Post-25372

Post 13 dari 14 dalam Round Robin ngaco

HomeForumBooksRound Robin ngacoPost-25372

#13 avatar
SoLiDsNaKe 24 Februari 2006 jam 3:19pm  

Setelah perahu merapat, mBa Mon langsung mengangkat kain kebayanya dan 'Hop!' melompat ke perahu besar itu. Karena si mBa melompat ga pake timbang perasaan lagi, maka perahunya langsung terombang-ambing oleh berat badan yang tidak seimbang dengan penampilannya.

"Awas!" saudagar jojon berteriak. Sejak bertemu dengan ayahandanya untuk pertama kali, jojon jadi sering uring-uringan. Sesekali juga ditambah dengan pusing-pusing. Kadang ada juga sampe panas dalam dan mual-mual.

MBa Mon kaget melihat musuh besarnya ini. Karena kaget, ia tidak bisa menjaga keseimbangan, akibat goyangan perahu ia terlempar ke arah jojon. Melihat datangnya cewe yang tiba-tiba seperti ini jojon segera membuka tangannya lebar-lebar, senyumnya selebar pantai laut selatan.

mBa Mon kaget dan matanya membelalak lebar, tapi mata jojon tiba-tiba jadi lebih lebar lagi. Saudagar itu tanpa diduga melompat ke arah lain.
"Ahh!" mBa Mon berteriak sekali, lalu sekali lagi, "Eeek!" yaitu ketika lemari besar di belakangnya yang ikut terlempar jatuh menimpanya.

Biarpun jojon berusaha menjaga keseimbangan perahu besar itu tapi karena perbandingannya tidak sepadan ( berat badan mBa Mon + lemari = manhattan VS berat badan jojon = kampung melayu) maka perahunya oleng dan akhirnya terbalik.

Setelah perahu terbalik, dengan susah payah akhirnya jojon dan mBa Mon berhasil bersandar di dasar perahu yang kini mengambang di atas. Kemarahan tampak di mata keduanya, wajah mereka juga merah padam, air di sekeliling mereka tampak mendidih dan akhirnya seekor ikan putih abu2 besar mengambang terbalik. Jojon dan mBa Mon saling pandang "Sup hisit?"

Sebelum mereka sempat menyantap hidangan tersebut, tiba-tiba sesosok bayangan putih hitam besar sudah menggerayangi ikan besar tadi dan makan dengan lahap. Jojon dan mBa Mon membelalak melihatnya. Panda? Makhluk tersebut memandang mereka tanpa berhenti makan, lalu mengangkat sebuah papan bertuliskan "Panda Ngo Hiang at your service"

"Jadi... jadi... tabib Panda Ngo Hiang itu betulan panda?" mBa Mon menggigil.

Sebuah papan muncul lagi, tulisannya "Ngga lah bo. Ini cuma karena berendam air hangat."

"Memang lain kalau air dingin?" tanya jojon.

Papannya bertulisan "Kalau air dingin Moi akan kembali jadi perempuan cantik."

"Hmm.. kalau di air sirup?"

"Gwarrrr!" merasa dilecehkan dengan pertanyaan itu, tabib Panda Ngo Hiang marah, naik ke atas perahu terbalik dan memukul-mukul dadanya seperti kingkong. Jojon dan mBa Mon menggigil ketakutan.

---
lanjutin ..