Home → Forum → Komentar Bacaan → Kisah Membunuh Naga (To Liong To/ Boe Kie)
Komentar untuk Kisah Membunuh Naga (To Liong To/ Boe Kie)
| #221 |
xikuang
31 Oktober 2005 jam 10:44pm
 
* |
|
| #222 |
muskitawati
1 November 2005 jam 10:51pm
 
Xikuang, Rupanya tebakan Bubeng yang benar ya, Xikuang rupanya sudah membaca lanjutan ceritanya. Paling tidak dengan pemberitahuan Xikuang ini, para pembaca tidak lagi tegang akan nasibnya Boe Kie. Namun kepastiannya memang berada ditangan pepe. Muskitawati. |
|
| #223 |
pepe haliwell
2 November 2005 jam 12:04am
 
For those who complain about the slow update, for the last time, put up and shut up. If you want to read a few books at a time, come back a year from now. If you still don't like it, buy the book. |
|
| #224 |
Poly
2 November 2005 jam 4:45am
 
I 100% agree with you Pepe !!!! |
|
| #225 |
vincent
2 November 2005 jam 9:42am
 
terima kasih banyak atas sambungannya,,,,, |
|
| #226 |
xikuang
2 November 2005 jam 10:58pm
 
[quote=muskitawati Hanya saja, yang versi online adalah versi edisi kedua (versi BI adalah versi edisi satu) jadi ada beberapa hal yang berbeda, misalnya pengakuan Tio Beng mengapa dia menggunakan jurus ketiga (dari In Lie Heng). Di edisi kedua, alasannya: dia dongkol dan pengen mati melihat Boe Kie memeluk In Lee. |
|
| #227 |
fullempty
3 November 2005 jam 10:11pm
 
Aduh si pepe ini. Begitu aja udah panas, wakakakak... |
|
| #228 |
pepe haliwell
3 November 2005 jam 11:53pm
 
fullempty menulis: |
|
| #229 |
bunaiya
4 November 2005 jam 1:23pm
 
wajar deh kalo om pepe ampe begini... bukan take a side, cuman sopan santun kita yang numpang baca aja. Mohon jangan milih topik lagi yang membahas tentang tuan rumah, apapun bentuknya. mau positif, mau negatif. gak ada untungnya cari musuh di dunia maya. seperti tulisan di jalan tangerang kemarin: temen seribu kurang banyak, musuh satu kebanyakan.... |
|
| #230 |
fullempty
5 November 2005 jam 2:49pm
 
Bukannya gitu bunaiya. Di sini kan ada fasilitas komen dan fungsi dari komen kan utk mengetahui komen2 dari orang2 atau menerima input/masukan baik yg pahit maupun yg manis. Dan tidak mungkin, kita hanya mau mendapatkan komen2 yang manis doank kan. Justru kita lebih matang dengan adanya komen2 yang pahit. Kalo tidak mau menerima komen yg pahit, yah lebih baik ditulis aja: "Tidak menerima komen yang jelek2. Kami hanya menerima komen yang bagus2." Tetap semangat utk pepe dkk! BTW, A, STFU! |
|
| #231 |
|
eeyore
5 November 2005 jam 5:30pm
 
Tidak menerima komen yang jelek2. Kami hanya menerima komen yang bagus2. |
| #232 |
padijan
5 November 2005 jam 8:35pm
 
fullempty artinya kosong banget. Kosong kantong dan kosong kepala. you're the emptiest. |
|
| #233 |
muskitawati
6 November 2005 jam 7:07am
 
