Kisah Membunuh Naga (To Liong To/ Boe Kie)

HomeForumKomentar BacaanKisah Membunuh Naga (To Liong To/ Boe Kie)

Komentar untuk Kisah Membunuh Naga (To Liong To/ Boe Kie)


Halaman sebelum 1 2 3 4 ... 9 10 11 12 13 14 15 ... 25 26 27 28 sesudah
#221
xikuang 31 Oktober 2005 jam 10:44pm  

*
Memang betul Tio Beng muncul, dia cabut Ie thian kiam dari pinggang Boe Kie, lantas dia luncurkan 3 jurus serangan maut berturut-turut, yaitu jurus-jurus Kong tong, Hoa san dll. yang pernah dipelajarinya ketika bersama-sama Hoan Yauw dulu. Serangan-serangan itu adalah serangan jibaku, artinya lawan dan diri sendiri bakal sama-sama terluka kalau masing-masing pihak melanjutkan serangannya. Ada unsur jealousy dalam diri Tio Beng ketika melihat In Lee (yang luka) sedang dipeluk Boe Kie, maka dia mengeluarkan 'serangan bunuh diri' seperti itu. Karena serangan-serangan yang berbahaya tadi, maka tiga orang lawan menarik mundur serangan mereka dan Boe Kie sempat untuk menembus kembali (dengan kiu yang sin kang) acupoint di dadanya (tan tiong hiat?) yang sudah kena terbokong oleh totokan lweekang dingin (ketika Boe Kie sedang menarik mundur lweekangnya).

#222
muskitawati 1 November 2005 jam 10:51pm  

Xikuang,

Rupanya tebakan Bubeng yang benar ya, Xikuang rupanya sudah membaca lanjutan ceritanya.
Rupanya Tio Beng memang tidak mungkin men-sia2kan kesempatan ini untuk menanamkan rasa cinta Boe Kie kepada dirinya. Apalagi In Lee yang bermodal pengorbanannya berhasil menggaet perhatian Boe Kie.

Paling tidak dengan pemberitahuan Xikuang ini, para pembaca tidak lagi tegang akan nasibnya Boe Kie. Namun kepastiannya memang berada ditangan pepe.

Muskitawati.

#223
pepe haliwell 2 November 2005 jam 12:04am  

For those who complain about the slow update, for the last time, put up and shut up. If you want to read a few books at a time, come back a year from now. If you still don't like it, buy the book.

#224
Poly 2 November 2005 jam 4:45am  

I 100% agree with you Pepe !!!!

#225
vincent 2 November 2005 jam 9:42am  

terima kasih banyak atas sambungannya,,,,,
:)

#226
xikuang 2 November 2005 jam 10:58pm  

[quote=muskitawati
Xikuang,
Rupanya tebakan Bubeng yang benar ya, Xikuang rupanya sudah membaca lanjutan ceritanya.*
Saya mencoba baca lanjutannya (dari versi Chinese-nya) dengan bantuan Babelfish, rupa-rupanya saya orang satu-satunya yang senang Pepe hanya posting seminggu sekali, saya jadi ada waktu/motivasi coba baca sendiri (lalu dicocokkin dengan jawabannya) :))

Hanya saja, yang versi online adalah versi edisi kedua (versi BI adalah versi edisi satu) jadi ada beberapa hal yang berbeda, misalnya pengakuan Tio Beng mengapa dia menggunakan jurus ketiga (dari In Lie Heng). Di edisi kedua, alasannya: dia dongkol dan pengen mati melihat Boe Kie memeluk In Lee.

#227
fullempty 3 November 2005 jam 10:11pm  

Aduh si pepe ini. Begitu aja udah panas, wakakakak...
Muskitawati, kamu emang berpikiran terbuka, you're the best.
Dan lebih baik, jangan komen2 yg ketus lagi deh, soalnya ntar ada yg marah dan cepat tersinggung. Susah soalnya kalo berurusan dgn orang yg cepat tersinggung. Tetap semangat buat pepe dan dkk!

