Post-45248

Post 134 dari 434 dalam Kisah Para Naga di Pusaran Badai

HomeForumKomentar BacaanKisah Para Naga di Pusaran BadaiPost-45248

#134
marshall 28 Februari 2008 jam 2:06pm  

Akbar y Putra......

Terima kasih buat summary dan ringkasan ilmu-ilmu
dari Jawadwipa yang dibuat berdasarkan
cerita silat berlatar Jawa.
Saya memang membaca sebagian besar
atau bahkan semuanya. Baik Upasara WUlung,
Gajah Mada, Kebo Kanigara, Panembahan Ismaya,
Buku-buku SH Mintardja dan buku-buku Kho Ping Hoo.

Tapi jujur, saya sangat tertarik dengan
lukisan SH Mintardja dalam Api di Bukit Menoreh
dan cerita Mahisa Jenar serta Pasingsingan. Saya mencoba
\membaca ulang, apakah ada hubungan dan serial antara cerita
Naga Sasra dan Sabuk Inten itu dengan Api di Bukit Menoreh.
Soalnya alur sejarah yang dilukiskannya sangatlah berurutan
dan nampaknya alur dan sejarah ilmu kanuragannya sangat dekat.
Tetapi, sulit menemukannya, tapi bisalah dianggap keduanya seperti
saling bersambungan.

Nach, cerita Kisah Para Naga ini, memang banyak dipengaruhi
oleh Api di Bukit Menoreh. Terutama soal ulasan Ilmu Peninggalan
Majapahit yang dimiliki guru Agung Sedayu yang bercambuk itu.
Ilmu-ilmu ampuh yang sangat luar biasa itu diceritakan dalam percakapan
Guru Besar yang sangat merakyat itu dengan tokoh-tokoh Mataram,
pada jilid-jilid akhir Bagian II Api di Bukit Menoreh. Kira-kira di julid 170an keatas sebelum konflik dan perang dengan Pajang, dimana Panembahan Senopati tampil ke medan pertempuran.

Ilmu-ilmu ampuh di ABM ini, beberapa dimodifikasi dan ditampilkan di
Kisah Para Naga. Tetapi, formatnya juga bercampur dengan kultur dan mitos
di kalangan Masyarakat Sabu di NTT, yang memiliki mitologi mirip
seputar tokoh Ratu Pantai Selatan. Dan tokoh Kolomoto Ti Lou, adalah tokoh hebat nan sempurna dalam mitologi mereka, dan dasar ilmu Jawadwipa, dan beberapa ilmu hebat di Jawadwipa, ada jejaknya disana. Termasuk Ajisaka.
Jadi, paduan inilah yang coba diramu di Kisah Para Naga. Untuk menyusun ini,
saya dibantu salah seorang kawan di Indozone ini, yang lebih mendalami
mitologi Sabu (nenek moyang mereka dari India) dan bersama mendalami
Kerajaan Jawa dan kanuragannya.

Ada dua ilmu ampuh dan mujijat disini: Gelap Ngampar dan Ilmu
yang saya namakan Tatapan Naga Sakti, modofikasi ilmu utama
Agung Sedayu. Masuk dalam jajaran ilmu tak terlawan
dalam cerita ini bersama dengan ilmu ampuh Kolomoto Ti Lou. Dan ciptaan
4 Manusia Dewa Tionggoan.

Garis besarnya kira-kira demikian.