Sorry, anda semua yang mengkritik pribadi seseorang tidak bisa dibenarkan, tidak bisa diterima, dan tidak akan saya response. Agar jelasnya, semua tulisan saya se-mata2 tidak ditujukan kepada pribadi siapapun juga, 100% mengkomentari technical process yang sebelumnya dikomentari oleh pembaca lainnya. Saya sama sekali tidak memulai segala komentar2 yang anda kritik itu. Untuk jelasnya, silahkan saja anda urut2in kebelakang lagi. Saya mulai dengan komentar dari Fullempty 18 Oktober 2005. (saya copy komentar2 pembaca sebelumnya dibawah yang saya beri pemisah berupa garis ================================ Secara ringkas, urut2an kejadian bisa anda baca sendiri hal2 yang menjadi kenyataan diatas. Apanya yang mengharuskan anda menyalahkan saya dalam memberi technical comment untuk komentar pembaca2 lain sebelumnya ???? Saya sama sekali tidak memulai kritik ataupun comment melainkan sekedar menambahkan apa yang sudah ditulis pembaca lainnya !!!! Ada pembaca yang menuduh tulisan atau komentar saya menyangkut "Sara", padahal silahkan anda sendiri semuanya merenungkan apa yang dituduhkan kepada saya itulah yang "sara" karena kenyataannya saya sama sekali tidak mengkomentari ataupun mengkritik siapapun juga namun begitu banyak pembaca yang tanpa dasar apapun menyalahkan dan mengkritik saya pribadi yang tidak ada sangkut paut dengan komentar saya yang bersifat technical comment itu sendiri. Saya tidak mengusulkan apapun kepada Pepe, melainkan saya mengkomentari, mendukung, ataupun mengkritik komentar2 semua pembaca yang ada. Artinya, isi komentar saya itu dimulai dari Pepe sendirilah yang memberi sample2 OCR dan alasan bahwa waktu maupun pengetiknya yang menjadi hambatan beliau dalam kelambatan memposting atau mempercepat posting disini. Baru kemudian secara singkat saya berusaha menyanggah alasan itu tanpa menyatakan atau menyalahkan Pepe sendiri melainkan secara halus saya menyanggahnya dengan cara memberi komentar masalah teknis OCR yang memang tidak perlu. Saya khan bilang, kalo mau di OCR haruslah memiliki alat2 yang baik, sedangkan kalo sudah bisa di scan, kenapa harus di OCR, dan setelah di OCR bahkan diketik lagi............... bukankah alasan Pepe itu tidak tepat???? Tapi saya tidak mengkritik Pepe secara tidak langsung saya hanya mengkomentari alasan Pepe dari sudut teknis yang dilakukannya dalam mengkomentari usul2 pembaca lainnya yang meminta agar pemostingannya dipercepat. Semoga anda bisa berlaku adil dan objective dalam membaca tulisan saya dan janganlah selalu prejudice membenci saya se-mata2 karena anda mengenal pendirian saya dari tulisan2 ditempat lainnya !!!! ======================================================= Thor Thursday, 20 October 2005 pepe haliwell Thursday, 20 October 2005 bunaiya Friday, 21 October 2005 fullempty Saturday, 22 October 2005 xikuang Monday, 24 October 2005 Azalae Monday, 24 October 2005 pepe haliwell Wednesday, 26 October 2005 muskitawati Wednesday, 26 October 2005 Rubah ========================================================================= Muskitawati. |
|
| #234 |
Hattrick
6 November 2005 jam 5:10pm
 
Ok ... kayanya nga bisa ngejar2 orang buat update terlalu cepet ... g juga pernah coba ngetik 1 buku dan itu asli cape en bt banget apalagi teamnya pepe yang uda ngetik berbuku2 ... |
|
| #235 |
mikemute
8 November 2005 jam 12:33am
 
Pepe, Thanks banget! |
|
| #236 |
Adi
8 November 2005 jam 8:20am
 
Dear Pepe, Again I must salute you. Your effort is so much appreciated. |
|
| #237 |
|
bubeng
8 November 2005 jam 8:56am
 
"Rupanya tebakan Bubeng yang benar ya, Xikuang rupanya sudah membaca lanjutan ceritanya. Paling tidak dengan pemberitahuan Xikuang ini, para pembaca tidak lagi tegang akan nasibnya Boe Kie. Namun kepastiannya memang berada ditangan pepe. Muskitawati." Hehehe, lumayan juga ya, asal nimbrung, kena jitu. Bubeng |
| #238 |
|
rase
8 November 2005 jam 9:54am
 
suhu pepe truskan, kalo pegel biar tecu yang pijitin, kalo laper biar tecu yang bikin Ang sio bak buat suhu pepe, kalo haus biar tecu yang seduhkan teh atau tuangkan arak, kalo ngantuk |
| #239 |
xikuang
9 November 2005 jam 4:44am
 
* |
|
| #240 |
xikuang
9 November 2005 jam 5:18am
 
Mustikawati: Kutip:* Gini lho, pembagian pekerjaannya, mosok anda enggak ngerti-ngerti: Pepe (yang memiliki buku) menge-scan, lalu mengirim hasil scan (dalam bentuk images in TIFF format) ke para pengetikulang. Nah, lalu terserah merekalah mau pakai cara apa: mau di-OCR (plus koreksi) atau mau diketikulang hasil scan tsb, dipertimbangkan saja oleh masing-masing, cara mana yang lebih cepat atau lebih convenient. Biasanya ya diketikulang lebih cepat (karena kwalitas cetakan cersil tahun 60-an biasanya jelek, jadi hasil scan juga jelek, bakal harus banyak dikoreksi kalau pakai OCR), sedangkan seorang pengetik handal bisa ngetik sehalaman hanya dalam waktu 5-7 menit. Hasil dari scan: format image |