#228
pepe haliwell 3 November 2005 jam 11:53pm  

fullempty menulis:
Aduh si pepe ini. Begitu aja udah panas, wakakakak...
Muskitawati, kamu emang berpikiran terbuka, you're the best.
Dan lebih baik, jangan komen2 yg ketus lagi deh, soalnya ntar ada yg marah dan cepat tersinggung. Susah soalnya kalo berurusan dgn orang yg cepat tersinggung. Tetap semangat buat pepe dan dkk!
:)) BTW, STFU! :p :))

#229
bunaiya 4 November 2005 jam 1:23pm  

wajar deh kalo om pepe ampe begini... bukan take a side, cuman sopan santun kita yang numpang baca aja. Mohon jangan milih topik lagi yang membahas tentang tuan rumah, apapun bentuknya. mau positif, mau negatif. :x jangan lah... perspektif kita dan dia beda. kita cuma baca yang di public, dan tidak tahu yang di PM. coba baca posting di hina kelana dari om pepe...

gak ada untungnya cari musuh di dunia maya. seperti tulisan di jalan tangerang kemarin: temen seribu kurang banyak, musuh satu kebanyakan....

#230
fullempty 5 November 2005 jam 2:49pm  

Bukannya gitu bunaiya. Di sini kan ada fasilitas komen dan fungsi dari komen kan utk mengetahui komen2 dari orang2 atau menerima input/masukan baik yg pahit maupun yg manis. Dan tidak mungkin, kita hanya mau mendapatkan komen2 yang manis doank kan. Justru kita lebih matang dengan adanya komen2 yang pahit. Kalo tidak mau menerima komen yg pahit, yah lebih baik ditulis aja: "Tidak menerima komen yang jelek2. Kami hanya menerima komen yang bagus2." Tetap semangat utk pepe dkk! BTW, A, STFU! :)) :p

#231
eeyore 5 November 2005 jam 5:30pm  

Tidak menerima komen yang jelek2. Kami hanya menerima komen yang bagus2.

#232
padijan 5 November 2005 jam 8:35pm  

fullempty artinya kosong banget. Kosong kantong dan kosong kepala. you're the emptiest.
Kalau pepe sudah mengorbankan waktunya untuk kita semua, harus ditekankan pada pemujiannnya bukan dengan kritik yang sok berbau intelekt tapi menyakitkan hati dan mata untuk dibaca.
Manusia normal bukannya tidak terbuka untuk kritik yang baik, tapi penting diperhatikan: bagaimana cara mencapaikan kritik tsb.
Sudah ngga punya buku, numpang baca gratis, eh ngomel. Ngga tau diri tuh namanya !

#233
muskitawati 6 November 2005 jam 7:07am  

Sorry, anda semua yang mengkritik pribadi seseorang tidak bisa dibenarkan, tidak bisa diterima, dan tidak akan saya response. Agar jelasnya, semua tulisan saya se-mata2 tidak ditujukan kepada pribadi siapapun juga, 100% mengkomentari technical process yang sebelumnya dikomentari oleh pembaca lainnya. Saya sama sekali tidak memulai segala komentar2 yang anda kritik itu. Untuk jelasnya, silahkan saja anda urut2in kebelakang lagi. Saya mulai dengan komentar dari Fullempty 18 Oktober 2005. (saya copy komentar2 pembaca sebelumnya dibawah yang saya beri pemisah berupa garis ================================

Secara ringkas, urut2an kejadian bisa anda baca sendiri hal2 yang menjadi kenyataan diatas. Apanya yang mengharuskan anda menyalahkan saya dalam memberi technical comment untuk komentar pembaca2 lain sebelumnya ???? Saya sama sekali tidak memulai kritik ataupun comment melainkan sekedar menambahkan apa yang sudah ditulis pembaca lainnya !!!!

Ada pembaca yang menuduh tulisan atau komentar saya menyangkut "Sara", padahal silahkan anda sendiri semuanya merenungkan apa yang dituduhkan kepada saya itulah yang "sara" karena kenyataannya saya sama sekali tidak mengkomentari ataupun mengkritik siapapun juga namun begitu banyak pembaca yang tanpa dasar apapun menyalahkan dan mengkritik saya pribadi yang tidak ada sangkut paut dengan komentar saya yang bersifat technical comment itu sendiri.

