Post-30226

Post 41 dari 53 dalam THE DA VINCI CODE -- what do you think?

HomeForumDebatesTHE DA VINCI CODE -- what do you think?Post-30226

#41 avatar
andrea7974 18 Juli 2006 jam 5:14pm  

imanto menulis:
Misalnya mengenai injil, yg menyusun injil tsb adalah manusia juga yg mempunyai interprestasi masing2, yg bisa benar atau salah shg pandangan yg menganggap injil sudah pasti 100% benar patut dipertanyakan. Bahkan kalau kita lihat sejarah disusunnya injil itu tidak semua kitab kesaksian yang dimasukkan dlm perjanjian baru seperti misalnya yg baru-baru heboh saat ini ttg kitabnya JUDAS. Padahal sebenarnya masih ada kitab lain yang selama 2000 tahun ini ditentang gereja krn mengancam eksistensi gereja dan umat kristen
Memang injil ditulis oleh manusia. tetapi dalam proses penulisan injil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
yaitu:
1. penulisnya adalah orang yang hidup berbarengan waktunya dengan Yesus
2. penulisnya adalah orang yang berinteraksi dengan Yesus sehingga mengerti visi dan pikiran Yesus.

Point nya adalah, kenapa yang dimasukkan ke dalam kitab suci adalah 4 injil itu saja? Karena kitab yang 4 itu saja (kitab Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) adalah yang ditulis oleh orang yang hidup berbarengan dan pernah berbarengan dengan Yesus.

Seperti misalnya kita bisa aja menulis buku tentang Soekarno. Bila perlu cerita saja kalau Soekarno itu waktu umur 18 tahun, dia pernah pacaran sama tantenya nenek aku. Kemudian skandal dan punya anak yang sampai sekarang masih hidup dan cucunya adalah si anu yang menjadi jendral di republik anu. Karena toh tidak ada yang bisa trace back waktu Soekarno hidup umur 18 tahun kok.

Adalah penting bagi para penulis injil adalah orang yang memang hidup sejaman dan berinteraksi dengan Yesus.

Dan kenapa penulis injil adalah orang yang berinteraksi dengan Yesus shg dia mengerti visi dan pikiran Yesus? karena percuma saja kalau penulisnya orang yang hidup sejaman dengan Yesus tetapi dia tidak pernah berinteraksi dan tidak pernah mengeri visi/pikiran Yesus.

Ibaratnya, mungkin kita hidup sejaman dengan Soeharto. tapi apa kita ngerti jalan pikiran Soeharto?

Kitab Yudas, digolongkan ke dalam kitab-kitab Gnostik, karena isi dari kitab tersebut ditulis lebih dari thn 90 M.
Dan spt juga kitab-kitab injil Thomas dll, kitab-kitab tsb isinya tidak sesuai dengan ajaran Yesus yang sesungguhnya. Injil yang sesungguhnya adalah cerita/ tulisan dari orang yang memang pernah melihat dan berinteraksi langsung dengan Yesus.

Kalau berbicara mengenai kitab-kitab yang selama 2000 tahun ditentang oleh Gereja karena dianggap isinya mengancam existency gereja, ada beberapa lubang kelemahan dari point ini.
1. pengikut Kristen, adalah kaum minoritas. Selama ratusan tahun, sampai baru pada jaman Kaisar Constantine, kekristenan baru diakui sebagai agama.
2. the early Christian, orang-orang pengikut Yesus yang mula-mula, adalah orang-orang yang dimusuhi, dan bahkan dijatuhi hukuman mati oleh pemerintahan Roma, dan pemerintahan local setempat. Sebut saja nama Kaisar Nero, Caligula, dll.

