If you believe in karma, it may be the case. If you don't, It may not be the case. So it's up to you. No one can prove it anyway, unless he/she is the GOD.

#42
imanto 12 Agustus 2006 jam 10:15am  

hukum karam itu sangat kompleks. begitu juga ttg ngeramal yg dianggap bisa mengubah hukum karma. kita hrs memiliki pemahaman teologi (ketuhanan) yg tinggi, kalo tidak bisa dianggap bertentangan satu sama lain.

intinya sebenarnya adalah konsep kita thd Tuhan. Apakah menganggapnya sbg pencipta, peyayang atau Tuhan yg begitu sibuknya mencobai umatnya untuk mengetahui apakah kita2 ini mematuhi hukum2nya, dll.

pemahaman gue mengenai konsep Tuhan adalah...
Tuhan adalah yg menciptakan kita, tujuannya menciptakan kita BUKAN untuk mengatur kita dgn hukum2nya, memberi kita cobaan lalu apabila kita tahan akan diberi imbalan. Tujuananya untuk menciptakan kita sesuai citranya (banyak agama yg setuju bhw kita diciptakan serupa dgn Tuhan) krn DIA sendiri ingin di anggap sebagai TUHAN dan mempelajari ciptaannya (kita manusia) AGAR DIA dapat memahami DIRINYA lebih baik lagi.
Jadi sebenarnya TUHAN menciptakan kita gar DIA bisa memahami DIRINYA lebih baik/sempurna.

Agar tujuanNYA dapat tercapai, DIA harus menciptakan kita sesuai dgn DIRINYA dan memberi kita kemampuan setara DIRINYA.
Jadi kita manusia sebenarnya memiliki kemampuan seperti TUHAN (mencipta, dll).

Lalu Tuhan membuat hukum2 (salah satunya hukum karam, hukum alam, dll) sedemikian rupa agar ciptaannya dapat berkembang secara EQUAL/setara.

Sebenarnya masih panjang, cuma intinya di situ saja

NB : ttg penddudk Hiroshima yg mati, mereka yg memerintahkan pembomanan tsb akan menanggung akibatnya dan tidak semua penduduk berdosa, kemalangan yg menimpa mereka sesuai karma masing2. Perlu dicamkan kita ini tidak mati, kita abadi.

#43
imanto 14 Agustus 2006 jam 12:56pm  

kemarin (13/8) metro tv nayangin musibah gunung meletus di Filipina tahun 1991 yg di anggap sebagai bencana alam terbesar ababd 21 (bukan dlm hal korban jiwa tapi kedasyhatan alamnya).
awalnya salah satu suku primitif di gunung tsb memberitahukan akan terjadinya letusan gunung pinatibo dlm waktu dekat. berdasarkan pemantauan bmg sana, tidak ada kegiatan yg mencurigakan dari gunung ini bahakan selama 500 tahun gunung ini engga pernah meletus shg banyak yg menanggap gunung ini bukan gunung berapi.

syukur si kepala bmg cukup mempercayai laporan suku tsb dan mengirimkan tim khusus ke puncak gunung untuk memeriksa. hasilnya memang benar2 mengagetkan, dlm waktu 1 jam terdapat gempa kecil 200 kali.

dia lalu memperingatkan bahaya tsb yg diterima dengan skeptis pada awal mulanya, tapi akhirnya di terima dan penduduk di ungsikan.
dgn laporan penduduk asli tsb, letusan gunung tsb hanya menimbulkan korban kurang lebih 300 jiwa saja dgn potensi 1.000.000 penduduk bila tidak di beri peringatan terlebih dahulu.

sekali lagi, kita tidak boleh memandang enteng ilmu ramalan suku terasing.
mungkin secara scientific tidak bisa di mengerti, namun apa pedulinya. yg penting akurat atau tidak. masih banyak bukti2 lainnya yg krn hal2 tertentu tidak dilaporkan secara resmi, spt di usa sana, kepolisian di sana menggunakan jasa cenayang/peramal dlm memcahkan kasus rumit, tapi dlm laporan resmi, tidak pernah disebutkan berkat jasa si cenayang melainkan hasil penyelidikan dgn otak/logika. sungguh ironis!

#44 avatar
prameswara 14 Agustus 2006 jam 11:34pm  

gue gak akan mendebat elo masalah konsep Ketuhanan beserta hukum karma, karena tampaknya hal yang kayak begini akan hanya menjadi debat kusir yang berkepanjangan dan OOT pula.
sebenarnya yang ingin gue kemukakan adalah gue gak yakin "semua penduduk Hiroshima" itu mati karena hukum karma. Pasti ada beberapa diantara mereka adalah seperti yang elo bilang orang-orang saleh.
Nah, jika benar ada ilmu ramal beserta peramal jitunya, pastilah sang peramal akan memberitahukan kepada orang-orang saleh tersebut untuk menyelamatkan diri. Bukan begitu..???

Tentang film dokumenter letusan Pinatubo. Ya, gue juga kemarin nonton film tersebut. Tapi gue gak inget ada suku asing yang meramal bahwa akan terjadi letusan. Yang gue inget adalah salah satu suku terasing tersebut (suku aeta) nerasakan gempa dan melihat kepulan asap pada kepundan gunung tersebut. Kemudian mereka bersama biarawati setempat melaporkan kepada kepala vulkanologi setempat.

Tentang kepolisian menggunakan jasa peramal. Ya, gue sering kali mendengar seperti ini tapi gue gak tau bener atau gak. Tapi yang lebih sering gue dengar adalah jauh lebih banyak gak dapetnya:).
Contoh aja, temen gue hilang motornya, dateng ke "orang pinter" (bhs halusnya dukun) bilangnya motornya ada di selatan jakarta. Anjritttt, daerah selatan jakarta mah luas banget, membentang dari Jembatan semanggi (perbatasan jakarta selatan/jakarta pusat) hingga ke pelabuhan ratu.
Sering banget gue denger kayak gini, cuma ngasih ancer-ancer daerah aja.

#45
imanto 16 Agustus 2006 jam 12:19pm  

pram, kalo gitu, sekali lagi kita sepakat untuk tidak sepakat. memang menjelaskan yg di luar logika memang sangat sukar di jaman serba logika ini. mungkin hanya waktu yg dapat membuktikannya. sekali lagi kita mengandalkan sang waktu.

- dunia tidak bulat ---- ratusan tahun kemudian dunia menjadi bulat
- tidak ada gelombang radio --- seabad kemudian terbukti ada
- tidak percaya feng shui ---- entah kapan ada buktinya secara scientific
- tidak percaya ufo --- tunggu pembuktiannya dari sang waktu
- de el el :)

tentang jasa cenayang yg banyak engga benernya, sama saja dengan mencari rumah melalui agen properti. mendapatakan agen yg berkualitas tidak mudah, kebanyakan tukang boong. tapi bukan berarti secara general jelek semua.

Halaman sebelum 1 2 3