Saya tidak mengusulkan apapun kepada Pepe, melainkan saya mengkomentari, mendukung, ataupun mengkritik komentar2 semua pembaca yang ada. Artinya, isi komentar saya itu dimulai dari Pepe sendirilah yang memberi sample2 OCR dan alasan bahwa waktu maupun pengetiknya yang menjadi hambatan beliau dalam kelambatan memposting atau mempercepat posting disini. Baru kemudian secara singkat saya berusaha menyanggah alasan itu tanpa menyatakan atau menyalahkan Pepe sendiri melainkan secara halus saya menyanggahnya dengan cara memberi komentar masalah teknis OCR yang memang tidak perlu. Saya khan bilang, kalo mau di OCR haruslah memiliki alat2 yang baik, sedangkan kalo sudah bisa di scan, kenapa harus di OCR, dan setelah di OCR bahkan diketik lagi............... bukankah alasan Pepe itu tidak tepat???? Tapi saya tidak mengkritik Pepe secara tidak langsung saya hanya mengkomentari alasan Pepe dari sudut teknis yang dilakukannya dalam mengkomentari usul2 pembaca lainnya yang meminta agar pemostingannya dipercepat.

Semoga anda bisa berlaku adil dan objective dalam membaca tulisan saya dan janganlah selalu prejudice membenci saya se-mata2 karena anda mengenal pendirian saya dari tulisan2 ditempat lainnya !!!!

=======================================================
fullempty Tuesday, 18 October 2005
Hayo pepe dan kawan2, lebih giat lagi, tiap 3 hari keluar 1 jilid.
You're my real heroes.
Nungguin terus nih tiap hari..

Thor Thursday, 20 October 2005
Sorry Tolong jgn terlalu dikejar2 ya . Soalnya pengetiknya 1 retired . Kasihan lho kalo dikejar2. Gimana kalo pada bantuin ngetik juga

pepe haliwell Thursday, 20 October 2005
Thank you Thor,
...........................Seriously, either I haven't gotten the time to scan yet or my friends haven't gotten the time to type. Only when earth, moon, and venus are perfectly alligned, do we have the time to scan and type in perfect harmony..............................................

bunaiya Friday, 21 October 2005
Muhun maaf gak ngerti. Ini di ketik ulang dari scan-an atau gimana? sebab kalau ini berupa scan (pics) maka tinggal pake software langsung jadi teks indonesianya di MS word. Maksud abdi, kalau memang hasil scan/foto, kirim ke saya ajah, nanti tinggal running the software, sehari juga kelar semua bab.... mumpung bulan puasa gitu, banyak bengongnya... gak usah ngetik lagi gituh...

fullempty Saturday, 22 October 2005
Wah, kalo bisa, saran bunaiya bagus sekali tuh

xikuang Monday, 24 October 2005
bunaiya Friday, 21 October 2005
Muhun maaf gak ngerti. Ini di ketik ulang dari scan-an atau gimana?
Betul, Pepe membagi-bagi hasil scan (format TIFF) ke para pengetikulang. Cetakan di buku kwalitasnya terlalu jelek untuk di-OCR+koreksi, lebih cepat diketikulang. Masih diperlukan beberapa pengetikulang. Siapa yang bersedia, daftar ke Pepe.
btw
frasa yang berulang-ulamg salah ketik: 'dalam waktu semakanan nasi'
Yang betul: 'dalam waktu setanakan nasi' (menanak nasi=memasak nasi)
Sekarang dengan ricecooker sekitar 20 menit.
Dulu, dengan menggunakan kayu bakar sekitar 15 menit?

Azalae Monday, 24 October 2005
bunaiya,
apa sudah pernah coba pake OCR (optical character recognition) buat buku silat indo? setau gua sih sampe sekarang OCR masih blom sempurna. emang bisa dari gambar ke text tapi banyak salahnya.

pepe haliwell Wednesday, 26 October 2005
Sample OCR..........................

muskitawati Wednesday, 26 October 2005 Rubah
Memang betul, begitulah hasil OCR yang menggunakan software yang kacangan. Untuk menghasilkan hasil OCR yang baik, kita harus scanning cetakan bukunya dengan menggunakan scanner yang berkualitas tinggi.