Teori yang mengatakan kalau gereja sengaja menutupi kitab-kitab lain selain ke-4 injil, seolah-olah mengatakan kalau gereja adalah lembaga yang berdaulat, sehingga mereka bisa membungkam fakta seenaknya.

imanto menulis:
padahal kalo kita terbuka sebenarnya tidak usah takut terhadap kitab tersebut yg menceritakan perjalanan jesus di masa remaja ke India, mempelajari hindu, budha, dll. Di sana jesus pun di hargai, sewaktu balik ke timur tengah malahan dia dikucilkan dan akhirnya di salib. Dlm kitab tersebut juga diceritakan bhw jesus mempunyai saudara/adik, jadi bukan anak single.
Di kitab injil yang di kitab suci juga tertulis dengan jelas kalau Yesus mempunyai adik-adik yang lain kok. Tidak ada kitab yang bilang dia anak tunggal dari Maria dan Yusup. Yang menjadi point adalah Yesus anak yang dilahirkan tanpa sperma dari Yusup. Sedangkan adik-adiknya perlu sperma Yusup untuk bisa jadi manusia.

imanto menulis:
Juga waktu disalib sebenarnya jesus tidak meninggal tapi krn telah belajar yoga yg mampu menghentikan pernafasan sementara jesus keliahatannya meninggal. Kemudian jesus kembali ke India dan menyebarkan ajaran-ajarannya. Dia meninggal pada usia sekitar 70 tahunan dan s/d sekaragn kuburannya sering di kunjungi orang yg percaya jesus mati di india.

Kitab di atas bukan sekedar isapan jempol spt yg dituding ke DVC tapi disertai bukti2 lontar kuno yang ditemukan di sepanjang perjalanannya di India.

Adalah Thomas yang pergi ke India dan mengabarkan injil di dunia.

Kalau ngomong Yesus meninggal umur 70 tahun dan dikuburkan di India, itu sih sama seperti conspiracy theory yang pernah beredar thn 85an yang lalu yang mengatakan kalau Hitler sebenarnya tidak pernah mati. Tapi dia berhasil lolos keluar dari bunkernya, dia lari meninggalkan Jerman dan dikuburkan di Surabaya. (I'm not kidding. ada tuh bukunya dan teori ttg itu. dan itu sempat laris manis banget di waktu itu)

Kalau Yesus tidak meninggal dan dia tidak disalib, kenapa ada banyak orang yang kemudian dengan rela menjadi saksi-saksi Kristus yang bahkan bersaksi kalau Yesus tdk hanya meninggal dan disalib dan dikuburkan?
Taruhannya mati atuh! Pada jaman itu menjadi orang Kristen adalah pilihan yang sangat bodoh. menjadi kristen = salah-salah mati. Dan pada jaman itu hukuman matinya bukan main-main. mendingan kalau ditembak mati, atau dipancung langsung mati, tetapi diiket dulu di tiang, terus dikasih aspal, dan dibakar dijadikan "obor" atau lampu penerangan di kota Roma. Atau kalau tidak dijadikan makanan singa.

Logikanya aja...people only want to die for something they believe in. Nobody wants to believe in something stupid and die for it.

kalau benar Yesus tidak mati, kenapa ada banyak orang yang rela mati untuk menjadi saksi dari kematian dan kebangkitan Yesus? kita tidak bicara ttg satu atau dua orang saja

Dan kalau memang Yesus tidak mati, tapi kembali lagi ke India dan mengabarkan injil, kenapa dari dulu sampai sekarang India tidak pernah menjadi daerah Kristen? Nobody was persecuted there, right?

Dan kalau Yesus emang jago yoga spt itu, kenapa dari para muridnya tidak ada sekalian yang mengajarkan yoga? kenapa cuma mengabarkan injil yang sounds silly karena menceritakan ttg orang yang dihukum mati, disalib, mati, terus bangkit lagi!

cerita Yesus memang disalib, tapi karena bisa Yoga jadi tidak mati. Itu jauh lebih menarik..pasti deh byk yang mau belajar yoga kalau ceritanya seperti itu! dan pasti deh, kristen bakalan jadi aliran sekte agama yang favorit kalau itu beneran terjadi.

serius...kalau ada ilmu spt itu seh gua mau banget! pura-pura mati...terus klaim asuransi..dpt duit milyaran...hidup lagi..menikmati hidup....pura-pura mati lagi...nikmatnya hidup kalau bisa seperti itu!!!