=========================================================================

Muskitawati.

#234
Hattrick 6 November 2005 jam 5:10pm  

Ok ... kayanya nga bisa ngejar2 orang buat update terlalu cepet ... g juga pernah coba ngetik 1 buku dan itu asli cape en bt banget apalagi teamnya pepe yang uda ngetik berbuku2 ...
Soal OCR kayanya kalo kualitas scannya jelek susah malah bikin repot. Kalo bukunya bagus semisal project yang g kerjain XKX itu membantu banget.
Buat pepe : eh kalo bole tau buku TLT yang u pake terbitan siapa en taon berapa. g ada buku TLT yang rada gede en warna hitam. Kayanya kualitas bukunya lumayan bagus. Kalo mau en matching nama2 tokohnya kalo u mau mungkin bisa bantuin scan en coba pake OCR bantuin bbrp chapter

#235
mikemute 8 November 2005 jam 12:33am  

Pepe, Thanks banget!
Keep it up.

#236
Adi 8 November 2005 jam 8:20am  

Dear Pepe, Again I must salute you. Your effort is so much appreciated.
Ban-ban kamsiah.
Best regards. ;)

#237
bubeng 8 November 2005 jam 8:56am  

"Rupanya tebakan Bubeng yang benar ya, Xikuang rupanya sudah membaca lanjutan ceritanya.
Rupanya Tio Beng memang tidak mungkin men-sia2kan kesempatan ini untuk menanamkan rasa cinta Boe Kie kepada dirinya. Apalagi In Lee yang bermodal pengorbanannya berhasil menggaet perhatian Boe Kie.

Paling tidak dengan pemberitahuan Xikuang ini, para pembaca tidak lagi tegang akan nasibnya Boe Kie. Namun kepastiannya memang berada ditangan pepe.

Muskitawati."

Hehehe, lumayan juga ya, asal nimbrung, kena jitu.

Bubeng

#238
rase 8 November 2005 jam 9:54am  

suhu pepe truskan, kalo pegel biar tecu yang pijitin, kalo laper biar tecu yang bikin Ang sio bak buat suhu pepe, kalo haus biar tecu yang seduhkan teh atau tuangkan arak, kalo ngantuk :z biar tecu yang............................. :p :p :p kelonin :)) :)) :)) :)) tenang cuman kelonin doang.

#239
xikuang 9 November 2005 jam 4:44am  

*
Waduhhhhh, cilakakkkkkk ...... di-kelonin siluman rase mah Pepe bakalan lupa nge-scan ........ :((

#240
xikuang 9 November 2005 jam 5:18am  

Mustikawati:

Kutip:
Saya khan bilang, kalo mau di OCR haruslah memiliki alat2 yang baik, sedangkan kalo sudah bisa di scan, kenapa harus di OCR, dan setelah di OCR bahkan diketik lagi............... bukankah alasan Pepe itu tidak tepat????
*
Gini lho, pembagian pekerjaannya, mosok anda enggak ngerti-ngerti:

Pepe (yang memiliki buku) menge-scan, lalu mengirim hasil scan (dalam bentuk images in TIFF format) ke para pengetikulang. Nah, lalu terserah merekalah mau pakai cara apa: mau di-OCR (plus koreksi) atau mau diketikulang hasil scan tsb, dipertimbangkan saja oleh masing-masing, cara mana yang lebih cepat atau lebih convenient. Biasanya ya diketikulang lebih cepat (karena kwalitas cetakan cersil tahun 60-an biasanya jelek, jadi hasil scan juga jelek, bakal harus banyak dikoreksi kalau pakai OCR), sedangkan seorang pengetik handal bisa ngetik sehalaman hanya dalam waktu 5-7 menit.

Hasil dari scan: format image
Hasil dari OCR: format teks (yang harus dikoreksi)

Halaman sebelum 1 2 3 4 ... 9 10 11 12 13 14 15 ... 25 26 27 28 sesudah